1. Kelas 7 IPA

Lapisan Bumi

Bumi adalah planet ketiga di tata surya. Seperti atmosfer, bumi juga tersusun oleh beberapa lapisan. Ketebalan lapisan bumi masing-masing pun juga tidak sama. 

Berbeda dengan atmosfer yang tersusun oleh 5 bagian, lapisan bumi kita ini ada 3 loh teman-teman. Di mana salah satunya ternyata menjadi tempat tinggal kita.

Apa sajakah lapisan bumi? Lalu di lapisan bumi bagian mana manusia tinggal? Yuk, simak pembahasan artike berikut!

Daftar Isi

Artikel Terkait

  • Cause and Effect: Rumus, Fungsi, serta Contoh Kalimatnya
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on 19 September 2023 at 3:45 am

    Cause and effect merupakan salah satu jenis kalimat yang paling sering digunakan baik dalam teks maupun percakapan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk kita mengetahui cara menyusun kalimat ini dengan benar. Sebagian orang pun masih melakukan kesalahan dalam menyatakan sebab dan akibat dalam bahasa Inggris.  Misalnya, “Because sick, she can’t come to school.” Klausa pertama The post Cause and Effect: Rumus, Fungsi, serta Contoh Kalimatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap!
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on 18 September 2023 at 3:05 am

    Puisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu puisi lama dan puisi baru. Perbedaan yang signifikan diantara keduanya yaitu pada aturan penulisannya. Puisi lama biasanya lebih kaku karena adanya aturan seperti jumlah kata dan pengulangan kata. Setiap jenisnya pun memiliki ketentuannya sendiri. Kawan Literasi pasti sudah tidak asing dengan pantun atau syair. Pantun dan syair merupakan beberapa The post Jenis-Jenis Puisi Lama, Ciri-Ciri dan Contohnya, Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Kerajaan Kediri: Sejarah Kehidupan hingga Keruntuhannya
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on 17 September 2023 at 1:44 am

    Kerajaan Kediri dikenal dengan nama Kerajaan Panjalu. Kerajaan ini berdiri pada sekitar abad ke-12 tahun 1042-1222. Berada di tepi Sungai Brantas, Jawa Timur, dahulu kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno dengan corak Hindu. Bagaimana kehidupan masa kerajaan ini berdiri dan apa penyebab keruntuhannya? Simak artikel kali ini hingga selesai! Awalnya, kerajaan ini adalah hasil The post Kerajaan Kediri: Sejarah Kehidupan hingga Keruntuhannya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya
    by Andira Adi Fitria (Sma Studioliterasi) on 15 September 2023 at 9:53 am

    Sebagai makhluk sosial, manusia tentu melakukan interaksi sosial. Nah, untuk bisa hidup dengan teratur, perlu sistem yang dapat mengaturnya, yaitu lembaga sosial. Institusi seperti sekolah, perusahaan, bahkan keluarga pun merupakan bentuk dari lembaga sosial.  Menurut Koentjaraningrat, pengertian lembaga sosial adalah sistem tata kelakuan dan relasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kebutuhan hidup ini mencakup The post Lembaga Sosial: Jenis-Jenis, Ciri-Ciri, dan Fungsinya appeared first on Sma Studioliterasi.

Lapisan Penyusun Bumi

Lapisan bumi dibedakan menjadi dua, yaitu lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas terdiri atas kumpulan gas yang disebut atmosfer. 

Atmosfer terdiri atas 5 bagian diantaranya, Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, serta Eksosfer.

Sedangkan lapisan bawah strukturnya ada 3, yakni kerak, mantel, dan inti. Jika dianalogikan, susunan lapisan bumi seperti telur. Mulai dari kerak bagaikan cangkang, mantel ibarat putih telur, serta inti sebagai kuning telur.

Urutan Lapisan Bumi

Urutan Lapisan Bumi
Urutan Lapisan Bumi, Foto Oleh Bobo grid id

Berikut adalah urutan lapisan Bumi dari terluar hingga terdalam:

  1. Kerak Bumi (Crush)

Kerak bumi adalah lapisan terluar dengan ketebalan sekitar 5-70 km. Ketebalan tersebut menjadikan kerak sebagai lapisan paling tipis di mana hanya 0,7% dari massa bumi sendiri. 

