Ancaman Terhadap Integrasi Nasional

2 min read

Integrasi Nasional, Foto Oleh Made Blog com

Ancaman terhadap integrasi nasional adalah potensi yang membahayakan keutuhan negara. Bentuknya bisa berupa serangan militer secara frontal maupun ancaman yang berasal dari dalam negara sendiri, misalnya konflik horizontal.

Sebenarnya apa pengertian integrasi nasional?

Integrasi nasional adalah proses penyesuaian dan penyatuan unsur-unsur kebudayaan Indonesia yang beragam sehingga dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Tujuan integrasi nasional yaitu untuk menciptakan unsur keselarasan bangsa yang berbeda-beda.

Faktor pembentukan integrasi nasional antara lain adalah rasa senasib dan seperjuangan, keinginan untuk bersatu, budaya gotong royong, dan cinta tanah air.

Selain itu ada juga faktor penghambat integrasi nasional misalnya, timbulnya salah paham etnosentrisme, kurangnya kesadaran diri, rendahnya toleransi dan pembangunan kurang merata.

Bentuk ancaman terhadap integrasi nasional

Bentuk ancaman terhadap integrasi nasional bangsa dan negara bisa dibedakan menjadi beberapa kategori, yaitu ancaman militer dan ancaman non-militer.

Contoh ancaman terhadap integrasi nasional lainnya yakni ancaman dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ancaman Militer

Ancaman militer adalah bentuk ancaman terhadap integrasi nasional yang menggunakan kekuatan bersenjata dan pasukan militer yang terorganisasi.

Ancaman militer ini dapat membahayakan kedaulatan, keutuhan wilayah, dan mengancam keselamatan segenap bangsa.

Untuk menghadapi ancaman militer, negara harus mempersiapkan sistem pertahanan dan keamanan yang kuat dan tangguh hingga dapat mencegah terjadinya ancaman militer.

Berikut merupakan bentuk ancaman militer terhadap integrasi nasional.

1. Agresi militer

Agresi militer adalah upaya penyerangan terhadap suatu wilayah dengan tujuan untuk merebut kedaulatan suatu negara. Contoh agresi militer antara lain: penyerangan baik fisik maupun nonfisik dan gencatan senjata.

2. Pelanggaran wilayah

Sebagai salah satu bentuk ancaman terhadap integrasi nasional, pelanggaran wilayah adalah tindakan memasuki, mengeksploitasi wilayah negara lain tanpa izin, baik melalui zona udara (melalui pesawat tempur) maupun zona laut (kapal perang).

3. Sabotase

Sabotase adalah tindakan perusakan yang dilakukan secara terencana, sengaja, tersembunyi untuk merugikan pihak lawan.

Menurut KBBI, arti sabotase termasuk:

  • Perusakan milik pemerintah (oleh pemberontak)
  • Penghalangan produksi perusahaan atau tindakan merusak dan menentang kelancaran kerja (oleh kaum buruh yang tidak puas)
  • Pemusnahan fasilitas militer, perhubungan, atau pengangkutan wilayah musuh oleh agen rahasia lawan atau kelompok gerakan perlawanan bawah tanah

4. Aksi teror

Aksi teror atau terorisme adalah serangan terkoordinasi yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang tak bertanggung jawab yang bertujuan untuk menumbuhkan teror/perasaan panik terhadap masyarakat.

5. Spionase

Spionase adalah tindakan mengintai, memata-matai secara sembunyi-sembunyi (rahasia), dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi tentang organisasi atau lembaga tertentu.

6. Perang saudara

Civil war atau perang saudara adalah perang antarkelompok yang terorganisir dalam negara yang sama.

7. Pemberontakan bersenjata

Pemberontakan bersenjata adalah penentangan secara militer dengan menggunakan senjata terhadap kekuasaan yang sah.

8. Perusakan instalasi militer

Perusakan instalasi militer atau objek-objek vital milik negara juga berpotensi memberi ancaman terhadap integrasi nasional.

Ancaman Non-Militer

Ancaman non-militer adalah contoh ancaman terhadap integrasi nasional yang tidak menggunakan senjata dan pasukan militer tertentu.

Ancaman tersebut dapat menyerang norma dan nilai bangsa hingga berujung pada kerugian negara secara harta atau moril.

Cara menghadapi ancaman non-militer ini, sistem pertahanan negara ditempatkan diluar lembaga pertahanan negara yang sesuai dengan bentuk ancaman yang dihadapi.

Berikut yang termasuk bentuk ancaman non-militer terhadap integrasi nasional.

1. Korupsi

Pengertian korupsi adalah penyalahgunaan uang negara oleh sekelompok orang atau pribadi, dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok.

Menurut teori Triangle Fraud, penyebab korupsi dilatarbelakangi oleh 3 hal, yaitu adanya pressure (tekanan), opportunity (kesempatan), dan rationalization (rasionalisasi).

Dampak korupsi di antaranya ialah menghambat pertumbuhan ekonomi negara, mengurangi efektivitas program-program negara, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.Penyalahgunaan narkoba

2. Penjualan aset bangsa ke bangsa asing

Penjualan aset negara ke negara lain salah satunya bertujuan untuk memperoleh dana segar bagi pembangunan infrastruktur negara.

Yang dikuatirkan ialah ketika penjualan aset bangsa ini malah merugikan negara, misalnya tidak mampu memberi kemanfaatan bagi masyarakat.

3. Perusakan lingkungan

Perusakan lingkungan adalah tindakan secara sengaja untuk merusak lingkungan sehingga terjadilah perubahan sifat baik fisik, kimia, atau kerusakan hayati lingkungan.

4. Masuknya budaya asing

Budaya asing yang ditakutkan menjadi ancaman terhadap integrasi nasional ialah budaya yang menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, seperti konsumerisme, individualisme, dann lain-lain.

5. Rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa

Rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa dipicu oleh banyak faktor, contohnya etnosentrisme.

Ancaman Dalam Negeri

Ancaman dalam negeri adalah bentuk ancaman yang datang dari pihak internal atau dari dalam negeri.

Bentuk ancaman ini harus diwaspadai karena bisa muncul secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda, bisa dalam bentuk kecil seperti konflik masyarakat atau dalam bentuk besar seperti separatisme kelompok bersenjata.

Berikut yang merupakan bentuk ancaman dalam negeri. 

  1. Kerusuhan masyarakat
  2. Pemberontakan
  3. Konflik antar suku
  4. Kekacauan politik
  5. Tindakan separatisme

Ancaman Luar Negeri

Ancaman luar negeri adalah bentuk ancaman yang datang dari sumber pihak eksternal atau dari luar negeri.

Bentuknya bisa berupa serangan militer seperti invasi dan agresi atau non-militer seperti penyelundupan barang ilegal.

Berikut contoh yang merupakan bentuk ancaman luar negeri.

  1. Invasi ke wilayah negara
  2. Penguasaan wilayah negara
  3. Serangan agresi militer dari negara asing
  4. Penyelundupan barang ilegal dari negara asing
  5. Pencurian kekayaan alam
Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top