Lisa Novita Sari Suka menulis dan berbagi pengetahuan

Cara Membuat NPWP Online

2 min read

Membuat Npwp
Cara Membuat NPWP Online, Foto Oleh Techjak Com

Sudahkah Anda memiliki NPWP?

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) merupakan identitas wajib pajak berupa rangkaian nomor seri yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, berfungsi sebagai sarana untuk melaksanakan kewajiban perpajakan, seperti setor dan lapor pajak.

NPWP wajib dimiliki oleh warga negara Indonesia, baik perorangan/individu maupun perusahaan. Membuat NPWP kini bisa dilakukan secara online. Wajib pajak tidak perlu repot datang ke kantor pajak. Prosesnya lebih simpel dan efisien. 

Namun sistem membuat NPWP online ini baru berlaku untuk wajib pajak orang pribadi. NPWP untuk wajib pajak badan dilayani di kantor pajak terdekat. Lalu bagaimana cara membuat NPWP online? Berikut tahapan membuat NPWP online dan persyaratannya.

Persyaratan Mendaftar NPWP Online

Wajib pajak pribadi dibagi menjadi dua, yaitu wajib pajak orang pribadi (orang yang tidak menjalankan usaha/non usahawan) dan wajib pajak orang pribadi usahawan (orang yang menjalankan usaha/bekerja sebagai freelancer). Nah, sebelum membuat NPWP online, Anda perlu menyiapkan berkas-berkas berikut sebagai persyaratan.

Wajib Pajak Orang Pribadi

  1. WNI : Fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku
  2. WNA : 
  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi KITAS/KITAP yang masih berlaku

Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan

  1. WNI : Fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku
  2. WNA : 
    • Fotokopi paspor
    • Fotokopi KITAS/KITAP yang masih berlaku
  1. Fotokopi surat izin kegiatan usaha terbitan instansi berwenang, atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pemda minimal setingkat lurah/kepala desa, atau lembar bukti tagihan listrik/bukti pembayaran listrik.
  2. Fotokopi surat pernyataan bermaterai dari wajib pajak orang pribadi yang menyatakan bahwa, yang bersangkutan benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas (freelancer).

Wajib Pajak Pribadi Berstatus Wanita Kawin yang Dikenai Pajak Terpisah dari Suami

  1. WNI : Fotokopi KTP
  2. WNA : Fotokopi Paspor dan KITAS/KITAP
  3. Fotokopi NPWP suami
  4. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  5. Fotokopi surat perjanjian pemisahan dan harta atau surat pernyataan berisi menghendaki pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari suami

Semua dokumen membuat NPWP online di atas kemudian discan dan disimpan dalam bentuk digital.

Tahapan Cara Membuat NPWP Online

Membuat NPWP online diklaim lebih mudah dan cepat. Ditjen pajak telah meluncurkan website bernama Ereg Pajak untuk melayani pembuatan NPWP secara online. Lantas bagaimana cara membuat NPWP online? Berikut ini adalah tahapan-tahapan membuat NPWP online untuk wajib pajak pribadi.

1. Buka website Ereg Pajak (https://ereg.pajak.go.id) dan klik daftar

mendaftar-wajib-pajak

2. Isikan email dan captcha. Pastikan email Anda aktif. Lengkapi langkah berikut sampai selesai.

Tahapan Pembuatan Akun NPWP

3. Jika sudah, sekarang cek email Anda dan ikuti petunjuknya. Apabila
sudah aktif, Anda bisa login ke halaman website Ereg Pajak tadi.

4. Isilah form pendaftaran.

  • Di bagian ini Anda akan masuk ke halaman Registrasi Data Wajib Pajak
  • Isi semua data dengan lengkap dan benar
  • Cek kembali, sebelum klik tombol Daftar. 

5. Klik tombol Daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak
anda secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak sesuai tempat wajib
pajak terdaftar.

6. Cetak (print) 

  • Formulir Registrasi Wajib Pajak
  • Surat Keterangan Terdaftar Sementara

7. Tandatangani kedua berkas yang sudah dicetak 

8. Pindai (scan) kedua dokumen tadi, ubah dalam format pdf, lalu kirimkan
dalam bentuk softcopy di halaman e-Registration tadi. 

9. Cek status melalui email atau melalui halaman history pendaftaran di
halaman e-Registration. 

10. Tunggu NPWP Anda

  • Apabila statusnya disetujui, berarti Anda telah melakukan pendaftaran dengan benar, dan kartu NPWP Anda segera dikirim ke alamat pemohon melalui layanan pos.
  • Apabila statusnya ditolak, berarti data Anda masih kurang lengkap, lakukanlah perbaikan.

Masa Berlaku NPWP

NPWP berlaku seumur hidup. Jadi, Anda tidak perlu memperpanjang masa berlakunya. Sementara untuk mengecek kevalidan NPWP bisa dilakukan dengan mengakses https://sse3.pajak.go.id/registrasi. 

Anda cukup mengetikkan nomor NPWP yang ingin dicek, kemudian situs akan menampilkan secara otomatis nama pemilik NPWP tersebut. Dari situ bisa diketahui apakah kartu NPWP Anda asli atau palsu.

Apakah NPWP bisa dicabut atau dinonaktifkan?

Ya, bisa. NPWP bisa dihapus apabila alasan yang diajukan memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu. Anda harus mengajukan surat tertulis pada Kantor Pelayanan Pajak Pertama (tempat wajib pajak mendaftar), kemudian mengajukan alasan permohonan penonaktifan kartu NPWP. 

Persyaratan-persyaratan diperbolehkannya kartu NPWP untuk dinonaktifkan yaitu sebagai berikut.

  • Wajib pajak telah meninggal dunia
  • Wanita sudah kawin yang tidak memenuhi perjanjian pisah harta dan penghasilan
  • Wajib Pajak Badan yang telah bubar secara resmi
  • Warisan yang belum terbagi dalam kedudukan sebagai subjek pajak, apabila telah selesai dibagi disyaratkan adanya keterangan tentang selesainya pembagian warisan tersebut oleh para ahli waris
  • Badan Usaha Tetap (BUT) yang karena sesuatu hal kehilangan statusnya sebagai (BUT)
  • Wajib Pajak lainnya yang tidak memenuhi syarat lagi sebagai Wajib Pajak

Setelah mengetahui cara membuat NPWP online, sekarang Anda harus mulai siapkan dokumen-dokumen persyaratannya. Mudah bukan membuat NPWP online? Anda cukup berbekal smartphone/laptop dan koneksi internet, kemudian mendaftar NPWP online. 

Mengingat fungsinya yang penting, kartu NPWP sekarang menjadi dokumen pribadi yang harus segera dimiliki. Bahkan untuk melamar pekerjaan pun sekarang membutuhkan NPWP. Jadi, tidak perlu menunggu lagi untuk segera membuat NPWP online. Selamat mencoba!

Avatar
Lisa Novita Sari Suka menulis dan berbagi pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top