Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Diferensiasi Sosial

3 min read

Diferensiasi Sosial
Diferensiasi Sosial dalam Masyarakat, Foto Oleh Tutorial Bahasa Inggris co id

Sobat studioliterasi, apakah kalian pernah mengamati ada berapa orang yang memiliki warna kulit dan jenis rambut berbeda di sekeliling kalian? Mungkin kalian pernah menemukan orang dengan kulit sawo matang serta berambut ikal, atau orang berkulit putih yang memiliki rambut lurus. Tahu kah kalian perbedaan warna kulit maupun jenis rambut merupakan salah satu contoh diferensiasi sosial?

Mengapa bisa begitu? Nah, untuk itu ayo kita bahas bersama materi sosiologi tentang diferensiasi sosial berikut!

Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial ialah proses pengelompokan masyarakat ke dalam struktur sosial secara horizontal. Pengelompokan secara horizontal tersebut berarti setara atau memiliki tingkatan yang sama. 

Dalam hal ini tidak ada kelompok masyarakat sosial tertentu yang menempati posisi sosial lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya ada di level yang sama.

Ciri-Ciri Diferensiasi Sosial

Terdapat 3 ciri-ciri diferensiasi sosial dalam masyarakat, diantaranya yaitu:

  1. Ciri Fisik

Penggolongan individu atau kelompok didasarkan pada perbedaan fisik yang biasanya berkaitan dengan ras seperti warna mata, warna kulit, bentuk rambut, bentuk hidung, postur tubuh dan lain-lain.

Setiap ciri fisik manusia memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing serta berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, kita tidak bisa menilai kalau ras tertentu lebih baik dibandingkan ras lain. 

  1. Ciri Sosial 

Penggolongan ciri sosial terjadi karena adanya status sosial yang berbeda-beda di masyarakat. Status sosial tersebut berhubungan dengan profesi, jabatan, pekerjaan, peranan dalam masyarakat, hingga kekuasaan. 

  1. Ciri Budaya

Penggolongan ini berdasarkan pada perbedaan pandangan hidup yang ada di masyarakat. 

Kita bisa melihat ciri kebudayaan melalui perbedaan adat istiadat, agama, kesenian, bahasa, norma, hingga pakaian.

Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial

Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial
Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial, Foto Oleh Npr org

Ada 6 bentuk diferensiasi sosial yang perlu kalian ketahui, yaitu:

  1. Ras

Melalui ras, manusia dalam populasi atau kelompok besar yang berbeda dikategorikan berdasarkan asal-usul geografis, ciri fenotipe, suku,dan ciri-ciri fisik. 

Terdapat 3 teori klasifikasi ras yaitu:

  • Teori Evolusi

Teori evolusi adalah teori oleh Charles Darwin di mana ia beranggapan bahwa seluruh manusia berasal dari satu keturunan.

Munculnya berbagai perbedaan disebabkan karena pesebaran serta perkembangan manusia. 

  • Teori Tiga Ras

Menurut teori ini, manusia dibagi menjadi 3 ras yakni:

  • Ras kaukasoid (kulit putih)
  • Ras mongoloid (kulit coklat dan kuning)
  • Ras negroid (kulit hitam)
  • Teori Ras Geografis

Berdasarkan teori geografis, manusia terbagi menjadi 9 ras antara lain:

  • Ras Asia
  • Ras Australia
  • Ras Afrika
  • Ras Eropa
  • Ras Indian-Amerika
  • Ras India
  • Ras Polinesia
  • Ras Melanesia 
  • Ras Mikronesia
  1. Suku

Ada banyak suku dan etnik di Indonesia. Contohnya saja suku Batak, suku Jawa, suku Sunda yang memiliki bahasa, adat istiadat serta kebudayaan yang berbeda.

Meskipun berbeda, ketiga suku tersebut tetap lah satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. 

  1. Agama 

Di Indonesia, ada 6 agama resmi yang diakui pemerintah seperti Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, hingga Konghucu. 

Melalui kepercayaan itu dapat  membentuk golongan umat. Kita bisa mengenali umat dengan agama tertentu melalui cara beribadah, cara berpakaian, dan lain-lain.

