Lutfi Maulida Menulis adalah seni berbagi cerita

Kata Baku dan Tidak Baku

2 min read

Kata Baku dan Tidak Baku
Kata Baku dan Tidak Baku , foto oleh Anggazul Blogspot Com

Hai Kawan Literasi, mungkin di antara kalian masih ada yang belum bisa membedakan antara kata baku dan tidak baku, padahal ini sangat penting di kemudian hari loh! Untuk mempermudah pemahaman kalian, di bawah ini akan dijelaskan tentang penggunaan dan contoh kata baku dan tidak baku.

Pengertian Kata Baku

Kata baku atau yang disebut kata formal adalah kata kata yang sesuai dengan dengan kaidah atau pedoman bahasa Indonesia, baik dari segi aturan maupun ejaan. Kata ini telah terdaftar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Eksistensi kata ini dimaksudkan agar bahasa Indonesia dapat digunakan dalam ragam ilmiah atau pembelajaran bagi orang asing

Tahukah kalian bahwa KBBI telah mengalami pembaharuan setiap beberapa tahun sekali? Bahkan kini KBBI telah diperbarui sampai jilid V. Hal ini terjadi dikarenakan sifat bahasa yang dinamis, sehingga daftarnya juga perlu di-update.

Ciri-Ciri Kata Baku

Berdasarkan pengertian kata formal di atas, maka dapat disimpulkan ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

  1. Kata tidak dipengaruhi bahasa asing atau bahasa daerah
  2. Kata tidak terkontaminasi atau dengan kata lain tidak rancu
  3. Bentuk kata tetap dan tidak mudah berubah-ubah
  4. Kata menggunakan imbuhan secara eksplisit atau tersurat
  5. Kata digunakan pada acara formal atau resmi dan tidak pada percakapan kehidupan sehari-hari
  6. Kata tidak menggunakan majas pleonasme (menambahkan keterangan tambahan yang tidak diperlukan
  7. Memiliki arti yang pasti dan tidak membingungkan

Contoh Kalimat 

Contoh kalimat yang menggunakan kata formal adalah sebagai berikut.

  1. Saya mohon izin untuk tidak menghadiri rapat dikarenakan sedang berada di luar kota.
  2. Mahasiswa baru di Universitas Soekarno diberi tugas untuk membuat esai untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.
  3. Di daerah yang lokasinya terpencil terkadang sulit menemukan apotek yang menjual jenis obat-obatan secara lengkap.

Pengertian Kata Tidak Baku

Jika kata baku terdaftar di dalam KBBI, maka kata tidak baku adalah sebaliknya. Kata tidak baku lebih fleksibel sehingga digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kata ini tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman KBBI dan disebut juga dengan kata non formal.

Kata non formal terjadi dikarenakan perbedaan dialek masing-masing orang. Salah satu contohnya adalah kata antre yang tertulis di KBBI. Dalam kehidupan sehari-hari, orang cenderung menyebutnya dengan kata antri. Kurangnya pengetahuan terhadap ragam bahasa Indonesia menyebabkan terjadinya hal ini.

Bahasa Indonesia terbagi menjadi ragam tulis dan ragam lisan. Kata formal digunakan untuk ragam tulis, sementara ragam lisan digunakan untuk kata non formal. Sehingga tak heran jika banyak orang yang cenderung susah menulis karena harus menyesuaikan dengan kata-kata yang terdaftar dalam KBBI.

Ciri-Ciri Kata Tidak Baku

Kata non formal memiliki ciri-ciri diantaraya seperti di bawah ini.

  1. Digunakan pada percakapan sehari-hari
  2. Kata telah terkontaminasi dengan bahasa asing atau bahasa daerah
  3. Bentuk kata berubah-ubah
  4. Memiliki makna yang sama dengan kata formal meskipun pengucapannya berbeda

Contoh Kalimat

Beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata non formal adalah seperti berikut.

  1. Esok hari akan ada acara perpisahan di sekolah yang bakal dihadiri semua siswa dan wali murid.
  2. Penjual di Telaga Ngebel Ponorogo banyak yang menjual duren dan nanas goreng.
  3. Ayah udah hapal dengan kebiasaanku setiap hari.

