Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Alat Musik Ritmis

2 min read

Alat Musik Ritmis
Alat Musik Ritmis, Foto Oleh Unsplash Com

Berdasarkan fungsinya alat musik dibagi menjadi 3 jenis, salah satunya ialah alat musik ritmis. Ketika menonton acara pagelaran musik tradisional, kalian pasti pernah menemukan kendang yang digunakan untuk mengiringi pertunjukan.

Nah, dalam hal ini kendang termasuk contoh alat musik ritmis teman-teman.

Pada kesempatan kali ini studioliterasi akan memberikan pembahasan tentang alat musik ritmis melalui artikel berikut. Let’s check this out!

Pengertian Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis adalah jenis alat musik yang bisa mengeluarkan irama atau ritme tidak bernada ketika dimainkan.

Nada yang dihasilkan juga bukan sebuah nada tetap, melainkan ritmis sesuai dengan namanya. Oleh sabab itu, penggunaannya hanya untuk mengiringi lagu.

Setiap jenis peralatan musik ritmis mempunyai bentuk berbeda-beda, begitu pula dengan cara memainkannya. Kalian bisa menggunakannya dengan cara dipukul, digesek, serta digoyangkan.

Fungsi Alat Musik Ritmis

Adapun fungsi alat musik ritmis adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai penyempurna instrumen di mana sangat diperlukan di pertunjukan orkestra.
  2. Sebagai pengiring lagu agar lebih hidup saat dimainkan.
  3. Sebagai harmonisasi untuk memadukan berbagai peralatan musik dalam pertunjukan orkestra.
  4. Mengatur tempo, baik itu tempo yang ada pada lagu maupun tarian.
  5. Sebagai tanda untuk pemain musik saat intro, verse, serta reff. 

Jenis Alat Musik Ritmis

Jenis Alat Musik Ritmis
Jenis Alat Musik Ritmis, Foto Oleh Workamerica Co

Peralatan musik ritmis dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu tradisional dan modern. Di bawah ini adalah penjelasan keduanya:

Ritmis Tradisional

Yang termasuk ritmis tradisional di antaranya adalah:

Kendhang

Kendhang atau gendang digunakan untuk melengkapi alunan musik lain seperti gamelan Jawa yang dipentaskan pada pertunjukan-pertunjukan seni seperti campur sari, wayang, serta sebagai  pengiring penari-penari sinden atau jaipong.

Kendhang berperan sebagai pengatur irama sehingga temponya menjadi konstan dan teratur. Cara memainkannya yaitu dipukul dengan tangan tanpa memakai bantuan alat apapun.

Berdasarkan ukurannya, kendhang dibagi ke dalam dua jenis. Jika ukurannya kecil disebut ketipung. Sedangkan kendhang berukuran menengah disebut kendhang kebar atau ciblon.

Kendhang terbuat dari kayu. Biasanya jenis kayu yang digunakan ialah kayu nangka, mahoni, serta cempedak.

Sementara itu, permukaan bernada rendah atau bam pada kendhang dibuat dari kulit kerbau. Sedangkan bagian permukaan bernada tinggi atau chang terbuat dari kulit kambing.

Rebana

Rebana terbuat dari kulit dan kayu. Bentuknya biasanya seperti tabung bulat nan pipih. Rebana dimainkan dengan cara dipukul pakai tangan.

Ketika dimainkan, rebana mampu menghasilkan 2 suara sekaligus. Suara pertama berupa gemerincing yang dihasilkan oleh lempengan logam di sekeliling rebana.

Sedangkan suara kedua berasal dari tabuhan di salah satu sisi rebana yang dilapisi oleh kulit kambing atau sapi.

Tifa

Tifa asalnya dari daerah Maluku dan Papua. Sama seperti kendhang, tifa  juga terbuat dari kayu  dengan satu sisi di bagian rongga ditutup kulit. Akan tetapi, bentuk tifa lebih panjang serta lebih ramping.

Biasanya masyarakat Maluku dan Papua menggunakan tifa sebagai pengiring tari-tarian maupun ritual adat di acara tradisional.

Cara memainkannya yaitu dipukul memakai alat bantuan atau ditabuh langsung pakai tangan.

Kastanyet

Kastanyet biasanya digunakan untuk mengiringi tarian-tarian Spanyol. Bentuknya seperti kerang yang dimainkan dengan cara menyatukan kedua sisinya layaknya tepuk tangan.

Kalian dapat memainkan kastanyet menggunakan dua atau tiga jari tangan saja, yakni jempol, telunjuk, serta jari tengah.

Marakas

Marakas berbentuk seperti permen lollipop besar, terbuat dari plastik atau kelapa dan memiliki pegangan agar mudah dimainkan.

Marakas dimainkan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan suara sangat meriah.

Timpani

Bentuk timpani seperti tabung yang menyerupai mangkuk. Cara memainkannya yaitu dipukul menggunakan mallet atau stik timpani.

Tabung timpani terbuat dari kuningan, logam, atau fiber. Sedangkan untuk stik atau mallet dibuat dari bahan dasar kayu berdiameter 2 cm.

Ritmis Modern

Yang termasuk ritmis modern adalah:

Drum

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan drum. Bagaimana tidak? Hampir semua aliran musik memnggunakan drum sebagai pengiringnya.

Hal tersebut terbukti ketika ada acara-acara musik baik itu di televisi, radio, atau pertunjukan musik lain drum sudah tertata rapi di atas panggung.

Cara memainkan drum yakni dipukul menggunakan alat bantu seperti pemukul kayu panjang atau disebut stik drum.

Konga

Konga atau tumbadora berasal dari Afrika. Bentuk konga ialah bulat kerucut serta terbuat dari bahan fiberglass dan plastik.

Kalian bisa memainkan konga dengan cara dipukul menggunakan kedua tangan tanpa alat bantu apapun.

Triangle

Sesuai namanya, triangle berbentuk segitiga serta terbuat dari logam besi. Cara memainkan triangle yaitu dipukul memakai bantuan alat seperti tongkat pemukul tipis yang juga dibuat dari besi.

Ketika dimainkan, triangle akan menghasilkan bunyi yang tinggi dan nyaring bergema. Umumnya triangle dimainkan di musik slow misalnya jazz, pop, dangdut, dan lain-lain.

Nah, seperti itu lah materi tentang alat musik ritmis dari studioliterasi. Apakah teman-teman sudah paham? Jika ada pertanyaan sampaikan di kolom komentar ya!

Baca juga: Interaksi Sosial

Last Updated on Februari 26, 2021

Tika Chandra Irawati
Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top