1. Kelas 7 IPS

Yuk, Kenali Batas-Batas Wilayah Indonesia, Lengkap!

Setiap negara pasti memiliki batasan-batasan wilayahnya. Pengaturan batas wilayah ini penting untuk mengetahui kepastian hukum tentang ruang lingkup wilayah, hak pemanfaatan sumber daya alam, batas kedaulatan negara, serta batas pemberlakuan peraturan negara. 

Secara umum, pembagian batasan wilayah suatu negara dapat dilihat secara geografis maupun astronomis. Lalu, apa saja batas-batas wilayah negara Indonesia? Simak pembahasan Studio LIterasi ini sampai habis, ya, Kawan Literasi! 

Batas Wilayah Geografis

Secara geografis, batas-batas wilayah Indonesia terbagi menjadi tiga, diantaranya batas darat, laut, dan udara. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, berbunyi sebagai berikut: 

“Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang selanjutnya disebut dengan Wilayah Negara, adalah salah satu unsur negara yang merupakan satu kesatuan wilayah daratan, perairan pedalaman, perairan kepulauan, dan laut teritorial beserta dasar laut dan tanah di bawahnya, serta ruang udara di atasnya, termasuk seluruh sumber kekayaan yang terkandung di dalamnya.” 

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  1. Batas Laut 

Sumber: regional.kompas

Penentuan batas wilayah laut Indonesia biasanya dilakukan dengan penarikan garis dari bagian pantai yang paling rendah saat surut. Batas laut Indonesia bagian utara, selatan, timur, dan barat di antaranya yaitu: 

  • Bagian Utara: Laut Thailand, Laut Filipina, Laut Palau, Laut Cina Selatan
  • Bagian Selatan: Samudera Hindia, wilayah laut Australia
  • Bagian Timur: Samudera Pasifik
  • Bagian Barat: Samudera Hindia dan wilayah laut India.

Menurut kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui konvensi Hukum Laut Internasional di tahun 1980, terdapat tiga bentuk batas negara Indonesia, yaitu batas laut teritorial, landas kontinen, dan zona ekonomi eksklusif. 

Baca juga: Mengenal Rotasi Bumi, Penyebab Adanya Siang & Malam

  • Batas Laut Teritorial 

Wilayah laut teritorial adalah sejauh 12 mil laut dari garis dasar ke arah laut lepas. Apa itu garis dasar? Garis dasar merupakan garis khayal yang menghubungkan ujung pulau terluar suatu negara maritim. 

Batas laut ini adalah sepenuhnya kedaulatan pemerintah, sehingga tidak ada negara yang diperbolehkan memasuki wilayah ini tanpa izin dari pemerintah Indonesia. Jika terdapat kapal atau pesawat asing yang melanggarnya (melintasi wilayah tanpa izin) akan dikenakan sanksi. Namun, pemerintah Indonesia juga menyediakan jalur pelayaran internasional untuk tujuan damai serta hubungan antar negara. 

  • Batas Landas Kontinen

Batas wilayah selanjutnya adalah landas kontinen.Landas kontinen merupakan batas perpanjangan benua yang terendam air laut. Ukuran batas landas kontinen adalah sedalam 200 meter dari permukaan laut. Tetapi, jika landas kontinen terlalu landai, batas ukurnya adalah sejauh 200 mil dari pantai.
Terdapat dua batas landas kontinen Indonesia, yakni Landas Kontinen Asia dan Landasan Kontinen Australia. Landas Kontinen Asia terletak di sekitar Selat Malaka dan Laut Natuna, berbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Sedangkan, Landas Kontinen Australia terletak di Laut Arafuru dan Laut Timor, berbatasan dengan Australia. 

Kewenangan pemerintah Indonesia pada wilayah ini adalah pemanfaatan sumber daya laut seperti ikan atau hasil tambang, dengan tetap menghargai dan tidak mengganggu jalur pelayaran internasional. 

  • Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

Zona Ekonomi Eksklusif mencakup wilayah laut sejauh 200 mil dari garis dasar pantai pulau terluar, ke arah laut lepas. Dalam zona ini, negara asing bisa secara bebas melakukan pelayaran, penerbangan, hingga pemasangan pipa atau kabel bawah laut sesuai dengan hukum internasional yang berlaku. Negara yang bersangkutan mempunyai hak untuk melakukan eksplorasi serta pengolahan sumber daya alam di dalamnya untuk kesejahteraan bangsa, baik sumber daya hayati ataupun non-hayati yang terdapat di permukaan hingga dasar laut. 

