Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Gambar dan Ciri Jamur Zygomycota

3 min read

Gambar dan Ciri Jamur Zygomycota
Gambar dan Ciri Jamur Zygomycota, foto Oleh Materi Co Id

Selain Ascomycota, Deuteromycota dan Basidiomycota, materi biologi kelas 10 lainnya yang kamu pelajari adalah jamur Zygomycota. Nah, kali ini studioliterasi akan membahas materinya mulai dari ciri-ciri, struktur sampai contoh jamur Zygomycota dan peranannya dalam kehidupan.

Yuk, langsung kita simak penjelasannya. 

5 Divisi dari Kingdom Fungi

Secara morfologi struktur jamur menyerupai tumbuhan, namun tidak berklorofil sehingga tak bisa melakukan fotosintesis. Jamur disebut juga organisme heterotrof dengan sel yang mirip sel hewan.

Tetapi dari itu semua, jamur tidak masuk dalam golongan kingdom animalia ataupun plantae.

Karena keunikanya seperti tumbuhan dan sel hewan, dalam klasifikasi modern jamur  dikelompokkan ke dalam Kingdom Fungi.

Fungi mempunyai sel senositik, dinding selnya disusun oleh kitin atau polisakarida dengan spora sebagai alat perkembangbiakan.

Berdasarkan ciri reproduksinya, fungi diklasifikasikan menjadi lima divisi atau filum. Kelima filum tersebut ialah Chytridiomycota, Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota.

Jamur Zygomycota

Jamur  Zygomycota adalah salah satu filum dalam Kingdom Fungi. Filum ini mempunyai hifa senositik, tetapi tidak memiliki satu nukleus di tiap sel, melainkan multinukleus panjang berupa hifa haploid yang menyusun miseliumnya.

Pada umumnya  Zygomycota bersifat mikroskopik di mana tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Butuh alat bantu seperti mikroskop untuk melihatnya.

Jumlah  jamur Zygomycota diketahui mencapai 600 jenis. Semua filum  tersebut hanya mempunyai spora non motil atau aplanospora serta tidak menghasilkan zoospora.

Sementara untuk habitat, hampir semuanya hidup di darat. Biasanya mereka ditemukan di tanah lembab kaya bahan organik.

Sebagian filum Zygomycota ada yang hidup sebagai saprofit pada manusia, hewan, dan tumbuhan.

Ciri-ciri Zygomycota

Ciri-ciri jamur Zygomycota antara lain sebagai berikut.

  1. Hifa berupa senositik dan tidak bersekat
  2. Multiseluler atau tubuh bersel banyak
  3. Bersifat heterotrof karena tidak berklorofil
  4. Miseliumnya terbagi menjadi tiga yaitu rizoid, stolon, serta sporangiofor
  5. Tidak mempunyai tubuh buah
  6. Habitat hidup di tempat lembab
  7. Dinding selnya tersusun oleh zat kitin
  8. Tidak menghasilkan zoospora sehingga spora berupa sel-sel yang berdinding
  9.  Hasil reproduksi seksual berupa zigospora
  10. Menghasilkan spongarium sebagai hasil reproduksi aseksual

Reproduksi Zygomycota

Reproduksi Zygomycota
Reproduksi Zygomycota, foto Oleh Artikelsiana Com

Jamur Zygomycota dapat bereproduksi melalui dua cara baik itu secara seksual maupun aseksual.

Reproduksi seksual Zygomycota

Reproduksi seksual bisa terjadi ketika nutrisi berlimpah melalui proses konjugasi dua hifa dengan jenis kelamin berbeda. Untuk membedakannya, dua hifa tersebut diberi tanda positif (hifa “+”) dan negatif (hifa “-“).

Kedua hifa itu masing-masing ujung cabangnya membentuk gamet. Lalu terjadi peleburan antara dua gamet tadi yang selanjutnya menghasilkan zigospora. Zigospora ini kemudian berkecambah membentuk zigosporangium.

Di dalam zigosporangium akan berlangsung pembelahan meiosis dengan hasil berupa spora haploid. Selanjutnya jika spora sudah masak dan jatuh di tempat yang sesuai, maka spora tersebut akan berkecambah.

Reproduksi aseksual Zygomycota

Reproduksi aseksual dilakukan saat kondisi lingkungan dalam keadaan baik dan mendukung. Reproduksi ini terjadi melalui pembentukan spora aseksual oleh sporangium dari hifa haploid.