Di bagian ini lah tempat seluruh makhluk hidup termasuk manusia tinggal. Selain itu, pergerakan aktivitas lempeng seperti gempa juga terjadi di sini.  

Struktur kerak terdiri atas 3 jenis batuan, yakni batuan beku, metamorf, serta sedimen.

Sementara itu, unsur-unsur kimia pembentuknya ialah magnesium, besi, natrium, silikon, kalsium, kalium, aluminium dan oksigen.

Besar suhu pada bagian ini mulai dari di bawah 0 ºC pada daerah kutub, sampai 1.100 ºC yang bisa kita temukan di perbatasan antara lapisan kerak serta mantel. 

Berdasarkan ketebalannya, lapisan kerak dibedakan menjadi 2 jenis, diantaranya kerak benua dan kerak samudera.

Kerak benua letaknya di daratan. Ketebalannya kurang lebih 30-70 km. Material penyusunnya berupa batuan granit sehingga membuat kerak ini sering disebut lapisan granitis. 

Sementara itu kerak samudera terletak di dasar laut. Ketebalan lapisan kira-kira 6-11 km. Kerak samudera disebut juga lapisan basaltis karena batuan yang menyusunnya adalah bebatuan basalt.

Tidak hanya itu, kerak bumi ternyata terpecah menjadi 7 lempeng besar serta ratusan lempeng kecil.

Lempeng besar tersebut antara lain lempeng Pasifik, lempeng Antartika, lempeng Amerika Utara dan Selatan, lempeng Afrika, lempeng Eurasia, serta terakhir lempeng Hindia-Australia. 

Kerak bumi juga merupakan tempat terjadinya tenaga endogen. Tenaga endogen ialah energi dari dalam bumi yang menyebabkan bentuk permukaan bumi tidak rata.  

Tenaga ini dapat terjadi melalui 3 cara, yakni vulkanisme, tektonisme, serta seisme. Contoh hasil tenaga endogen adalah terbentuknya benua-benua, pegunungan, serta bukit. 

  1. Mantel Bumi (Mantle)

Mantel bumi adalah lapisan paling tebal yaitu sekitar 2.900 km. Fungsinya ialah sebagai pelindung inti bumi bagian dalam. Suhu disini mencapai 3.000 ºC.

Material penyusunnya berupa batuan silikat yang memiliki kandungan besi, aluminium, kalium, silikon, oksigen, serta magnesium. 

Pada lapisan mantel ini lah terdapat magma yang akan dikeluarkan oleh gunung berapi aktif ketika meletus. 

Mantel bumi terbagi menjadi dua, yaitu mantel luar dan dalam. Mantel luar letaknya di kedalaman 410 km di bawah kerak.

Karena memiliki tekanan tinggi dan suhunya juga belum cukup panas untuk mencairkan batuan, bagian ini pun bersifat plastis hingga semiplastis. 

Sedangkan mantel dalam terletak di kedalaman 2.900 km. Sifatnya plastis sama seperti mantel luar. Suhu disini mencapai 3.000 ºK dan tersusun atas logam cair. 

  1. Inti Bumi (Core)

Diantara semua lapisan bumi, inti merupakan bagian paling dalam sekaligus menjadi pusat planet tempat kita tinggal.

Bentuknya seperti bola dengan kedalaman mencapai 5.200 km. Di sini lah tempat terjadinya aktivitas magnetik sekaligus gaya gravitasi.

Bahan penyusun inti bumi paling utama ialah besi dan nikel. Besar suhunya diperkirakan mencapai 3000-5000 ºK.

Lapisan inti terbagi menjadi 2, yaitu inti luar dan inti dalam. Inti luar memiliki ketebalan 2000 km dengan suhu sebesar 3.800 ºC. Strukturnya terdiri atas besi serta nikel yang sangat cair dan panas. 

Ketika planet ketiga di tata surya ini berotasi, inti luar berputar di atas inti sehingga menghasilkan medan magnet bumi yang tentunya bermanfaat bagi penghuninya.

