Membaca sebenarnya bukan hal yang sulit, hanya saja sering kali terasa berat untuk memulai. Banyak ibu dan bapak yang ingin kembali akrab dengan buku, tetapi bingung harus mulai dari mana. Padahal, motivasi membaca bisa tumbuh secara alami jika buku yang dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan.
Di Studio Literasi, membaca tidak dipandang sebagai kewajiban, tetapi sebagai teman di sela kesibukan. Pelan-pelan, kebiasaan ini bisa menjadi momen berharga untuk diri sendiri.
Kenapa Membaca Terasa Berat di Awal?
Banyak orang merasa gagal menikmati membaca karena pernah dipaksa menyelesaikan buku yang terlalu berat. Akibatnya, minat perlahan menghilang. Padahal, motivasi membaca sering kali runtuh bukan karena malas, melainkan karena salah memilih buku pertama.
Oleh sebab itu, pendekatan yang lebih santai sangat dibutuhkan, terutama untuk pemula. Membaca seharusnya membuat tenang, bukan menambah beban pikiran.
Buku Favorit yang Cocok untuk Pemula Motivasi Membaca
Berikut ini jenis buku yang sering direkomendasikan di Studio Literasi karena mudah dicerna dan menyenangkan:
1. Buku Cerita Pendek & Kisah Inspiratif
Buku dengan cerita singkat membuat pembaca tidak tertekan untuk menyelesaikan banyak halaman. Tanpa disadari, motivasi membaca akan tumbuh karena rasa puas setelah satu cerita selesai.
2. Buku Parenting Ringan
Untuk ibu dan bapak, topik keluarga selalu relevan. Buku seperti ini biasanya ditulis dengan bahasa sederhana dan penuh contoh nyata. Membaca pun terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
3. Buku Refleksi Diri
Buku reflektif sering dibaca pelan-pelan, bahkan satu halaman per hari sudah cukup. Dari sinilah motivasi membaca bisa tetap terjaga karena tidak ada target yang memberatkan.
Cara Menjaga Semangat Motivasi Membaca Agar Tidak Padam
Agar kebiasaan membaca tetap hidup, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan:
- Sisihkan waktu 10 menit setiap hari
- Letakkan buku di tempat yang mudah terlihat
- Baca tanpa target halaman
- Diskusikan isi buku dengan keluarga
Dengan cara ini, motivasi membaca akan tumbuh secara alami, bukan karena paksaan. Di Studio Literasi, kebiasaan ini sering dibangun melalui komunitas yang saling menyemangati.

Motivasi Membaca : Ruang Aman untuk Kembali Mencintai Buku
Studio Literasi hadir sebagai ruang nyaman bagi siapa pun yang ingin memulai kembali kebiasaan membaca. Tidak ada aturan kaku, tidak ada penilaian, hanya proses belajar menikmati buku dengan cara masing-masing.
Melalui pendekatan humanis, motivasi membaca dibangun dari pengalaman, bukan teori. Membaca bukan soal cepat, tetapi soal konsisten.
Jika ibu dan bapak ingin kembali dekat dengan buku, mulailah hari ini. Satu halaman sudah cukup, karena dari situlah motivasi membaca akan terus bertumbuh.
