1. Kelas 8 IPS

Dinamika Konflik Sosial: Penyebab, Dampak & Penyelesaian

Dinamika konflik sosial terjadi karena beberapa faktor penyebab, seperti perbedaan cara pandang, kepentingan, ataupun pendirian. Apabila tidak segera diselesaikan, konflik sosial bisa berpotensi menjadi kekerasan sosial. Oleh karena itu, perlu beberapa langkah atau proses penyelesaian konflik yang masyarakat upayakan agar tidak menimbulkan dampak yang negatif. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, mari simak artikel kali ini hingga akhir, Kawan Literasi!

Apa itu Konflik Sosial? 

Sumber: freepik

Definisi konflik sosial menurut Soerjono Soekanto adalah proses sosial saat suatu individu atau sekelompok orang berusaha untuk mencapai suatu tujuan melalui jalan yang menentang pihak lawan, dengan disertai ancaman atau kekerasan. Dengan kata lain, konflik sosial merupakan pertentangan antaranggota masyarakat yang sifatnya menyeluruh. 

Kata konflik sendiri berasal dari kata ‘configere’ yang memiliki arti saling memukul. Konflik kerap berubah menjadi kekerasan apabila ada upaya pengelolaan konflik tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh pihak-pihak yang terlibat. 

Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial

Sumber: freepik

Konflik sosial dalam masyarakat bisa terjadi karena beberapa faktor, antara lain: 

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

1. Perbedaan Keyakinan atau Pendirian Individual

Penyebab pertama konflik sosial bisa terjadi yaitu karena adanya perbedaan perasaan, pendirian, atau pendapat yang masing-masing individu miliki. 

2. Perbedaan Kebudayaan di Masyarakat

Penyebab dinamika konflik sosial selanjutnya yaitu perbedaan kebudayaan, baik dari perilaku, tata sikap, dan lain sebagainya yang setiap daerah miliki. Apabila kesepakatan atau titik temu antarbudaya tidak ada, maka konflik bisa meluas. Hal ini karena perbedaan leatar belakang budaya juga turut membentuk pribadi-pribadi yang berbeda. Pemikiran serta pendirian yang setiap kelompok atau individu miliki inilah yang bisa memicu konflik hingga bahkan kekerasan sosial. 

3. Perbedaan Kepentingan Antarindividu atau Kelompok

Selain perbedaan budaya dan pemikiran, perbedaan kepentingan juga bisa memicu adanya konflik sosial. Sebab, kepentingan sifatnya esensial bagi keberlangsungan hidup suatu individu atau kelompok. Saat individu bisa memenuhi kepentingannya, Ia akan merasa puas. Namun, apabila keinginan atau kepentingannya tidak bisa Ia penuhi, maka hal itu bisa menjadi masalah baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya. 

4. Ketidaksiapan atas Perubahan Sosial 

Faktor terakhir yang menyebabkan konflik sosial yaitu ketidaksiapan atas cepatnya perubahan sosial yang ada di masyarakat. Perubahan atau revolusi biasanya berawal dari rentetan aksi demonstrasi yang sekelompok orang lakukan. 

Perubahan-perubahan yang terjadi mendadak dan cepat ini akan mengguncang masyarakat, bahkan berpotensi menimbulkan penolakan terhadap keseluruhan perubahan. Hal ini karena perubahan sosial bisa saja masyarakat anggap sebagai pengacau dari tatanan kehidupan yang sebelumnya mereka miliki. 

Dampak Terjadinya Konflik Sosial

Sumber: freepik

Lantas, apa saja dampak dari timbulnya konflik sosial? Tidak hanya dampak negatif yang bisa timbul, namun ada pula beberapa dampak positif yang bisa diambil. Berikut beberapa dampak negatif dan positifnya, yaitu: 

Dampak Negatif: 

  • Menyebabkan perpecahan.
  • Melumpuhkan perputaran ekonomi. 
  • Meningkatkan keresahan masyarakat.
  • Menyebabkan kerusakan sarana dan prasarana umum. 
  • Menghancurkan harta benda. 
  • Merusak struktur sosial 
  • Menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Dampak Positif: 

  • Munculnya norma-norma baru.
  • Meningkatnya solidaritas kelompok.
  • Meningkatnya resilience atau kekuatan pribadi untuk menghadapi situasi konflik. 
  • Memotivasi kesadaran kelompok yang berkonflik untuk berkompromi. 

Baca juga: Pengertian Interaksi Sosial, Syarat, Jenis, & Faktornya

Penyelesaian Konflik Sosial untuk Mencapai Integrasi Sosial

Sumber: freepik

Agar kehidupan masyarakat bisa kembali teratur, konflik hendaknya segera diselesaikan, supaya integrasi sosial bisa terwujud. Proses penyelesaian konflik juga disebut sebagai akomodasi. Akomodasi dapat masyarakat tempuh melalui berbagai cara, bergantung dari skala, tipe, serta dampak apa yang suatu konflik bisa hasilkan. 

Terdapat beberapa proses penyelesaian konflik yang bisa masyarakat tempuh, seperti: 

  • Koersi (penyelesaian dengan paksaan fisik atau psikologis)
  • Kompromi (mengurangi tuntutan agar penyelesaian bisa terjadi)
  • Arbitrase (adanya pihak ketiga yang formal untuk menyelesaikan masalah)
  • Mediasi (keterlibatan pihak ketiga yang netral dan tidak berwenang untuk mengambil keputusan)
  • Negosiasi (komunikasi dua arah untuk mendapat penyelesaian yang bisa semua pihak terima)
  • Konsiliasi (mempertemukan pihak yang bertikai untuk membentuk kesepakatan, lebih formal)
  • Rekonsiliasi (menyelesaikan konflik di masa lalu dan memperbarui hubungan yang lebih damai)
  • Transformasi konflik (mengatasi akar penyebab konflik)
  • Ajudikasi (penyelesaian konflik di pengadilan)
  • Stalemate (pertikaian berhenti dengan sendirinya)
  • Segregasi (setiap pihak saling menghindar untuk menurunkan ketegangan)
  • Eliminasi (salah satu pihak memutuskan untuk mengalah)
  • Subjugasi (pihak yang lebih dominan meminta pihak lain untuk memenuhi keinginannya)
  • Keputusan mayoritas (keputusan berdasarkan suara terbanyak)

Sebaliknya, integrasi sosial merupakan proses penyesuaian unsur yang berbeda dalam masyarakat agar menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur tersebut meliputi etnis, ras, agama, budaya, nilai, kepercayaan, agama, dan lain sebagainya. 

William F. Ogbum dan Meyer Nimkoff mengatakan bahwa ada tiga syarat agar integrasi sosial bisa terlaksana, meliputi: 

  • Terciptanya kesepakatan atau konsensus bersama terkait norma atau nilai. 
  • Perasaan saling mengisi kebutuhan antaranggota masyarakat. 
  • Nilai serta norma sosial yang ada berlaku cukup lama dan masyarakat saling menjalankannya dengan konsisten. 

Baca juga: 7 Faktor Penghambat Perubahan Sosial dan Dampaknya

Nah, itu tadi ulasan materi mengenai dinamika konflik sosial hingga proses akomodasinya agar integrasi sosial bisa masyarakat capai. Semoga bermanfaat untuk Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Dinamika Konflik Sosial: Penyebab, Dampak & Penyelesaian

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]