Medan magnet tersebut berfungsi untuk melindungi bumi dari pancaran panas radiasi sinar ultraviolet matahari, serta menggerakkan kompas magnetik.

Sementara itu, inti dalam adalah pusat bumi terdalam sekaligus terpanas. Letaknya di kedalaman 5,200 km dari kerak dengan ketebalan 1.250 km. Suhu disini sangat ekstrem, yaitu mencapai 5.000 hingga 6.000 ºC. 

Bagian ini bersifat padat akibat dari tekanannya yang sangat kuat. Material penyusunnya berupa besi, sulfur, nikel, silikon, karbon, oksigen, dan potasium.

Jadi kawan-kawan, dapat disimpulkan bahwa lapisan bumi ada 3, yaitu mulai  dari kerak, mantel, sampai bagian terakhir berupa inti. 

Bagian kerak ada 2 macam, yaitu kerak benua dan kerak samudera. Untuk lapisan mantel ada dua jenis, yakni mantel luar serta mantel dalam. Begitu pula lapisan inti yang dibagi menjadi inti luar hingga inti dalam. 

Semangat belajar!

Baca juga : Lapisan Atmosfer

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Lapisan Bumi

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kawan Literasi pernah membaca sebuah karya tulis seperti skripsi atau laporan penelitian? Pada bagian depannya pasti kamu bisa menemukan “Kata Pengantar”. Kata pengantar ini secara umum berisi gambaran umum dan ucapan terima kasih penulis atas selesainya karya tersebut. Untuk mengetahui lebih jauh tentang penulisan kata pengantar, simak artikel Studio Literasi kali ini sampai habis, ya!  […]
    Huruf kapital biasanya digunakan pada kata di awal kalimat. Namun, jika Kawan Literasi menemui tulisan ‘soto Banjar’ dan ‘Soto Banjar’, manakah yang menurutmu tepat? Jawabannya adalah soto Banjar. Beberapa orang kerap salah menggunakan huruf kapital pada kata tertentu. Untuk tau lebih jauh tentang penggunaan huruf kapital yang benar, simak artikel kali ini hingga selesai, ya!  […]

    Trending

    Teks laporan percobaan merupakan salah satu jenis teks yang ada dalam materi Bahasa Indonesia. Teks ini berfungsi untuk melaporkan percobaan yang dilakukan oleh seorang penulis. Penulisannya tentu tidak boleh asal, sebab teks ini harus menyatakan fakta hasil dari percobaan dan disusun dengan sistematis. Untuk mengetahuinya lebih jauh, simak artikel berikut hingga akhir, Kawan Literasi! Apa […]
    Dalam suatu kalimat, terdapat tanda baca yang biasanya digunakan. Baik itu kalimat pernyataan, kalimat tanya, atau kalimat seruan. Masing-masing menggunakan tanda baca sesuai fungsinya. Contohnya, tanda titik (.) yang umumnya digunakan untuk mengakhiri suatu kalimat berita.  Fungsi tanda baca adalah memudahkan pembaca untuk memberi jeda, mengetahui struktur suatu kalimat, dan menentukan intonasi. Lalu, bagaimana fungsi […]
    Pencemaran tanah terjadi jika terdapat makhluk hidup, zat, maupun komponen lain ke dalam tanah hingga kualitas tanah menurun. Biasanya pencemaran tanah kerap terjadi akibat bahan kimia buatan manusia yang merubah lingkungan tanah. Apa saja sumber pencemaran tanah, dampak, dan cara menanganinya? Untuk mengetahuinya, simak artikel Studio Literasi kali ini hingga akhir, Kawan Literasi! Pencemaran Tanah […]
    Konjungsi lebih akrab disebut sebagai kata hubung. Konjungsi berfungsi menghubungkan dua klausa maupun frasa dalam sebuah kalimat agar saling berkesinambungan. Contoh paling umum yaitu dan, tetapi, maupun, sedangkan, dan lain sebagainya.  Namun tahukah Kawan Literasi jika konjungsi memiliki berbagai macam jenis dan penggunaannya yang berbeda? Simak artikel Studio Literasi kali ini hingga selesai untuk mengetahuinya […]