Perbedaan Kata Baku dan Tidak Baku

Kata Baku dan Tidak Baku
Kata Baku dan Tidak Baku, foto oleh Materi Co Id

Kedua jenis kata ini memiliki perbedaan terkait fungsinya, di mana kata baku digunakan untuk kepentingan resmi seperti penulisan surat resmi, surat lamaran, karya tulis ilmiah, dan lain sebagainya. Sebaliknya kata tidak baku berfungsi untuk bahasa percakapan sehari-hari yang lebih santai dan non formal.

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Jika kalian sudah memiliki bayangan tentang kata formal dan non formal, maka di bawah ini merupakan daftar contoh kata-kata yang paling umum digunakan. 

Kata FormalKata Non Formal
abjadabjat
advokatadpokat
afdalafdol
aktifaktip
aktivitasaktifitas
ambeienambeyen
al quranalquran
andalhandal
apotekapotik
asasazas
astronautastronot
atletatlit
atmosferatmosfir
bautbaud
bateraibaterei
berpikirberfikir
besokesok
biosferbiosfir
bujetbudjet
busbis
cabaicabe
caderacidera
cendekiawancendikiawan
cengkeramcengkram
cenderamatacinderamata
daftardaptar
debiturdebitor
dekretdekrit
definisidifinisi
depotdepo
detaildetil
diagnosisdiagnosa
diesel disel
dipersilakandipersilahkan
diskotekdiskotik
drainasedrainage
dolardollar
durianduren
eksporeksport
ekstremekstrim
ekuivalenekwivalent
embushembus
esaiesei
faksimilefaksimil
februaripebruari
filmfilem
fisikphisik
fondasipondasi
formalformil
fotophoto
frekuensifrekwensi
gizigisi
gladigeladi
griyagria
gubukgubug
hafalhapal
hakhaq
hakikathakekat
hektarehektar
hierarkihirarki
hipotesishipotesat
ijazahijasah
ikhlasihlas
imbauhimbau
inderaindra
insafinsyaf
isaphisap
islamiahislamiyah
istriisteri
izinijin
jadwaljadual
jenazahjenasah
jenderaljendral
junioryunior
justrujusteru
kaidahkaedah
karierkarir
kategorikatagori
kedelaikedelei
koboikoboy
kompletkomplit
konferensikonperensi
kongreskonggres
konkretkonkrit
korsletingkonsleting
kreatifkreative
kreativitaskreatifitas
kualifikasikwalifikasi
kualitatifkwalitatif
kuantitatifkwantitatif
kualitaskwalitas
kuarsakwarsa
kuitansikwitansi
kiaikyai
lubanglobang
maafma’af
makhlukmahluk
manajemenmanagemen
manajermanager
mantramantera
mencolokmenyolok
menerjemahkanmenterjemahkan
mengesampingkanmenyampingkan
merekmerk
meteraimaterai
metodemetoda
mestimusti
museummusium
motifmotip
motivasimotifasi
nasihatnasehat
novembernopember
napasnafas
objekobyek
organisasiorganisir
orisinalorisinil
pahamfaham
pasporpasport
pikirfikir
praktikpraktek
produktivitasproduktifitas
provinsipropinsi
risikoresiko
rezekirejeki
sahsyah
saksamaseksama
sarafsyaraf
sekadarsekedar
sekretarissekertaris
semifinalsemi final
sepraiseprei
silakansilahkan
sistemsistim
subjeksubyek
suterasutra
syukursukur
tafsirtapsir
teladantauladan
tekniktehnik
tenteramtentram
trofitropi
teoretisteoritis
terampiltrampil
urgenurgent
ustazustad/ ustadz
utanghutang
varietasvaritas
vilavilla
wali kotawalikota
wujudujud
yudikatifjudikatip
yuridiksijuridiksi
zamzamzam-zam
zamanjaman
zonazone

Demikianlah ulasan tentang kata baku dan tidak baku lengkap dari pengertian, ciri, contoh, dan daftar kata katanya. Kalian harus bisa membedakan kapan menggunakan kata tersebut sesuai dengan fungsinya seperti yang sudah dijelaskan di atas, ya. Semoga artikel ini bermanfaat buat Kawan Literasi.

Baca Juga: Contoh Surat Resmi yang Benar

Last Updated on November 19, 2020

Lutfi Maulida
Lutfi Maulida Menulis adalah seni berbagi cerita

Teks Ulasan

Avatar Ayu Eviana
5 min read

Teks Berita

Avatar Lisa Novita Sari
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top