Sejarah Peringatan Hari Guru Sedunia

3 min read

hari guru sedunia
Hari Guru Sedunia, foto oleh Martintepa Com

UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) telah menetapkan tanggal 5 Oktober sebagai Hari Guru Sedunia sejak tahun 1994. Hari Guru Sedunia adalah hari peringatan yang bertujuan untuk memberikan dukungan dan meyakinkan para guru di seluruh dunia bahwa keberlangsungan generasi masa depan ada di tangan para guru.

Peringatan ini merupakan wujud rasa kepedulian, pemahaman, dan apresiasi untuk guru yang telah mengajarkan ilmu pendidikan dan membangun generasi.

Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Para Guru tanpa kenal lelah selalu mendidik murid-muridnya dan memberikan bekal untuk para generasi penerus bangsa.

Ibu/Bapak guru mengajarkan satu persatu ilmu pengetahuan kepada seluruh muridnya dengan penuh kesabaran. Mereka lah yang akan menuntun para murid untuk menentukan masa depannya. Untuk itu, dalam rangka menghormati jasa-jasa para guru, maka ditetapkanlah Hari Guru.

Perbedaan Hari Guru Sedunia dengan Hari Guru Nasional

Berbeda dengan peringatan Hari Guru Nasional yang diadakan tiap 25 November, peringatan Hari Guru Sedunia dirayakan setiap tanggal 5 Oktober.

Selain dari tanggal peringatannya, Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional juga berbeda dari segi tujuannya.

Peringatan Hari Guru Sedunia diadakan untuk memberikan dukungan dan meyakinkan guru-guru di seluruh bahwa kehidupan generasi pada masa depan ditentukan oleh guru.

Sedangkan Hari Guru Nasional diadakan untuk memperingati hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang pertama kali ditetapkan pada tahun 1994. 

UNESCO dan Education International (EI) mengkampanyekan agar dunia harus memberikan pemahaman yang lebih baik tentang guru. EI juga berpendapat bahwa Hari Guru Sedunia harus dikenal dan dirayakan di seluruh dunia dan prinsip-prinsip rekomendasi 1966 dan 1997 harus dipertimbagakan untuk diimplementasikan ke seluruh dunia. Hingga kini terdapat lebih dari 100 negara yang ikut merayakan Hari Guru Sedunia ini setiap tahunnya. 

Sejarah Hari Guru Sedunia

Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober, dan pertama kali diberlakukan pada tahun 1994. UNESCO menyatakan bahwa peringatan ini merupakan bentuk kepedulian, pemahaman, dan apresiasi atas peran guru dalam mengajarkan ilmu pengetahuan serta mendidik para generasi masa depan.

Peringatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan meyakinkan para guru bahwa keberlangsungan generasi di masa depan ditentukan oleh guru.

Selain untuk memperingati hari guru sedunia, pada 5 Oktober juga memperingati diadopsinya rekomendasi UNESCO/ILO mengenai status guru pada 1966.

Rekomendasi ini menetapkan tolak ukur mengenai hak-hak guru, penetapan standar internasional untuk pelatihan guru, rekrutmen, pekerjaan, dan kondisi belajar mengajar.

Sejarah Hari Guru Nasional

Pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) atau yang dulunya bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912 menjadi latar belakang dicetuskannya Hari Guru Nasional.

Pada tahun 1932 PGHB berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Hingga pada tahun 1942 Jepang datang ke Indonesia dan mulai menduduki Indonesia.

Jepang melarang penggunaan bahasa Belanda maupun Inggris. Kedatangan jepang juga mengakibatkan dilarangnya perkumpulan atau perserikatan, termasuk PGI.

Semangat guru-guru Indonesia tidak pernah pudar meskipun bekerja dibawah tekanan pemerintah jepang. 

Hingga akhirnya, setelah kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, diadakanlah Kongres I PGRI di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 24 dan 25 November 1945.

Dimana pada Kongres ini, disepakatilah berdirinya PGRI sebagai tempat persatuan dan kesatuan guru-guru di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para guru, maka pemerintah menetapkan hari lahir PGRI yaitu tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional,keputusan ini dimuat dalam Keputusan Presiden No. 8 Tahun 1994.