  1. Jenis Kelamin 

Jenis kelamin manusia memang ada dua yakni perempuan dan laki-laki. Keduanya tentu saja mempunyai ciri fisik berbeda. 

Meskipun demikian, antara perempuan maupun laki-laki posisinya setara atau horizontal baik itu dalam hal ekonomi, pendidikan, politik serta pekerjaan. 

  1. Klan 

Secara umum, klan merupakan kelompok tertentu di mana anggotanya mempunyai hubungan kekerabatan. Hal ini dapat diartikan bahwa anggota klan didasarkan pada garis keturunan. 

Contoh klan bisa kita lihat pada suku Batak yang menerapkan sistem marga seperti Sitompul, Sihombing, Nasution, Hutapea, Siregar, dan masih banyak lagi. 

  1. Profesi

Tiap profesi tentunya memiliki peranan berbeda di masyarakat. Selain itu profesi juga tidak bisa dibandingkan karena masing-masing membutuhkan keahlian khusus. 

Misalnya saja seorang dokter dan guru. Dokter berjasa di bidang kesehatan, sedangkan guru sangat berperan penting dalam dunia pendidikan.

Keduanya memang berbeda, namun sama-sama berjasa untuk kehidupan masyarakat. 

Jenis Diferensiasi Sosial

  1. Diferensiasi Tingkatan 

Diferensiasi tingkatan bisa dilihat pada kasus penyaluran barang atau jasa yang dibutuhkan ke suatu daerah.

Jarak serta akses yang sulit dapat menimbulkan perbedaan harga ketika barang atau jasa tersebut telah didistribusikan ke tujuan. 

Contoh yaitu harga BBM di Papua dan pulau Jawa berbeda karena untuk mendistribusikan BBM ke Papua membutuhkan proses lebih lama. 

  1. Diferensiasi Fungsional

Diferensiasi fungsional muncul akibat adanya perbedaan peran atau jabatan.Salah satunya terjadi di suatu lembaga sosial.

Di lembaga sosial tentu ada pembagian kerja berbeda-beda sesuai jabatan yang dipegang. . 

Pembagian kerja itu menyebabkan tiap orang harus melakukan kewajiban sesuai dengan fungsi serta tanggung jawab masing-masing. 

  1. Diferensiasi Adat

Diferensiasi adat timbul karena adanya perbedaan norma atau aturan di suatu daerah. Norma itu bertujuan untuk mengatur ketertiban masyarakat. 

Contohnya saja, di suatu negara membuang sampah sembarangan merupakan hal yang tidak beretika.

Sedangkan di negara lain membuang sampah tidak pada tempatnya merupakan hal biasa serta tidak perlu dipermasalahkan. 

Contoh Diferensiasi Sosial

Contoh Diferensiasi Sosial
Contoh Diferensiasi Sosial, Foto Oleh Guru Geografi id

Berikut adalah beberapa contoh diferensiasi sosial di masyarakat:

  1. Penduduk Indonesia memiliki warna kulit berbeda-beda. Ada yang berkulit sawo matang, putih, kuning langsat, dan lainnya.
  1. Pengelompokan penduduk Indonesia berdasarkan suku seperti Jawa, Betawi, Madura, Minangkabau, Batak, Biak, serta masih banyak lagi.
  1. Penggolongan dalam pekerjaan, contohnya direktur, manajer, hingga karyawan. 
  1. Orang-orang suku Batak yang dikategorikan sesuai marga masing-masing. Ada marga Sitompul, Sihombing, Simanjutak, Siregar, Sinaga, Nasution, atau lainnya. 
  1. Penggolongan pekerjaan berdasarkan jenis kelamin. Pekerjaan berat untuk aki-laki, sedangkan pekerjaan domestik dikerjakan perempuan. 

Nah, seperti itu lah kira-kira penjelasan tentang diferensiasi sosial. Kalian pasti sudah banyak menemukan sendiri contoh diferensiasi yang terjadi di sekeliling kalian.

Perbedaan itu memang nyata. Tapi,  jangan lupa kalau kita memiliki posisi setara sebagai makhluk ciptaan Tuhan. 

Baca juga: Kelompok Sosial

Last Updated on Januari 28, 2021

Tika Chandra Irawati
Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top