1. Kelas 7 Bahasa Indonesia

Apa yang Dimaksud dengan Cerita Fabel? Pelajari di Sini!

Sebagian besar dari kalian pasti tidak asing dengan cerita anak yang berjudul “Si Kancil Mencuri Timun”. Kisah binatang kancil yang cerdik ini seolah tidak termakan oleh waktu dan masih jadi favorit anak-anak hingga saat ini. Kancil merupakan tokoh yang cerdik dan Pak Tani beserta anjingnya merupakan tokoh antagonis yang mudah diperdaya oleh kecerdikan kancil.

Semua tokoh dalam cerita tersebut dapat berbicara maupun berperilaku layaknya seperti manusia. Nah, tahukah kalian bahwa cerita si kancil mencuri timun tersebut termasuk dalam fabel? Lalu, apakah yang dimaksud dengan fabel? Yuk mari kita belajar bersama-sama mengenai apa yang dimaksud dengan cerita fabel serta bagaimana tujuan, ciri-ciri, dan strukturnya.

Apa yang Dimaksud dengan Cerita Fabel?

Apa yang Dimaksud Cerita Fabel (sumber: Pixabay)
Apa yang Dimaksud Cerita Fabel (sumber: Pixabay)

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang cerita fabel, alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Fabel sendiri adalah sebuah cerita fiksi yang berisi ajaran moral dan bertokoh binatang yang mempunyai sifat layaknya manusia. 

Dengan kata lain, cerita fabel adalah cerita dongeng yang menceritakan tentang binatang dengan personifikasi karakter manusia. Adanya personifikasi ini menyebabkan tokoh binatang yang di cerita tersebut dapat berpikir dan berinteraksi seperti manusia. Sehingga dalam cerita ini mereka dapat berpikir, berperasaan, bersikap, berbicara, dan berperilaku layaknya manusia pada umumnya.

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

Tujuan Cerita Fabel

Tujuan Cerita Fabel (sumber: Pixabay)
Tujuan Cerita Fabel (sumber: Pixabay)

Cerita fabel seringkali digunakan sebagai alat untuk menyisipkan ajaran ataupun kritik sosial tanpa menyindir siapa pun. Tujuan utama cerita ini adalah untuk memberikan ajaran moral dengan menunjukkan sifat buruk manusia melalui simbol binatang.  Adapun tujuan lainnya yang telah dirangkum adalah sebagai berikut:

  • Sebagai sarana untuk menghibur pembaca atau pendengar
  • Mengembangkan kemampuan imajinasi pembaca, terutama kepada anak
  • Sebagai media untuk mengenalkan budaya dan keindahan alam kepada anak
  • Mengembangkan kemampuan intelektual pembaca
  • Sebagai sarana refleksi tentang pengalaman pribadi pengarang
  • Menyampaikan amanat dan pesan terselubung atau pesan moral kepada pembaca

Ciri-Ciri Cerita Fabel

Berdasarkan penjelasan mengenai pengertian dan tujuan di atas, ada beberapa ciri yang membedakan cerita fabel dengan jenis cerita yang lain. Adapun ciri-ciri cerita fabel yang telah dirangkum adalah:

  • Berisi cerita dongeng yang bersifat fiktif belaka
  • Tokoh yang diceritakan merupakan hewan dan bisa juga tumbuhan
  • Watak tokoh yang diceritakan memiliki karakter yang sama seperti manusia
  • Gaya penulisan menggunakan sudut pandang orang ketiga
  • Sering menggunakan latar tempat di alam, seperti sungai, hutan, dan kolam

Struktur Cerita Fabel

Struktur Cerita Fabel (sumber: Pixabay)
Struktur Cerita Fabel (sumber: Pixabay)

Struktur cerita fabel tidak jauh berbeda dengan struktur teks cerita pendek karena keduanya termasuk ke dalam jenis teks naratif. Perbedaannya hanya nampak pada struktur teks yang tidak jauh berbeda. Struktur teks cerita pendek terdiri dari beberapa bagian yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi. Sementara untuk fabel ditambah dengan koda pada bagian akhir, sehingga strukturnya adalah orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Berikut uraian lebih lanjut mengenai struktur cerita fabel:

1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian pembuka atau awalan dari fabel. Bagian berupa pengenalan tokoh, latar tempat, suasana, dan waktu serta awalan untuk masuk ke tahap cerita berikutnya.

2. Komplikasi

Komplikasi adalah bagian yang menceritakan awal terjadinya konflik antar tokoh. Di bagian ini, penulis mulai menceritakan sebuah kejadian penting yang menjadi penyebab awal konflik antar tokoh. Komplikasi ditandai dengan munculnya sebuah masalah hingga masalah memuncak mencapai klimaks.

3. Resolusi

Resolusi merupakan bagian lanjutan dari komplikasi dan menjadi inti dari penyelesaian masalah atau konflik.

4. Koda

Koda adalah bagian akhir cerita dan berisi sebuah  kesimpulan. Kesimpulan ini bisa menjadi sarana yang dapat memberikan pesan moral dari sebuah cerita.

Contoh Cerita Fabel Singkat

Contoh Cerita Fabel (sumber: Pixabay)
Contoh Cerita Fabel (sumber: Pixabay)

Seperti telah dijelaskan di atas, cerita fabel adalah cerita yang berkarakter hewan dan bisa bertingkah laku layaknya manusia. Ada banyak contoh cerita yang beredar dan tidak asing saat kita mendengarnya. Berikut ini ada sebuah contoh singkat yang berjudul “Beruang dan Lebah” yang dapat kamu pelajari.

Beruang dan Lebah

Pada suatu hari, ada seekor beruang yang berjalan di sepanjang hutan dan sedang mencari makanan. Beruang berniat mencari buah-buahan untuk bekal makanannya selama beberapa hari kedepan. Tanpa disengaja, beruang menemukan pohon yang tumbang. Ternyata pohon tumbang tersebut dihuni sekelompok lebah yang sedang membuat sarang. Lalu beruang penasaran dengan sarang lebah tersebut. 

Beruang mulai mengendus-endus sarang lebah menggunakan hidungnya. Dengan sangat berhati-hati, beruang melihat ke dalam sarang. Si beruang sangat berharap para lebah tidak sedang berada di dalam sarangnya sehingga ia bisa mengambil madu yang ada di dalam sarang tersebut. 

Malangnya si beruang, ternyata saat ia mengintip ke dalam sarang, sekelompok lebah juga sedang kembali ke sarangnya setelah mencari sari bunga-bunga. Beruang pun tak bisa menghindari serangan yang dilakukan para lebah kepadanya. 

Beruang lalu berusaha dengan bersusah payah dan mencoba melawan dan berlari menuju ke rumahnya. Sayangnya, para lebah malah semakin ganas dan memanggil para lebah lain yang ada di hutan. Akhirnya sang beruang tidak bisa menyelamatkan diri dan pasrah tubuhnya disengat oleh kawanan lebah. 

Pesan moral atau amanat yang dapat ambil di dalam cerita tersebut adalah kita tidak boleh bertindak tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu. Segala sesuatu harus dipikirkan terlebih dahulu, terlebih lagi apabila mengenai perasaan orang lain yang terganggu dengan sikap yang kita lakukan.

Bagaimana, menarik bukan, kisah fabel dongeng Beruang dan Lebah di atas? Semoga sekarang kamu sudah paham ya tentang pengertian dan contoh dari fabel dan semoga pembahasan diatas dapat bermanfaat untukmu!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Apa yang Dimaksud dengan Cerita Fabel? Pelajari di Sini!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]