Cara Menulis Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber

2 min read

Daftar Pustaka
Daftar Pustaka, Foto Oleh RomanDecade

Menulis daftar pustaka mesti dilakukan sesuai aturan agar terhindar dari plagiasi. Oleh karena itu, kamu perlu memahami cara menulis daftar pustaka, baik dari sumber buku maupun internet.

Penelitian merupakan langkah awal penunjang keberhasilan. Hasil dari penelitian yang dilaporkan pada umumnya memiliki halaman yang disebut dengan “Daftar Pustaka”.

Halaman daftar pustaka diperuntukkan guna mencatat daftar referensi sumber yang digunakan selama proses penulisan laporan penelitian berjalan. Sumber yang tercantum pun meliputi banyak aspek, mulai dari buku, jurnal, laporan penelitian sebelumnya, hingga sumber online.

Tujuan penulisan daftar pustaka ini meliputi beberapa hal, yang paling penting adalah agar tulisan atau laporan dari hasil penelitian yang kita buat tidak dianggap menjiplak karya orang lain atau plagiarism.

Tujuan lainnya ialah dalam rangka memberikan apresiasi kepada penulis dari sumber yang data atau informasinya kita gunakan dalam mengelola hasil penelitian kita.

Terakhir, penulisan daftar pustaka juga ditujukan untuk memudahkan pembaca jika ingin memahami lebih lanjut mengenai data, informasi, atau teori yang hanya kita kutip secara singkat dalam tulisan kita. Dengan membuat daftar pustaka, pembaca dapat mengakses sendiri informasi yang kita kutip pada sumber asalnya untuk memperoleh informasi yang lebih dalam.

Nah, kali ini Studio Literasi ingin membagikan cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisan. Berikut informasinya untuk anda!

#1 Membuat daftar dan mengklasifikasikan sumber yang digunakan

Membuat daftar dan mengklasifikasikan sumber dalam hal ini ialah mengenali dan memahami kategori sumber yang digunakan dalam penulisan.

Sumber yang pada umumnya digunakan ialah seperti buku, e-book, jurnal, laporan penelitian sebelumnya, sumber online serta berbagai sumber atau referensi lainnya. Setelah memahami kategorinya, selanjutnya hal yang harus dilakukan ialah membuat daftar sumber yang digunakan sesuai dengan klasifikasi yang sudah dipahami tadi. Dengan kata lain, dipahami lalu dipilah dan dimasukan dalam daftar yang sesuai dengan kriteria sumbernya.

#2 Mendata sumber secara runtut

Setelah memilah dan mengklasifikasikannya sesuai dengan kategori, salah satu yang menjadi ciri dari penulisan daftar pustaka ialah ‘ditulis secara runtut’ berdasarkan abjad pada setiap kategori sumber referensinya. Contohnya sebagai berikut:

Contoh daftar pustaka
Contoh daftar pustaka

#3 Mencatat secara rinci informasi terkait sumber yang digunakan

Informasi dalam hal ini berkaitan dengan sumber online yang digunakan sebagai referensi penulisan. Khusus untuk sumber online, perlu dicatat dengan detail dan teliti waktu serta tanggal kita mengaksesnya.

Hal ini berkaitan dengan kebaruan dari informasi yang digunakan, mencegah bahwa informasi yang digunakan sudah terlalu lama sehingga tidak lagi update yang menyesuaikan perkembangan teknologi dan informasi. Atau bahkan terlalu baru sehingga belum teruji kebenarannya. Adapun tips #3 ini harus dilakukan sepanjang penulisan laporan penelitian berlangsung, karena pencatatannya yang bersifat real time.

Baca juga : Contoh dan Cara Membuat Kata Pengantar

#4 Menulis daftar pustaka sesuai dengan kaidah penulisan

   4.1 Cara menulis daftar pustaka dari buku

     Menulis daftar pustaka yang sumbernya adalah buku, dilakukan dengan menerapkan        rumus sebagai berikut: [nama akhir penulis + (,) + nama awal penulis + (.) + tahun + (.) + judul buku + (.) + (enter) + (kota buku dicetak) + (:) + lembaga/institusi pencetak buku]. Untuk penulisan sumber dengan jumlah penulis lebih dari satu, tetap menggunakan format yang sama, namun diawali dengan menuliskan akhir kedua nama penulis dengan kata sambung  “dan”. Contohnya sebagai berikut:

Cara menulis daftar pustaka dari buku
Cara menulis daftar pustaka dari buku

   4.2 Cara menulis daftar pustaka dari skripsi lain

         Penulisan daftar pustaka dengan sumber skripsi dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut: [nama akhir penulis + (,) + nama awal penulis + (.) + tahun skripsi dibuat + (.) + judul skripsi + (.) + kota skripsi diterbitkan + (:) + universitas penerbit skripsi]. Contohnya sebagai berikut:

Cara menulis daftar pustaka dari skripsi lain
Cara menulis daftar pustaka dari skripsi lain

   4.3 Cara menulis daftar pustaka dari internet

         Penulisan daftar pustaka yang sumbernya dari internet dapat dituliskan dengan rumus berikut: [link website + (enter) + (buka kurung) + hari dan tanggal akses + (,) + waktu akses + (tutup kurung)]. Contohnya sebagai berikut:

Cara menulis daftar pustaka dari internet
Cara menulis daftar pustaka dari internet

Tidak ada bagian yang tidak penting dalam menyusun sebuah laporan penelitian, begitu pula bagian akhir dari laporan penelitian yang seringkali dilewatkan oleh para pembaca; halaman daftar pustaka.

Jarang dikunjungi, namun ternyata sangat bermanfaat! Informasi yang hanya dikutip secara singkat dalam laporan penelitian dapat kita temukan lebih lengkap dengan mengunjungi atau mengakses kepada sumber aslinya. Caranya? Cukup dengan membuka laman daftar pustaka, dan informasi yang lebih kaya akan segera ada dalam genggaman dalam perbendaharaan anda!

Itulah ulasan tentang cara menulis daftar pustaka. Penulisan daftar pustaka yang sesuai kaidah akan menghindarkan karya ilmiah dari plagiasi, sekaligus sebagai credit bagi penulis asli. Selamat berkarya!

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top