1. SD Bahasa Indonesia

Apa itu Kalimat Aktif? Kenali Unsur, Jenis, hingga Contohnya

Dalam Bahasa Indonesia, pola kalimat paling umum adalah S-P-O-K. Nah, pola tersebut adalah struktur dari kalimat aktif. Namun, tahukah kamu tidak semua kalimat aktif diikuti oleh objek? Kali ini, Studio Literasi akan membahas kalimat aktif lengkap dengan jenis serta contohnya. Simak artikel ini sampai akhir ya! 

Pengertian Kalimat Aktif 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat aktif merupakan kalimat yang subjeknya melakukan suatu perbuatan atau aktivitas. Aktivitas atau tindakan tersebut merupakan predikat dalam pola kalimat. Kalimat aktif juga terdiri dari beberapa jenis. Tapi, sebelum membahas lebih jauh tentang kalimat aktif, mari kita bahas terlebih dulu unsur-unsur dalam suatu kalimat. 

Unsur-Unsur Kalimat 

Sumber: tambahpinter

Seperti yang Kawan Literasi ketahui, pola umum sebuah kalimat adalah S-P-O-K, yang unsurnya yaitu Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan. Namun, ada juga unsur Pelengkap (Pel), biasanya ada pada kalimat aktif intransitif. Sudah tahukah kamu yang membedakannya dengan objek dan keterangan? Untuk itu simak pembahasan dari masing-masing unsur kalimat berikut ini. 

1. Subjek

Subjek merupakan pokok kalimat, karena menjadi salah satu komponen wajib dari sebuah klausa. Subjek bisa berupa nomina atau kata benda, ataupun klausa. Subjek dapat diketahui melalui kata tanya siapa atau apa. Jika subjeknya berupa orang, dapat dicari dengan kata tanya siapa, sedangkan jika berupa suatu benda tidak bernyawa, dapat dicari dengan kata tanya apa. 

Artikel Terkait

  • Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap!
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 4:19 am

    Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan berbagai macam suku, ras, agama dari Sabang sampai Merauke. Bangsa lain juga mengenal Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tak hanya itu, berbagai flora dan fauna endemik telah menjadi ciri khas dari wilayah tertentu, telah melengkapi kekayaan alam bangsa kita. Dari besarnya sebuah The post Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 3:19 am

    Halo kawan literasi, pernahkan kalian melihat burung yang terbang bebas di angkasa? Mengapa mereka bisa terbang tinggi bersama kawanannya? Apa mereka tidak takut kekurangan oksigen? Kira-kira apa ya yang mereka terbang tanpa khawatir? Ternyata di angkasa ada namanya. atmosfer. Atmosfer tersebut merupakan lapisan bagian paling bawah dari lapisan lainnya, sehingga burung-burung tersebut masih bisa terbang The post Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 2:46 am

    Beratus-ratus tahun yang lalu, Bangsa Eropa telah mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu dengan ditandai dengan kemunduran pada zaman abad pertengahan. Namun setelah itu, masuklah zaman di mana menjadi cikal bakal bersinarnya Eropa sampai sekarang. Kejayaan tersebut dikenal dengan zaman Aufklarung yang dimana banyak terjadi perubahan besar-besaran dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.  Hmm, kira-kira nih The post Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 19 Februari 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

Beberapa contoh subjek diantaranya ada pada kalimat berikut: 

  • Jakarta merupakan ibu kota negara Indonesia
  • Gunung Merapi terletak dekat dengan Gunung Merbabu. 
  • Gunung Krakatau yang meletus pada tahun 1825 tersebut kini kembali erupsi. 

Baca juga: Yuk, Kenali Unsur 5W 1H dalam Penulisan Teks Berita!

2. Predikat 

Predikat juga merupakan unsur utama sebuah klausa atau kalimat. Bentuk predikat bisa berupa kata kerja, kata sifat, ataupun kata benda dan kelompok katanya. Umumnya predikat terletak setelah Subjek. Predikat juga dapat dinegasikan dengan penambahan kata tidak atau bukan. 

Berikut adalah beberapa contoh predikat dalam kalimat: 

  • Bu Ina mengajar Seni Budaya. 
  • Lita sangat rajin ke perpustakaan. 
  • Ayahku bukan dokter gigi. 

3. Objek 

Objek adalah salah satu unsur kalimat yang keberadaannya tergantung pada predikat. Jika merupakan kata kerja transitif, maka diperlukan objek. Jika predikat tidak berupa verba transitif, objek tidak muncul pada kalimat itu. Objek juga tidak didahului kata depan atau preposisi seperti tentang, mengenai, atau daripada. Sebab, penambahan preposisi tersebut mengubah fungsi objek menjadi keterangan. Objek umumnya berupa kata benda atau frasa nominal. 

