1. Kelas 7 Bahasa Indonesia

Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks, Apa Perbedaanya?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat terbagi menjadi kalimat tunggal dan majemuk, yang juga sering disebut kalimat simpleks dan kompleks. Lantas apa ciri dan perbedaannya? 

Kawan Literasi mungkin sudah mengetahui komponen kalimat paling umum dalam Bahasa Indonesia adalah S-P-O-K. Namun, dalam kalimat, terdapat istilah klausa, yang terdiri dari Subjek dan Predikat. Secara umum, jumlah klausa inilah yang membedakan antara kalimat simpleks dan kompleks. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan artikel Studio Literasi kali ini sampai habis, ya! 

Kalimat Simpleks

Sumber: rare gallery

Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya memiliki satu klausa dan sering disebut dengan kalimat tunggal. Satu klausa hanya memuat satu fungsi predikat. Biasanya kalimat simpleks memiliki satu peristiwa saja, serta tidak memiliki kata hubung atau konjungsi. 

Berikut adalah beberapa bentuk struktur kalimat simpleks: 

Artikel Terkait

  • Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap!
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 4:19 am

    Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan berbagai macam suku, ras, agama dari Sabang sampai Merauke. Bangsa lain juga mengenal Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tak hanya itu, berbagai flora dan fauna endemik telah menjadi ciri khas dari wilayah tertentu, telah melengkapi kekayaan alam bangsa kita. Dari besarnya sebuah The post Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 3:19 am

    Halo kawan literasi, pernahkan kalian melihat burung yang terbang bebas di angkasa? Mengapa mereka bisa terbang tinggi bersama kawanannya? Apa mereka tidak takut kekurangan oksigen? Kira-kira apa ya yang mereka terbang tanpa khawatir? Ternyata di angkasa ada namanya. atmosfer. Atmosfer tersebut merupakan lapisan bagian paling bawah dari lapisan lainnya, sehingga burung-burung tersebut masih bisa terbang The post Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 2:46 am

    Beratus-ratus tahun yang lalu, Bangsa Eropa telah mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu dengan ditandai dengan kemunduran pada zaman abad pertengahan. Namun setelah itu, masuklah zaman di mana menjadi cikal bakal bersinarnya Eropa sampai sekarang. Kejayaan tersebut dikenal dengan zaman Aufklarung yang dimana banyak terjadi perubahan besar-besaran dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.  Hmm, kira-kira nih The post Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 19 Februari 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Subjek Predikat

Ali tidur.

  • Subjek Predikat Objek

Ayah membaca koran

  • Subjek Predikat Pelengkap

Adik keluar rumah

  • Subjek Predikat Objek Pelengkap

Ibu mengajari adik membaca

  • Subjek Predikat Keterangan

Salma tidur tadi siang

  • Predikat

Pergi!

Jenis Kalimat Simpleks 

Kalimat simpleks dapat dibagi menjadi empat jenis berdasarkan jenis kata atau frasa predikatnya. 

1. Kalimat Simpleks Adjektival 

Kalimat simpleks adjektival merupakan kalimat yang memiliki predikat berupa kata sifat, seperti bersih, baik, atau indah.

Contoh:

  • Jawabannya sangat tepat. 
  • Rumah Ali luas.
  • Ruang kelas itu bersih. 

2. Kalimat Simpleks Nomina

Kalimat simpleks nomina memiliki predikat yang menggunakan kata benda, seperti guru, dokter, atau pilot. 

Contoh: 

  • Dia adalah mahasiswa universitas terbuka.
  • Ani merupakan seorang guru.
  • Ia adalah seorang pastor.

3. Kalimat Simpleks Preposisional 

Kalimat simpleks preposisional adalah kalimat yang memakai predikat dengan kata depan, seperti di-, ke-, dari, dan sebagainya. 

Contoh:

  • Ibu di dalam rumah.
  • Bukuku di atas meja.
  • Surat itu dari pihak sekolah.
  • Kakak ke rumah nenek.

4. Kalimat Simpleks Verbal

Kalimat simpleks verbal memiliki predikat yang menggunakan kata kerja, seperti berlari, menangis, berbicara, dan lain-lain. 

Contoh:

  • Adik sedang tidur.
  • Ayah membaca koran.
  • Ibu memasak ketupat.

5. Kalimat Simpleks Numeral 

Kalimat simpleks ini merupakan kalimat tunggal yang memakai kata bilangan sebagai predikatnya. 

Contoh:

  • Hewan kurban kali ini ada 20 ekor.
  • Kue ulang tahun kakak tinggal separuh.
  • Pembangunan gedung baru itu sudah berbulan-bulan.
  • Murid yang tidak membawa pakaian olahraga ada 5 orang.

Kalimat Kompleks

Sumber: cool wallpapers

Kalimat kompleks merupakan kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa dengan hubungan subordinatif. Kalimat kompleks juga kerap disebut sebagai kalimat majemuk bertingkat. Kalimat kompleks juga disebut dengan kalimat majemuk bertingkat, terdiri dari induk kalimat (klausa utama) dan anak kalimat (klausa subordinatif).

