1. Kuliah & Umum
  2. Tak Berkategori

10 Konsep Esensial Geografi dan Contoh Dunia Nyata

ilustrasi 10 konsep esensial geografi
ilustrasi 10 konsep esensial geografi. sumber: unsplash.com

Geografi adalah studi tentang bumi dan segala hal yang ada di dalamnya. Dalam ilmu ini, terdapat banyak konsep esensial yang membantu kita memahami berbagai fenomena dan proses yang terjadi di dunia ini. Seperti salah satunya materi mengenai konsep esensial geografi yang pernah kamu pelajari saat SMA. 

Dalam artikel ini, bakal membahas 10 konsep geografi secara detail yang penting dan memberikan contoh dunia nyata untuk setiap konsep tersebut. Selengkapnya bisa Sobat Literasi pelajari melalui artikel ini.

Definisi Geografi

Geografi berasal dari bahasa Yunani “geo” yang berarti bumi dan “graphein” yang berarti menulis atau menggambarkan. Secara umum, geografi adalah studi tentang bumi, termasuk segala fenomena fisik, manusia, dan alam yang ada di dalamnya. Geografi tidak hanya mempelajari bagaimana bumi terbentuk dan bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya, tetapi juga bagaimana faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain.

10 Konsep Esensial dalam Geografi beserta Contoh

Terdapat 10 konsep esensial dalam geografi yang terjadi di bumi ini, termasuk juga contoh dari masing-masing konsepnya antara lain:

1. Lokasi

Lokasi adalah salah satu konsep dasar dalam geografi. Lokasi dapat didefinisikan sebagai titik atau area tertentu di permukaan bumi. Ada dua jenis lokasi, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut adalah koordinat geografis yang menunjukkan titik persis di mana sesuatu berada, seperti garis lintang dan bujur. Contoh lokasi mutlak adalah koordinat geografis kota Surabaya 7° 9′- 7° 21′ Lintang Selatan dan 112° 36′ – 112° 54′ Bujur Timur.

Sementara itu, lokasi relatif menjelaskan posisi suatu tempat berdasarkan hubungannya dengan tempat lain. Contoh lokasi relatif adalah Kota Bekasi, Jawa Barat terletak di sebelah timur Jakarta.

2. Jarak

Merupakan suatu ruang yang mengukur hubungan antara dua tempat, bisa langsung (garis lurus) atau tidak langsung. Terdapat 2 macam jarak yakni jarak relatif (jarak yang bisa diukur dengan beberapa objek (alat transportasi). Contoh: Jarak Jakarta ke Surabaya jika menggunakan kendaraan pribadi bisa mencapai 10 jam dengan catatan tidak ada kemacetan. 

Artikel Terkait

  • Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap!
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 4:19 am

    Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan berbagai macam suku, ras, agama dari Sabang sampai Merauke. Bangsa lain juga mengenal Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tak hanya itu, berbagai flora dan fauna endemik telah menjadi ciri khas dari wilayah tertentu, telah melengkapi kekayaan alam bangsa kita. Dari besarnya sebuah The post Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 3:19 am

    Halo kawan literasi, pernahkan kalian melihat burung yang terbang bebas di angkasa? Mengapa mereka bisa terbang tinggi bersama kawanannya? Apa mereka tidak takut kekurangan oksigen? Kira-kira apa ya yang mereka terbang tanpa khawatir? Ternyata di angkasa ada namanya. atmosfer. Atmosfer tersebut merupakan lapisan bagian paling bawah dari lapisan lainnya, sehingga burung-burung tersebut masih bisa terbang The post Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 2:46 am

    Beratus-ratus tahun yang lalu, Bangsa Eropa telah mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu dengan ditandai dengan kemunduran pada zaman abad pertengahan. Namun setelah itu, masuklah zaman di mana menjadi cikal bakal bersinarnya Eropa sampai sekarang. Kejayaan tersebut dikenal dengan zaman Aufklarung yang dimana banyak terjadi perubahan besar-besaran dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.  Hmm, kira-kira nih The post Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 19 Februari 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

Serta jarak mutlak (jarak yang pengukurannya dengan menggunakan sudut garis) dan sudah tercantum pada tulisan (aplikasi perjalanan atau reklame pada jalanan). Contoh: Berdasarkan aplikasi perjalanan, jarak Jakarta ke Solo sepanjang 570 km.