  • Ketua MPK melaksanakan pemilihan ketua OSIS.
  • Ibu berbelanja sayur
  • Saksi menyatakan bahwa semua pengakuan yang dibuatnya adalah yang sebagaimana terjadi

4. Pelengkap

Sama halnya seperti objek, pelengkap (Pel) merupakan unsur kalimat yang bergantung dengan predikat yang digunakan. Unsur pelengkap bisa berupa kata atau frasa benda (nomina), verba, dan adjektiva atau kata sifat. 

Berikut beberapa contohnya: 

  • Ia menghadiahiku novel.

Novel = Pelengkap berupa nomina

  • Ayah mengajari kakak menyetir mobil

menyetir mobil = Pelengkap berupa frasa verba

  • Saya menganggap guru itu sangat kreatif

Kreatif : Pelengkap berupa frasa adjektiva 

Baca juga: 7 Jenis-Jenis Dongeng, Ciri, Unsur, & Contohnya [MATERI LENGKAP]

5. Keterangan 

Keberadaan unsur keterangan pada kalimat adalah opsional atau tidak wajib. Keterangan bisa berupa frasa nominal, numeral, dan preposisional. Keterangan dapat menunjukkan waktu atau tempat. 

Inilah beberapa contoh keterangan dalam kalimat: 

  • Dia datang seorang diri
  • Olahraga sangat bermanfaat untuk kesehatan
  • Ayahku pernah bekerja di perusahaan properti
  • Ia sudah mampir kemarin

Ciri – Ciri Kalimat Aktif

Sumber: freepik

Setelah mengetahui pengertian dari kalimat aktif serta unsur kalimat, mari kita ulas ciri-cirinya. Berikut merupakan ciri dari kalimat aktif yang bisa kamu perhatikan: 

  • Unsur Subjek merupakan pelaku aktivitas atau kegiatan.
  • Unsur Predikat berupa kata kerja atau verba.
  • Memiliki pola umum Subjek – Predikat atau Subjek-Predikat-Objek.
  • Predikat sering memiliki imbuhan me- atau ber- di bagian awal.

Jenis Kalimat Aktif 

Sumber: freepik

Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, kalimat aktif terdiri dari beberapa jenis, yaitu kalimat transitif, intransitif, semitransitif, dan dwitransitif. 

1. Kalimat Aktif Transitif

Kalimat ini predikatnya membutuhkan objek. Objek memiliki kesamaan dengan pelengkap, yaitu sama-sama terletak setelah predikat. Objek pada kalimat transitif dapat menjadi subjek apabila kalimatnya diubah menjadi bentuk pasif. 

Struktur kalimat transitif yakni sebagai berikut: 

Subjek + Predikat + Objek

S              P              O

Contoh kalimat: 

  • Kakak membeli sepeda motor baru. 
  • Ibu membeli sayur dan lauk.
  • Dia membaca buku sejarah dunia. 
  • Adik sedang bermain bola.

Baca juga: Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung

2. Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif merupakan kalimat yang predikatnya tidak memerlukan objek serta pelengkap. Biasanya setelah predikat, kalimat ini langsung diikuti oleh kata atau frasa keterangan. 

Struktur kalimat intransitif yakni sebagai berikut: 

Subjek + Predikat + Keterangan

S              P              K

Contoh kalimat: 

  • Adik menangis semalam.
  • Ayah berangkat ke kantor setiap hari 
  • Ia sangat suka bertanya.
  • Nenek sedang tidur.

3. Kalimat Aktif Semitransitif

Predikat pada kalimat ini hanya memiliki pelengkap. Oleh karena itu, kalimat jenis semitransitif tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif sebab tidak ada objek. 

Struktur kalimat semitransitif yakni sebagai berikut: 

Subjek + Predikat + Pelengkap

S              P              Pel.

Contoh kalimat: 

  • Dia bekerja keras.
  • Shinta bersuara merdu. 
  • Ia berjalan sempoyongan. 
  • Aku menunggu hingga bosan. 

4. Kalimat Aktif Dwitransitif

Jenis kalimat dwitransitif memiliki objek serta pelengkap pada kalimatnya, sehingga dapat diubah menjadi kalimat pasif. 

Struktur kalimat dwitransitif yakni sebagai berikut: 

Subjek + Predikat + Objek + Pelengkap + Keterangan 

S              P           O             Pel.                     K

Contoh kalimat: 

  • Ibu membelikanku baju baru. 
  • Dia makan kue buatan ibu. 
  • Ibu menyiapkan kami bekal makanan. 
  • Rina meminjamkanku bukunya. 

Baca juga: Membaca Intensif

Nah, itu dia pembahasan tentang kalimat aktif Studio Literasi kali ini. Dengan membahas setiap unsur kalimat serta contohnya, semoga Kawan Literasi semua lebih paham, ya! 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Apa itu Kalimat Aktif? Kenali Unsur, Jenis, hingga Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Trending

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]
    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]