1. Kelas 9 IPA
  2. Tak Berkategori

Gaya Lorentz: Arti, Rumus, Penerapan, & Contoh Soalnya

Hai, sobat Stulit! Selamat datang di laman Studio Literasi! Di sini kamu bisa menemukan jawaban untuk setiap mata pelajaran yang belum kamu pahami. Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas materi Fisika untuk temen-temen kelas 12 SMA, nih.

Tahukah kamu, bahwa penamaan gaya Lorentz, diambil dari nama penemunya yang bernama Lorentz? Yap, sama seperti tokoh lainnya, mereka menamakan penemuannya dengan nama mereka sendiri. Seperti misalnya, Alessandro Volta si penemu baterai, ia menamai Volt sebagai satuan arus tegangan. Yuk, kita simak sama-sama materi gaya Lorentz satu ini.

Pengertian Gaya Lorentz

Hendrik Antoon Lorentz pertama kali menemukan gaya Lorentz pada tahun 1895. Gaya Lorentz adalah gaya yang terjadi akibat adanya arus listrik dalam suatu medan magnet. Kesimpulannya, gaya ini merupakan gabungan dari gaya elektrik dan gaya magnetik pada suatu medan elektromagnetik. 

Jika dipraktekkan, apabila suatu benda penghantar panas (konduktor), berada di dalam medan magnet dan dialiri oleh arus listrik, maka akan timbul suatu gaya yang mampu membuat benda tersebut bergerak. Untuk mempermudah dalam memahami gaya Lorentz, sobat Stulit bisa menggunakan kaidah tangan kanan

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

Rumus Gaya Lorentz

Sekarang kita masuk ke bagian yang kalian tunggu-tunggu, nih. Yuk, kita bahas rumus gaya Lorentz! 

1. Persamaan Gaya Lorentz

Rumus Gaya Lorentz (sumber: Pras Academy)
Rumus Gaya Lorentz (sumber: Pras Academy)

B = kuat medan magnet (T)

L = panjang kawat (m)

I = kuat arus listrik (A)

2. Rumus Pada Muatan Bergerak dari Medan Magnet

Rumus Pada Muatan Bergerak dari Medan Magnet
Rumus Pada Muatan Bergerak dari Medan Magnet

q = muatan listrik (satuan coloumb)

v = kecepatan gerak muatan (satuan m/s)

B = kuatan medan magnet (satuan T)

a = sudut yang dibentuk v dan b 

Jika dilihat dari rumus di atas, gaya Lorentz tidak hanya berlaku untuk kawat, namun juga muatan listrik yang bergerak. 

3. Rumus Pada Kawat dengan Arus Listrik

Rumus Pada Kawat dengan Arus Listrik
Rumus Pada Kawat dengan Arus Listrik

B = kuat medan magnet (T)

I = kuat arus pada kawat (A)

L = panjang kawat (m) 

a = sudut yang dibentuk oleh B dan L

4. Rumus Sejajar dengan Arus Listrik

Rumus Sejajar dengan Arus Listrik

Penerapan Gaya Lorentz 

Gaya Lorentz dapat sobat Stulit temukan di berbagai macam pengaplikasian elektronik, berikut ini adalah contoh-contoh benda yang menggunakan sistem gaya Lorentz. 

1. Motor Listrik

Motor Listrik Pada Mesin Pompa (sumber: Indonesia Tourism)
Motor Listrik Pada Mesin Pompa (sumber: Indonesia Tourism)

Penerapan gaya Lorentz yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah motor listrik. Eits, motor listrik dalam hal ini bukan hanya kendaraan motor ya, sobat Stulit, melainkan juga berupa pompa air listrik, mesin jahit listrik, dan alat pemotong listrik. 

Cara kerja motor listrik adalah ketika motor dihubungkan dengan sumber arus listirk, arus listrik akan mengalir dari sikat karbon menuju komutator. Kemudian arus listrik mengalir menuju kumparan sehingga mengalami gaya Lorentz. 