Hal tersebut disampaikan dalam Undang-Undang No. 5 tahun 1983 pasal 5 tentang ZEE, diantaranya: 

  • Melakukan eksplorasi, eksploitasi, pengolahan dan konservasi sumber daya alam 
  • Berhak melakukan penelitian, perlindungan, dan pelestarian laut 
  • Mengizinkan pelayaran internasional melalui wilayah ini dan memasang berbagai sarana perhubungan laut. (OL-1)

Baca juga: Materi Lapisan Litosfer: Pengertian, Susunan, & Dinamikanya

2. Batas Darat 

Sumber: gettyimages

Berbeda dengan batas laut, batas darat merupakan perbatasan yang berada di darat serta secara langsung berbatasan dengan wilayah lain. Misalnya, penanda batas ini dapat berupa hutan, gunung, ataupun bentangan darat lainnya. Berikut adalah batasan wilayah darat Indonesia: 

  • Utara: Malaysia, Singapura, Vietnam 
  • Timur: Papua Nugini
  • Selatan: Timor Leste
  • Timur: Tidak ada, hanya berbatasan dengan lautan.

3. Batas Udara

Batas udara sebuah negara terbagi menjadi batasan vertikal serta horizontal. Berikut adalah penjelasannya: 

  • Batas Vertikal

Menurut Chicago Conference pada tahun 1944 mengenai penerbangan sipil dan Space Treaty di tahun 1967 tentang pengelolaan ruang angkasa, batas udara vertikal suatu negara belum bisa dipastikan, namun berada pada kisaran tinggi 110-130 km. 

  • Batas Horizontal 

Batasan horizontal udara Indonesia mempunyai besar yang sama dengan luas negara Indonesia, mencakup luas daratan ataupun lautan Indonesia. Menurut Informasi dari Badan Informasi Geopasial (BIG), luas wilayah daratan Indonesia adalah sebesar 1.922.570 km² dan wilayah perairan sebesar 3.257.483 km². Secara keseluruhan, luas Indonesia wilayah Indonesia adalah 5.180.053 km².

Pembahasan diatas merupakan batas wilayah Indonesia secara geografis. Selain batas secara geografis, berikut adalah batas wilayah Indonesia secara astronomis.

Batas Wilayah Astronomis

Sumber: medan.tribunnews

Penentuan batas astronomis suatu negara dilakukan berdasarkan letak garis lintang dan garis bujur. Garis Lintang merupakan garis maya yang melingkari bumi dari area barat ke timur. Sedangkan, Garis Bujur ialah garis khayal yang ditarik dari ujung kutub utara hingga kutub selatan. Berikut adalah batasan wilayah Indonesia secara astronomis: 

  • Batas astronomis paling utara ialah 6º08º lintang utara tepat melewati Pulau Weh, di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
  • Batas  paling selatan berada di 11º15º Lintang Utara, tepat melewati pulau Rote provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 
  • Batas paling barat berada di 95º45º Lintang Utara, tepat melewati pulau Beureu, provinsi NAD. Batas paling timur melewati sungai Fly dan sungai Merauke di provinsi Papua, berada di garis lintang 141º05º Lintang Utara.

Lantas, apa saja pengaruh letak astronomis Indonesia? Mengutip dari ayoguruberbagi.kemdikbud.go, letak Indonesia secara astronomis memiliki pengaruh terhadap temperatur udara serta curah hujan yang tinggi, banyaknya keragaman hayati, dan juga tiga perbedaan zona waktu, yakni Waktu Indonesia Barat, Waktu Indonesia Tengah, dan Waktu Indonesia Timur. 

Baca juga: Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia – Materi Geografi

Nah, itu dia penjelasan mengenai batas-batas wilayah Indonesia, baik secara geografis dan astronomis. Semoga menambah wawasan kamu ya, Kawan Literasi!.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Yuk, Kenali Batas-Batas Wilayah Indonesia, Lengkap!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]