Cara Membuat Logo, Tips & Trik Mendesain Logo Profesional

4 min read

Desain Logo
Desain Logo, Foto Oleh Sakhid Com

Setiap manusia memiliki identitas yang berbeda pada wajah, begitu pula dengan sebuah brand. Wajah sebuah brand adalah logo. Sebuah logo berfungsi mewakili karakter merek dagang atau identitas personal dengan tujuan agar mudah diingat dan dikenal masyarakat serta mendapatkan ikatan emosional kepada calon konsumen. Dengan menggunakan logo yang baik dan tepat akan dapat membantu anda dalam menghadapi persaingan global dengan kompetitor dan meningkatkan brand awareness produk anda.

Ditinjau dari sisi lamanya fungsi sebuah desain, logo lah yang berpotensi paling lama digunakan dibandingkan dengan jenis desain yang lain seperti brosur, baliho, spanduk, poster, yang membutuhkan pembaharuan setiap beberapa rentang waktu tertentu. Perancangan sebuah logo yang profesional sangat penting, karena logo anda lah yang akan terpampang ketika memberikan sebuah sponsorship dan akan bersanding dengan brand-brand lainnya. Bagaimana agar logo dapat terlihat stand out diantara brand-brand lain adalah tergantung bagaimana anda mengelola ide serta referensi dan kemudian menciptakannya. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat logo profesional.

Pertama adalah pahami sektor bisnis anda terlebih dahulu. Ya, memahami dimana bisnis anda sedang berkembang sangat penting untuk menentukan bagaimana karakteristik logo anda. Perusahaan elektronik dan perusahaan food & beverages jelas sangat berbeda, yang menjadi pembeda diantaranya adalah logo. Karakteristik yang dipakai bisnis elektronik adalah yang berkesan teknologi, modern, tegas, cenderung statis, tidak terlalu banyak warna dan simple. Sedangkan perusahaan food & beverages memiliki karakteristik fun, menggugah selera, warna bervariasi dan desain dinamis. 

Kumpulan Logo, Gambar oleh Studio Literasi

Begitu pula dengan merk yang lainnya seperti brand kecantikan, otomotif, ekspedisi, pertambangan, perusahaan listrik & air, masing-masing mempunyai karakteristik tersendiri.

Selain karakteristiknya, pemahaman bidang bisnis penting untuk mengetahui sejauh mana para kompetitor paham akan fungsi sebuah logo. Beberapa konsumen cenderung memilih brand dengan penyajian yang menarik dan meyakinkan untuk dibeli. Produk yang bagus dengan penyajian secara visual yang buruk akan mempengaruhi pola pemikiran konsumen.

Kedua adalah mencermati referensi logo sejenis. Dengan referensi bisa menjadikan anda kaya akan inspirasi dan ide.  Hal ini dapat membantu kita untuk mengetahui gaya desain yang berpotensi tak lekang oleh waktu. Referensi karya dapat menunjukkan apakah ide dan konsep anda ternyata sudah terpikirkan dan dipakai oleh orang lain atau belum, dan hal semacam inilah yang sedikit banyak akan menuntun anda untuk menciptakan karya yang unik dan tepat. Perlu digaris bawahi bahwa karya yang unik dan out of the box bukan berarti harus melampaui batas-batas tertentu. Akan menjadi masalah baru apabila karya yang diciptakan menjadi aneh dan tidak sesuai karena terlampau melewati suatu batasan.

Ketiga adalah brain storming concept atau pengolahan konsep & ide. Setelah mengetahui bidang bisnis dan mencermati referensi logo, langkah selanjutnya adalah mengolah informasi lebih mendetail dan mendalam tentang bisnis anda. Hal ini berfungsi untuk memilih dengan tepat apa yang akan ditampilkan pada logo yang mana akan mewakili anda dan wajah brand anda. Setelah mendapatkan konsep dan data di atas, maka dilanjutkan dengan menentukan bentuk visual. Dalam tahap ini dianjurkan untuk membuat sketsa kasar pada kertas dengan beberapa alternatif pilihan logo, hal ini akan membantu anda untuk mendapatkan ide yang terbaik. Ada banyak varian format logo yang dapat digunakan yaitu berupa text (logotype), dominan icon/ilustrasi (logogram) maupun keduanya (logotype+logogram). 

Salah satu cara untuk menciptakan logo yang profesional adalah dengan pengaplikasian metode Golden ratio, yaitu merupakan susunan bilangan irasional yang nilainya mendekati 1,618. Angka tersebut seringkali terdapat dalam konsep seni, geometri, arsitektur dan struktur makhluk hidup. Deret angka Fibonacci erat kaitannya dengan Golden ratio. Angka Fibonacci didapatkan dengan menjumlahkan bilangan terdekat untuk mendapatkan bilangan selanjutnya, seperti dibawah ini :

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89…dst.

Angka-angka tersebut jika dikonversikan kedalam suatu bidang, maka akan membentuk pola Golden ratio

Golden Ratio di Cara Membuat Logo
Golden ratio, Gambar oleh Dumetschool Com

Lalu bagaimana cara mengaplikasikan Golden ratio ke dalam logo? Mari kita lihat bagaimana brand international menggunakannya, diantaranya adalah:

Apple

Pada logo Apple tersusun lingkaran hasil dari perbandingan diameter angka Fibonacci. 

