Keanekaragaman Hayati

2 min read

Keanekaragaman Hayati, Foto Oleh Rumus Hitung Com

Halo sahabat Studio Literasi! Selamat ya kalian sudah naik tingkat nih menjadi kelas 10. Di kelas 10 ini pasti ada banyak pelajaran yang harus kalian ikuti. Kali ini kita akan belajar tentang biologi. Materi yang dibahas adalah Keanekaragaman Hayati, sudah penasaran bukan dengan materi ini? Simak penjelasan keanekaragaman hayati hingga tingkatan keanekaragaman hayati dibawah ini.

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Di alam, banyak dijumpai keanekaragaman makhluk hidup atau hayati. Keanekaragaman ini disebut dengan biodiversitas adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan variasi jenis, gen, dan ekosistem suatu daerah. Keseluruhan variasi ini merupakan dasar kehidupan di bumi. Keanekaragaman perlu dilestarikan mengingat betapa pentingnya hayati bagi kehidupan. Tingginya tingkat keanekaragaman hayati, menjadikan banyak klasifikasi untuk makhluk hidup.

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman ini mencangkup beragam variasi bentuk, penampilan, dan sifat yang tampak pada tiap tingkatan, baik tingkatan gen, spesies, sampai ekosistem. Para ahli menyebutkan keanekaragaman tersebut menjadi tiga tingkatan, yaitu :

  1. Keanekaragaman Gen

Tingkatan keanekaragaman hayati ini disebabkan oleh susunan gen yang beragam. Gen (plasma nutfah) menentukan sifat keturunan yang ada dalam kromosom. Seluruh organisme di bumi memiliki kerangka dasar gen yang sama. Walaupun kerangka nya sama tetapi komposisi dan jumlah faktor dalam kerangka bisa berbeda. Perbedaan tersebut yang menyebabkan keanekaragaman gen. 

Apabila terjadi perkawinan antar individu yang berbeda, maka keturunan yang dihasilkan semakin bervariasi. Hal ini disebabkan oleh penggabungan gen saat persilangan, dan membuat keanekaragaman gen semakin tinggi. Keanekaragaman gen dalam satu spesies makhluk hidup yang menimbulkan variasi disebut varietas.

Contoh keanekaragaman tingkat gen adalah bunga mawar putih dengan bunga mawar merah, perbedaannya terletak pada warna. 

Dalam perkembangannya, tak hanya faktor gen yang mempengaruhi keanekaragaman. Ada juga faktor lain yaitu lingkungan. Sifat individu yang muncul merupakan perpaduan antara gen dengan lingkungan. meskipun ada dua individu yang memiliki gen sama, karakter atau sifat yang dimiliki belum tentu sama, karena faktor lingkungan juga mempengaruhi fenotipe (penampakan/bentuk).

  1. Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman jenis atau spesies bisa terjadi karena adanya pengaruh genetik dengan habitatnya. Bisa ditemukan pada suatu kelompok genus atau famili yang sama dan hidup di suatu tempat. Semakin jauh kelompok makhluk hidup tersebut dari manusia, semakin tinggi pula keanekaragamannya. 

Perbedaan antar spesies dalam satu famili terlihat mencolok, sehingga lebih mudah diamati dibandingkan perbedaan antar individu dalam satu jenis atau spesies. Contoh keanekaragaman hayati jenis ini bisa dilihat dari perbedaan pohon kelapa, pohon pinang, dan pohon aren. Ketiga pohon ini memiliki bentuk fisik yang mirip, namun karena perbedaan habitat, maka berbeda pula jenisnya. 

  1. Keanekaragaman Ekosistem

Ekosistem adalah hubungan atau interaksi timbal balik antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya, serta makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam suatu lingkungan dihuni oleh berbagai makhluk hidup yang sesuai, mereka hidup dan berinteraksi dengan lingkungan. Antara makhluk hidup dengan lingkungannya pasti terjadi interaksi. 

Perbedaan kondisi dari faktor abiotik pada suatu daerah menyebabkan faktor biotik yang bisa beradaptasi dengan lingkungan tersebut berbeda. Faktor abiotik adalah bagian dalam ekosistem yang tidak hidup, contohnya iklim, air, cahaya, tanah, dll. Sedangkan faktor biotik merupakan bagian dalam ekosistem yang berupa makhluk hidup, contohnya tumbuhan. Faktor abiotik dan biotik yang beragam menyebabkan perbedaan antar ekosistem satu dengan ekosistem lainnya. 

Terdapat banyak ekosistem di bumi ini, beberapa contohnya adalah ekosistem hutan, ekosistem padang rumput, ekosistem sawah, ekosistem laut, dan lain lain. Perbedaan komponen antar ekosistem inilah yang mengakibatkan terbentuknya keanekaragaman ekosistem di bumi. Antar komponen hidup secara damai tanpa saling mengganggu anggota lainnya. Apabila terjadi gangguan atau kepunahan, maka akan berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem tersebut 

Manfaat Keanekaragaman Hayati

Apa sih yang kita dapat jika mengetahui manfaat keragaman hayati? Kita dapat mengetahui manfaat setiap jenis organisme, memahami ciri dan sifat setiap organisme, memahami adanya hubungan saling ketergantungan antar organisme, serta memahami manfaat keanekaragaman hayati dalam kelangsungan hidup manusia, berikut kami jabarkan manfaat keanekaragaman hayati untuk manusia : 

  1. Sumber pangan

Manfaat keanekaragaman hayati adalah sebagai sumber pangan, karena setiap hari manusia membutuhkan energi yang berasal dari makanan dan minuman 

  1. Sumber sandang 

Manusia membutuhkan pakaian atau sandang untuk menutupi dan melindungi tubuhnya, pakaian adalah kebutuhan dasar bagi manusia. 

  1. Sumber papan

Manusia juga membutuhkan tempat tinggal untuk istirahat dan berteduh dari teriknya matahari serta dinginnya udara. 

  1. Sumber obat dan kosmetik

Beberapa tumbuhan bermanfaat sebagai obat herbal yang digunakan manusia untuk menjaga daya tahan tubuh serta mengobati dari berbagai penyakit. Kosmetik digunakan untuk merawat tubuh manusia. 

  1. Sumber keilmuan

Ketergantungan manusia terhadap hewan dan tumbuhan membuat mereka terus mengupayakan usaha pertanian, perkebunan, dan peternakan dari sumber hayati lainnya. 

Bagaimana teman-teman? Apakah kalian sudah jauh lebih paham mengenai keanekaragaman hayati? Semoga rangkuman materi ini membantu teman-teman untuk belajar! Cheers.

Baca Juga:
Perkecambahan
Ruang Lingkup Biologi
Bangun Ruang

Last Updated on Oktober 5, 2020

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top