Klausa utama dapat berdiri sendiri sebagai kalimat, sedangkan klausa subordinatif tidak bisa berdiri sendiri. Kedua klausa ini biasanya dihubungkan dengan tanda koma ataupun kata hubung (konjungsi). Namun, terdapat dua jenis kalimat kompleks, yaitu kalimat kompleks parataktik dan hipotaktik, dilihat dari kesetaraan maknanya.

Jenis Kalimat Kompleks

1. Kalimat Kompleks Parataktik

Kalimat kompleks jenis ini merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih dengan hubungan yang setara. Makna hubungan yang setara yaitu salah satu dari kedua klausa dalam kalimat itu dapat berdiri sendiri. Konjungsi yang menandai kalimat kompleks ini adalah dan, atau, tetapi, serta, sedangkan, padahal, serta melainkan. 

Berikut adalah contoh kalimat kompleks parataktik:

  • Nabilah ingin menjadi seorang dokter, tetapi dia kurang menyukai pelajaran biologi. 

Klausa 1: Nabilah ingin menjadi seorang dokter

Klausa 2: Dia kurang menyukai pelajaran biologi

  • Salsa tetap masuk sekolah padahal Ia sedang sakit. 

Klausa 1: Salsa tetap masuk sekolah

Klausa 2: Ia sedang sakit

  • Sang kakak menyapu halaman dan si adik mencuci piring.

Klausa 1: Sang kakak menyapu halaman

Klausa 2: Si adik mencuci piring.

2. Kalimat Kompleks Hipotaktik

Kalimat kompleks hipotaktik merupakan kalimat dengan dua klausa yang maknanya tidak setara. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, juga disebut sebagai kalimat majemuk bertingkat. Satu klausa berfungsi sebagai klausa utama, sedangkan klausa lainnya menjadi anak kalimat. Klausa subordinatif atau anak kalimat merupakan perluasan dari kalimat utama. Kata hubung atau konjungsi kalimat ini adalah agar, walaupun, sehingga, maka, meskipun, tanpa, jika, bahwa, ketika, dan apabila.

Contoh kalimat kompleks hipotaktik adalah:

  • Pasien itu diperbolehkan pulang jika kondisinya sudah membaik. 

Klausa utama (induk kalimat): Pasien itu diperbolehkan pulang 

Klausa subordinatif (anak kalimat): Kondisinya sudah membaik.

  • Aku sedang menyetir ketika ibu menelpon. 

Klausa utama (induk kalimat): Aku sedang menyetir 

Klausa subordinatif (anak kalimat): Ibu menelpon. 

  • Salwa tetap masuk sekolah meskipun ia sedang kurang enak badan. 

Klausa utama (induk kalimat): Salwa tetap masuk sekolah

Klausa subordinatif (anak kalimat): Ia sedang kurang enak badan

Setelah membahas kalimat simpleks dan kompleks beserta contohnya, mari coba mengerjakan latihan soal di bawah ini!

Contoh Soal Kalimat Simpleks dan Kompleks

Sumber: wallpaperflare
  1. Korban gempa yang terluka sebanyak 20 orang

Kalimat tersebut merupakan jenis kalimat simpleks: 

  1. adjektiva
  2. nomina
  3. numeral 
  4. verbal
  1. Berikut yang merupakan kalimat kompleks adalah: 
  1. Ibu sedang makan
  2. Ayah membaca koran
  3. Buaya itu menerkam mangsanya dengan lahap.
  4. Ayah akan memberikan hadiah jika aku mendapat nilai yang baik.
  1. Berikut yang termasuk kalimat kompleks parataktik adalah:
  1. Dia ingin pergi berenang tetapi cuaca sedang hujan. 
  2. Ibu pergi ke pasar. 
  3. Ia tetap berolahraga walaupun kakinya terkilir. 
  4. Halaman rumah nenek sangat luas. 
  1. Kalimat yang termasuk kalimat kompleks hipotaktik yaitu: 
  1. Ia selalu minum vitamin agar tidak mudah sakit. 
  2. Kakak sedang menyapu halaman.
  3. Guru menuliskan soal di papan tulis. 
  4. Dia merupakan mahasiswa kedokteran. 
  1. Di bawah ini yang termasuk kalimat simpleks preposisional adalah: 
  1. Ibu tertidur pulas.
  2. Kakek ke luar negeri untuk melaksanakan pengobatan. 
  3. Aku membeli sepasang sepatu.
  4. Baju yang dia beli sangat bagus. 
  1. Manakah kalimat berikut ini yang merupakan kalimat simpleks verbal?
  2. Ibu ke pasar tadi pagi.
  3. Ayah di kantor hingga larut malam.
  4. Kania sedang mengajari adik membaca.
  5. Ia adalah seorang pilot.

Jawaban: 

  1. d
  2. a
  3. a
  4. b
  5. c

Baca juga: Kalimat Efektif: Ketahui Pengertian, Kriteria & Contohnya!

Itu dia pembahasan mengenai kalimat simpleks dan kompleks hingga contoh soalnya. Semoga menambah wawasan Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks, Apa Perbedaanya?

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Trending

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]
    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]