Sporangium matang akan pecah serta membebaskan ribuan spora aseksual. Kemudian di dalam sporangium berlangsung pembelahan mitosis yang menghasilkan sporangiospora dengan sifat genetis serta identik.

Struktur Tubuh Zygomycota

Struktur Zygomycota memiliki miselium dengan cabang banyak sekaligus tidak bersekat. Miseliumnya terdiri atas rizoid, stolon, serta sporangiofor.

Rizoid fungsinya seperti akar untuk menyerap makanan. Stolon membentuk anyaman di permukaan substrat. Sedangkan sporangiofor tumbuh tegak pada permukaan substrat. Di ujung atas sporangiofor terdapat sporangium penghasil spora.

Hifanya bersifat senositik dengan dinding sel mengandung kitin. Sementara itu untuk septa hanya ditemukan pada hifa bagian tubuh yang membentuk alat reproduksi.

Contoh Zygomycota dan Peranannya

Pernahkah kalian menemukan roti dengan kondisi basi dan di atasnya ada bercak hitam atau keabu-abuan? Jika pernah, bercak yang kalian lihat tersebut adalah jamur.

Contoh Zygomycota dan Peranannya

Roti basi disebabkan oleh Rhizopus stolonifer. Sementara itu bercak hitam di atas roti adalah sporangium dari jamur.

Contoh Zygomycota yang menguntungkan

Jamur  Zygomycota memang ada yang menguntungkan dan merugikan. Jenis Zygomycota menguntungkan sering kita jumpai pada makanan. Berikut contoh jamur Zygomycota yang menguntungkan.

1. Rhizopus oryzae

Jenis ini bisa ditemukan di ragi tempe serta berperan dalam proses pembuatan tempe maupun oncom. Selain itu Rhizopus oryzae juga dimanfaatkan untuk membuat  sake melalui fermentasi.

2. Mucor javanicus

Jamur Mucor javanicus digunakan saat proses produksi tape. Caranya adalah memfermentasi karbohidrat menjadi substrat sederhana berupa glukosa.

3. Rhizophus nigricans

Jika kalian ingin mempercepat proses pematangan buah, maka bisa memanfaatkan jamur ini. Rhizopus Nigricans menghasilkan asam fumarat sehingga mampu mematangkan buah dengan cepat.

Baca Juga: Gambar dan Ciri Jamur Ascomycota

4. Rhizopus oligosporus

Tidak hanya Rhizopus oryzae, Rhizopus oligosporus juga digunakan untuk membuat tempe melalui fermentasi kacang kedelai.

Contoh Zygomycota yang merugikan

Tidak hanya bermanfaat untuk makanan, beberapa anggota filum ini ada juga yang merugikan. Berikut contoh jamur Zygomycota yang merugikan. 

1. Mucor mucedo

Habitat hidup Mucor mucedo biasanya di sisa tumbuhan atau hewan dan bersifat saprofit dengan cara hidup menumpang pada sisa makhluk hidup lain. Mucor mucedo dapat ditemukan di kotoran hewan, roti busuk, serta sisa makanan.

2. Basidiobalus ranarum

Jamur ini bisa menyebabkan penyakit serta infeksi pada manusia.

3. Entomophtora muscae

Jenis tersebut merupakan parasit pada lalat.

Gambar Jamur Zycomycota

Rhizopus orizae pada tempe

Rhizopus orizae pada tempe
Gambar Rhizopus orizae, foto Oleh Artikelsiana Com

Mucor Mucedo pada kotoran hewan

Gambar Mucor Mucedo
Gambar Mucor Mucedo, foto Oleh Malekbio Blogspot Com

Jadi kawan-kawan, jamur Zygomycota adalah filum di kingdom Fungi. Ciri-ciri umumnya hifa berupa senositik, miseliumnya ada tiga yaitu rizoid, stolon dan sporangiofor, serta dapat ditemukan di tempat lembab.

Kita bisa menemukan contohnya pada roti basi, tempe, atau tape.

Bagaimana? Sudah paham, kan?

Semoga materi kali ini bermanfaat untuk kalian semua, ya! Jika ada pertanyaan, sampaikan di kolom komentar. 

Semangat belajar!

Last Updated on Desember 15, 2020

Tika Chandra Irawati
Tika Chandra Irawati Menulis untuk kesenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top