2. Kereta Magnetic Levitation

Kereta Magnetic Levitation (sumber: Liputan6)
Kereta Magnetic Levitation (sumber: Liputan6)

Kereta Magnetic Levitation atau yang biasa disebut Maglev, telah digunakan di Jepang dan Jerman sebagai sistem transportasi umum. Hal yang unik dari kereta ini adalah, dia mengambang 10mm di atas rel, dan didorong oleh magnet bermuatan listrik. 

Kereta ini disebut-sebut sebagai kereta ultra cepat karena kekuatan elektromagnet yang bergerak di atas udara, memiliki sedikit gesekan. 98% bahan penyusun rel terbuat dari magnet superkonduktor, sehingga kereta dapat menempel kuat dengan rel meskipun berjalan di atas kecepatan 500km/jam. 

3. Galvanometer

Galvanometer (sumber: Flipkart)
Galvanometer (sumber: Flipkart)

Selanjutnya yaitu galvanometer. Buat sobat Stulit yang belum tau apa itu galvanometer, alat ini berfungsi untuk mengukur keberadaan arus listrik di dalam suatu rangkaian listrik. Sistem kerja galvanometer sama seperti amperemeter, namun kepekaan pengukurannya lebih tinggi dibanding amperemeter. 

Galvanometer terbagi ke dalam 4 jenis, yaitu tangent yang masih sangat sederhana, lalu ada astatic yang memanfaatkan medan magnet bumi, kemudian ada mirror yang diciptakan dengan sensitivitas yang lebih tinggi, dan yang terakhir ada ballistic yang memiliki kemampuan membaca hasil pengukuran lebih baik dibanding ketiga jenis galvanometer sebelumnya. 

4. Relay

Relay (sumber: Lazada)
Relay (sumber: Lazada)

Buat sobat Stulit, mungkin kalian asing dengan nama relay, tapi kalian tahu nggak nih kalau relay itu adalah nama lain dari saklar, loh! Relay atau saklar berfungsi untuk memutus dan menyambungkan arus listrik dalam sebuah rangkaian. Selain untuk lampu dan alat listrik lainnya, kini relay sudah berkembang menjadi sistem keamanan. 

Cara kerja relay ini cukup rumit, ada empat komponen yang menyusun dan masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Di antaranya adalah lilitan kawat (coil), armature, switch contact point, dan spring. Kunci agar relay berfungsi ada pada lilitan kawat yang memiliki inti besi, yang bertugas mengendalikan arus listrik. 

Contoh Soal Gaya Lorentz dan Penjelasannya

Setelah membahas panjang lebar mengenai gaya Lorentz, sekarang kita masuk ke contoh soal, agar pemahaman sobat Stulit semakin mendalam ya. Yuk, kita simak bersama!

Soal

Sebuah kawat lurus panjangnya 20 cm, dialiri arus listrik 2 A, memotong medan magnet yang besarnya 200 T dan membentuk sudut 30 derajat terhadap baris medan magnet. Maka, gaya magnetik yang dihasilkan adalah…

Pembahasan 

Diketahui:  

l = 20 cm = 2.10-1m

i = 2 A

𑁜 = 30

B = 200 T

Ditanya: FL  = ?

Jawaban: 

FL = B . i . l . sin 𑁜

FL = 200 x 2 x 2.10-1 x 30

FL = 80 x 0,5 

FL = 40 N

Berikut tadi adalah penjelasan lengkap, serta contoh soal dari materi gaya Lorentz yang bisa sobat Stulit pelajari. Semoga bermanfaat, ya! Simak terus artikel-artikel pembahasan materi terlengkap untuk jenjang SD-SMP-SMA hingga Kuliah, mulai dari Matematika, Bahasa, IPS/IPA, Seni Budaya, dan Penjasorkes hanya di Studio Literasi.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Gaya Lorentz: Arti, Rumus, Penerapan, & Contoh Soalnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]