Golden Ratio pada logo apple di Cara Membuat Logo
Logo Apple, Gambar oleh Pinterest

Twitter

logo Twitter
Logo Twitter, Gambar oleh Pinterest

National Geographic

Golden Ratio pada logo national geographic
Logo National Geographic, Gambar oleh Pinterest

Dan masih ada beberapa contoh logo-logo yang lain seperti Pepsi, Toyota dan Google. Hal ini memang bukan suatu hal yang wajib namun akan sangat diperhitungkan konsepnya apabila menerapkan metode ini. 

Selain Golden ratio, ada satu cara untuk membuat logo terlihat unik dan dengan konsep yang mendalam, salah satunya menggunakan metode Negative space. 

Negative space dalam logo adalah teknik dimana perancang membuat suatu bidang sekaligus sengaja membuat ruang kosong sedemikian rupa dengan tujuan menciptakan bentuk ganda dan cenderung sebagai pesan tersembunyi (hidden message). Contoh pengaplikasian Negative space dalam logo antara lain sebagai berikut :

Formula1 (1993 – 2017)

Golden Ratio pada logo F1
Logo Formula 1, Gambar oleh The Golden Butler

Banyak orang melihat logo F1 diatas menganggap bahwa bagian berwarna merah adalah representasi dari angka satu, namun kenyataannya itu adalah hanya bentuk pelengkap untuk mewujudkan teknik Negative space. Angka 1 yang sebenarnya tersembunyi pada space diantara huruf F dan bagian berwarna merah.

Fedex

Golden Ratio pada Logo FedEx di Cara Membuat Logo
Logo FedEx, Gambar oleh Republika

Fedex adalah perusahaan ekspedisi internasional yang terkenal, namun berapa orang yang menyadari bahwa terdapat pesan tersembunyi pada logo Fedex? Apakah anda menyadari? Fedex membuat suatu bentuk anak panah yang mengarah ke kanan dan terletak diantara huruf E dan X pada bagian yang berwarna orange.

Toblerone

logo Toblerone
Logo Toblerone, Gambar oleh Pinterest

Pada logo Toblerone terdapat Negative space berbentuk beruang yang kebanyakan orang tidak menyadarinya, dan ketika anda menemukan pesan tersembunyi ini maka akan timbul rasa kepuasan tersendiri, menarik untuk dicoba bukan?

Keempat adalah segera eksekusi ide dan konsep anda. Ini hal penting karena menyangkut keadaan mood anda ketika otak penuh dengan ide-ide dan siap untuk dituangkan ke dalam bentuk visual. Proses eksekusi tak lepas dari perangkat lunak (software) apa yang akan digunakan. Adobe Illustrator dan Corel Draw adalah software yang paling banyak digunakan oleh desainer karena perintah dan tools lebih lengkap dan familiar sehingga anda dapat membuat bentuk dengan sangat leluasa. Untuk menjawab pertanyaan manakah software yang lebih baik? Ini adalah soal mana yang lebih familiar dan lebih nyaman untuk anda, karena pada dasarnya keduanya sama-sama memiliki basis vector. Software lain yang berbasis vector antara lain Macromedia Freehand, Xara, Serif DrawPlus dan HarvardDraw. Tidak dianjurkan merancang logo menggunakan Adobe Photoshop, dikarenakan basis Photoshop adalah bitmap. Lalu apakah perbedaan vector dan bitmap

Vector adalah gambar digital yang terbentuk dari garis dan kurva secara matematis dan dari berbagai titik, maka vector tidak tergantung pada resolusi. Sedangkan bitmap atau dikenal juga sebagai raster adalah sekumpulan kotak-kotak kecil yang biasa kita sebut dengan pixel dan kumpulan dari banyak pixel inilah yang akan menjadikannya sebuah gambar. 

Vector dan Bitmap di Cara membuat logo
Perbedaan Vector dan Bitmap, Gambar oleh blog pucc or id

Mudah sekali untuk memastikan bahwa itu adalah bitmap cukup dengan zoom in secara maksimal dan apabila gambar itu pecah atau blur sampai terlihat pixel-nya (seperti contoh gambar diatas) maka itu adalah bitmap. Sehingga format bitmap tidak cocok untuk membuat logo karena seringkali logo memerlukan ukuran yang bervariasi agar gambar tidak pecah (blur). 

Setelah melalui proses-proses di atas dan telah didapatkan sebuah desain logo terbaik, langkah kelima adalah bagaimana cara anda menyajikan logo tersebut agar lebih berharga terutama untuk anda yang berurusan dengan klien. Hal ini sangat penting karena termasuk dalam standar sejauh mana profesionalitas anda. Inti dari penyajian logo adalah mulai dari penjabaran konsep, antara lain konsep bentuk, konsep tipografi, dan konsep warna. Kemudian penjelasan tentang alternatif logo, peraturan dalam penggunaan logo yang dilarang dan diperbolehkan. Penyajian logo ini dikenal dengan istilah GSM (Graphic Standard Manual) atau juga Logo Guidelines. Umumnya perusahaan brand terkenal dan besar pasti memiliki itu untuk logo mereka, salah satunya bertujuan agar supaya tidak terjadi salah peletakan atau salah penggunaan, karena akan fatal sekali ketika suatu brand internasional memiliki logo yang tidak konsisten. GSM mencakup area yang luas dalam ruang lingkup brand, termasuk merancang segala macam media promosi offline dan online dan stationery perusahaan agar tema desain yang dibangun tetap terjaga dan konsisten. Seragam pegawai, bentuk interior ruangan, sign board dan apapun yang berkaitan dengan identitas brand tersebut adalah termasuk dalam GSM.

Maka untuk membuat logo yang profesional, ingat langkah-langkah di atas dan jangan lupakan GSM!

Baca juga artikel menarik lainnya :

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top