Ucapan/Kata Mutiara untuk Hari Guru

Berikut ini beberapa ide ucapan/kata mutiara dalam memperingati hari guru.

  1. Terima kasih guru atas bimbingan serta ilmu yang telah engkau berikan kepada semua muridmu. Selamat Hari Guru.
  2. Guruku, engkau bagaikan ibu dan bapak kedua bagi kami, menjadi orang tua tatkala kami nakal, menjadi sahabat tatkala kami kebingungan, menjadi pelita tatkala kami kegelapan. 
  3. Guru bagaikan lilin yang menghabiskan dirinya sendiri untuk menerangi kehidupan orang lain. Selamat Hari Guru.
  4. Guru bak cahaya abadi yang senantiasa menjadi penerang yang selalu menerangi dan tidak pernah redup. 
  5. Terima kasih guruku, kau telah mengajariku banyak hal dan menerangi setiap langkahku. Selamat Hari Guru.
  6. Guruku, darimu aku menemukan harapan, inspirasi, dan keikhlasan. Terima kasih telah membimbingku dengan penuh kesabaran.
  7. Dengan penuh kesabaran, kau jawab seluruh pertanyaan konyolku. Terima kasih guruku, untuk tak pernah lelah dan menyerah dalam membimbingku menemukan versi terbaik dari diriku. 
  8. Guruku, terima kasih atas dedikasimu untuk mencerdaskan bangsa. Akan ku ingat selalu semua perjuanganmu sebagai guru terbaik dalam hidupku.
  9. Guruku, kau tanamkan benih ilmu pengetahuan dalam diriku, hingga benih itu tumbuh dan menuntunku menemukan masa depanku.
  10. Tanpa menuntut tanda jasa, kau menuntun setiap langkahku. Tanpa pamrih, kau mendukungku untuk menghadapi dunia. Terima kasih guruku, jasamu akan selalu kukenang di tiap jejak langkahku.
  11. Pengabdianmu, perjuanganmu, dan keikhlasanmu mendidik putra putri bangsa bak pelita dalam kegelapan.
  12. Orang hebat dapat melahirkan beberapa karya bermutu, namun guru yang bermutu dapat melahirkan ribuan orang-orang hebat.
  13. Marahmu, sedihmu, bahagiamu, caramu memperlakuakn muridmu membuatku meneteskan air mata. Mengenang masa indah saat diriku masih kecil dan rapuh. Lalu, kau berikan paham-paham sebagaimana seorang manusia yang harus memperjuangkan hidupnya.
  14. Ku temukan bimbingan, persahabatan, disiplin, cinta, dan semuanya dalam satu orang. Dan orang itu adalah engkau, guruku.
  15. Kau memberi ku asa, namun ku patahkan. Kau memberiku kebahagiaan, namun ku hiraukan. Sebegitu besarkah kasih sayangmu padaku? Aku baru menyadarinya ketika aku mulai besar. Selamat hari guru.
  16. Pahlawan bukanlah orang yang harus selalu mengangkat pedang dan senjata untuk berjuang, namun orang yang dapat mengorbankan semua waktu, ilmu, dan tenaganya. Itulah yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa yang harus kita hormati.
  17. Guru terbaik adalah guru yang selalu mengajar dari hati bukan hanya dari buku-buku.
  18. Guru yang baik dapat menginspirasi, membangun imajinasi dan menanamkan cinta belajar. Selamat Hari Guru 2020.
  19. Cinta orang tua kepada anaknya tak terbatas, namun cinta seorang guru terhadap muridnya tak berujung.
  20. Tanpamu, kami akan tersesat. Terimakasih guruku, karena engkau membimbing kami,menginspirasi kami, dan menjadikan kami seperti sekarang ini. Happy Teacher’s Day.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jasa para guru yang telah membimbing kita sangatlah besar. Kita sebagai murid patutnya dapat menghormati dan berterima kasih terhadap para guru. Sekali lagi Studioliterasi mengucapkan Selamat Hari Guru Sedunia!

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top