Baca Juga: Geografi

3. Pola

Keteraturan dalam persebaran fenomena geografi, seperti penduduk, industri, atau vegetasi. Pola terbentuk berdasarkan dengan interaksi manusia dengan bumi. 

Contoh:

  •  Pola persebaran penduduk Indonesia cenderung mengikuti pola konsentrasi pada area sekitar jalur transportasi dan perkotaan

4. Keterjangkauan

Keterjangkauan biasanya dilihat berdasarkan kemudahan akses jalanan dan transportasi untuk menuju tempat atau wilayah tersebut. Bisa juga dikatakan lokasi tersebut sangat strategis. Sehingga kerap dijadikan sebagai pusat untuk aktivitas misal pusat perkantoran dan hiburan. 

Contoh: 

  • Wilayah Jakarta Selatan dapat dijangkau dengan berbagai transportasi (MRT dan busway), jalan tol bahkan banyak jalan alternatif.

5. Aglomerasi

Kecenderungan objek atau kegiatan untuk mengelompok pada suatu wilayah. Ada 3 macam pola aglomerasi antara lain pola mengelompok, tersebar teratur dan tersebar acak. 

Contoh: 

  • Kawasan industri berkembang dengan pola aglomerasi, karena perusahaan saling menguntungkan dari kedekatan dan infrastruktur bersama.

Baca Juga: Kondisi dan Letak Geografis Pulau di Indonesia

6. Morfologi

Menjelaskan bentuk dan struktur permukaan bumi, termasuk pegunungan, lembah, sungai, dan pantai. 

Contoh:

  •  Dataran Tinggi Dieng memiliki morfologi berupa perbukitan.

7. Diferensiasi Area

Terdapat pembeda suatu wilayah masing-masing, berdasarkan faktor fisik, budaya, geografis dan lainnya. Pembeda tersebutlah menjadi ciri khas dari wilayah itu. 

Contoh: 

  • Pada wilayah dataran tinggi tempat yang cocok untuk tanaman teh dan buah stroberi.
  • Hewan beruang hidup di daerah dingin
  • Penduduk desa kebanyakan bekerja sebagai petani.
  • Sebagian wilayah Timur Tengah terdapat gurun.

8. Keterkaitan Ruang

Adanya hubungan timbal balik dengan wilayah lainnya dan mayoritas terjadi karena faktor alamiah.

Contoh:

  • Banjir Jakarta terjadi karena adanya kiriman air dari Bogor.
  • Wilayah Tambora, Jakarta Barat merupakan daerah paling sering terjadinya kebakaran karena merupakan wilayah padat penduduk.

9. Interaksi & Interdependensi

Ketergantungan dengan wilayah lainnya. Biasanya terkait dengan cara untuk memenuhi kebutuhan dan berkembangnya suatu wilayah. 

Contoh:

  • Daerah penyangga Jakarta seperti Tangerang dan Depok, memerlukan transportasi umum yang bisa terhubung langsung menuju Jakarta.
  • Perlunya transportasi seperti kereta cepat untuk mempercepat waktu tempuh antar kota.
  • Distribusi bahan pokok dari desa ke kota.

10. Nilai Kegunaan

Terdapat kegunaan untuk aktivitas dan kehidupan masyarakat yang menjadi penilaian suatu wilayah dan bisa memberikan dampak positif terutama untuk masyarakat sekitar dari kelebihan yang dimiliki misal dari segi ekonomi, sosial dan budaya).

Contoh:

  • Tanaman buah Carita dijadikan sebagai oleh-oleh saat berkunjung ke kota Dieng
  • Banyak museum di kota Yogyakarta yang menjadi tujuan wisata edukasi. 
  • Pantai di Bali menjadi tempat wisata warga dunia.

Baca Juga: Yuk, Kenali Batas-Batas Wilayah Indonesia, Lengkap!

Sepuluh konsep geografi tersebut dapat membantu kita dalam memahami fenomena yang terjadi pada bumi serta mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungan. Dengan memahami konsep-konsep ini, kita dapat lebih menyadari pentingnya menjaga hal-hal yang terdapat pada bumi kita. Artikel pelajaran geografi lainnya bisa akses pada website resmi Studio Literasi

Tidak ada komentar

Komentar untuk: 10 Konsep Esensial Geografi dan Contoh Dunia Nyata

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Trending

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]
    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]