1. Kuliah & Umum

Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia

budi pekerti
contoh budi pekerti. foto: unsplash.com/Wonderland

Budi pekerti merupakan etika wajib yang dimiliki oleh semua warga Indonesia. Hal ini berkaitan dengan moral yang menuntun kita dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Apabila seseorang tidak memiliki atau menjalankan prinsip budi pekerti seperti mestinya maka akibatnya banyak perilaku negatif yang terjadi pada sekitar. Penjelasan tentang materi ini bisa Sobat Literasi baca pada artikel ini!

Pengertian Budi Pekerti

Berasal dari kata “budi” dan “pekerti”, memiliki makna yang luas dan mendalam. Budi merujuk pada akal budi atau pikiran, sedangkan pekerti berarti perbuatan atau tingkah laku. Jadi,  dapat kita artikan sebagai keseluruhan pikiran, perasaan, dan perilaku manusia yang didasari oleh nilai-nilai moral dan kebajikan.

Ada juga pengertian budi pekerti dari berbagai ahli, berikut ini:

  • Haidar (2004) usaha yang dilakukan dalam rangka tanamkan nilai-nilai moral ke dalam  peserta didik agar memiliki sikap dan perilaku yang luhur (berakhlakul karimah) pada kehidupan sehari-hari, baik saat  berinteraksi dengan Tuhan, manusia maupun sama alam/lingkungan.
  • Ki Sugeng Subagya (Februari 2010) mengatakan kalau sebagai perbuatan yang terjadi karena adanya  pikiran.
  • Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (1997) merupakan sikap dan perilaku sehari-hari, baik individu, keluarga, masyarakat, maupun bangsa yang mengandung nilai-nilai yang berlaku dan dianut dalam bentuk jati diri, nilai persatuan dan kesatuan, integritas, dan yang menjadi aturan perilaku untuk bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan bersumber pada falsafah Pancasila dan  oleh ajaran agama serta budaya Indonesia.
  • Balitbang Puskur, Depdiknas (2001) upaya untuk membentuk peserta didik menjadi dirinya sendiri melalui  kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, dan hasil karya berdasarkan nilai-nilai agama melalui kegiatan bimbingan, pelatihan dan pengajaran. Tujuannya agar memiliki hati nurani yang bersih, serta melaksanakan kewajiban terhadap Tuhan dan terhadap sesama makhluk

Nilai-Nilai Dasar Budi Pekerti

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Budi pekerti luhur berakar pada nilai-nilai universal yang dijunjung tinggi oleh berbagai budaya dan agama. Beberapa nilai dasar yang menjadi fondasinya antara lain:

  • Ketuhanan: Kepercayaan dan rasa takut kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi landasan moral yang kokoh.
  • Kemanusiaan: Mengakui dan menghormati harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
  • Keadilan: Bersikap adil dan tidak menzalimi orang lain.
  • Kebijaksanaan: Memiliki kebijaksanaan dalam berpikir dan bertindak.
  • Keberanian: Berani menegakkan kebenaran dan melawan kebatilan.
  • Kesederhanaan: Hidup sederhana dan tidak berlebihan.
  • Kejujuran: Berkata dan bertindak dengan jujur dan amanah.
  • Tanggung jawab: Menyadari dan melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.
  • Kasih sayang: Menyayangi dan mencintai sesama manusia dengan tulus.

Baca Juga: Apa itu Empati, Ciri-ciri, Cara Membangun, dan Contohnya

Manfaat Budi Pekerti

Banyak sekali manfaat jika kita mengetahui dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk kebaikan baik untuk diri sendiri, orang lain bahkan negara. Inilah beberapa manfaatnya!

Bagi individu, budi pekerti membantu membangun karakter yang kuat, meningkatkan rasa percaya diri, dan fokus untuk membahagiakan diri sendiri (fisik dan mental). Sedangkan kalau masyarakat, dapat terciptanya  lingkungan yang harmonis, aman, dan sejahtera.

Penanaman Budi Pekerti

Penanaman budi pekerti harus dilakukan sejak dini, mulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Orang tua dan guru berperan penting dalam memberikan teladan dan pembinaan moral kepada anak-anak. Salah satunya dengan berperilaku yang baik sebagai contoh, karena pada fase anak-anak, cenderung meniru apa yang orang lain lakukan. Sebab mereka menganggap kedua kelompok tersebut sebagai panutan dalam bertindak.

Pada sekolah juga bisa menjadi salah satu kurikulum dan biasanya bisa kita jumpai saat pelajaran Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia

Baca Juga: Pengertian Toleransi, Arti, dan Contohnya dalam Kehidupan

Contoh Penerapan Nilai Budi Pekerti

Untuk penerapannya, ada contoh-contoh berikut ini yang bisa kamu pakai:

  • Biasakan mentaati peraturan.
  • Berkata yang baik dan sopan kepada setiap orang.
  • Memperhatikan kebersihan lingkungan.
  • Menjaga keamanan lingkungan agar selalu kondusif.
  • Tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
  • Saling tolong menolong kalau ada yang kesulitan.
  • Toleransi terhadap agama atau  kepercayaan lain. (selain yang kita anut)
  • Memperhatikan kelengkapan barang pada suatu ruangan (kalau meminjam sebaiknya langsung kembalikan)
  • Menghargai waktu.
  • Disiplin.
  • Berkata jujur
  • Tersenyum saat bertemu.
  • Mampu mengendalikan atau menghindari dari hal-hal negatif yang dapat merusak prinsip budi pekerti.

Tantangan Penerapan Budi Pekerti

Memang tantangan penerapan dan menjaga pada  era modern ini, lebih sulit karena harus menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh budaya asing yang negatif, materialisme, dan individualisme. Belum lagi dari konten sosial media yang justru menampilkan hal tidak baik menjadi trending dan viral. Sehingga, semakin orang mengesampingkan nilai tersebut. 

Upaya Menjaga Budi Pekerti

Untuk menjaga dan melestarikannya , diperlukan upaya kolektif dari berbagai pihak:

  • Keluarga

Memperkuat nilai-nilai moral dalam keluarga melalui komunikasi dan keteladanan. Semua anggota keluarga harus memberikan contoh dalam berperilaku yang baik, karena anak meniru orang tua, dan adik mengikuti kakaknya.

  • Sekolah

Guru saat mengajar atau selama berada di sekolah, tidak melakukan perbuatan yang tidak baik. Selain itu, perkuat pendidikan karakter. Bisa dengan membuat assessment form (biasanya guru BK) yang berisi pantuan dan catatan perilaku siswa. Hasilnya nanti bisa jadi bahan evaluasi saat rapat kenaikan kelas atau penentuan kelulusan.

  • Masyarakat

Menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga dapat mendukung. 

  • Media Massa

Menayangkan konten hal tersebut yang baik. Jika perlu filter terlebih dahulu sebelum masyarakat dapat melihatnya. Kalau ada yang melanggar, maka harus menghapusnya. Ini juga berlaku untuk para content creator dalam membuat konten.

Baca Juga: Pengertian Toleransi, Arti, dan Contohnya dalam Kehidupan

Apa yang bakal terjadi jika tidak adanya “budi pekerti”? Sudah pasti lingkungan menjadi kacau dan tidak terkendali, kejahatan merajalela, kemunduran moral hingga yang paling parahnya orang jadi tidak tahu cara berperilaku yang baik.

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Budi Pekerti: Etika Wajib Bangsa Indonesia

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]