1. SD Bahasa Indonesia

Contoh Pantun Jenaka

Pantun Jenaka
Pantun Jenaka, Foto Oleh Itl Cat

Pernahkah kamu membaca pantun jenaka? Atau bahkan kamu sudah mahir menulisnya? Kalian pasti sudah tahu bahwa pantun jenaka adalah jenis pantun yang bermakna kelucuan.

Sesuai dengan namanya, jenis pantun ini memang memiliki tujuan untuk menghibur para pendengarnya, sehingga membuat suasana terasa riang dan menyenangkan. Intinya, tujuannya hanya untuk lucu-lucuan saja.

Namun, tidak semua lelucon yang lucu dapat kita kategorikan sebagai pantun jenis ini. Sesuai namanya, selain jenaka atau lucu, pantun dengan embel-embel jenaka juga harus memenuhi persyaratan dan ciri-ciri pantun.

Kamu tentu masih ingat, kan apa saja syarat pantun?

Yuk, kita refresh sebentar ingatan kamu.

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

Syarat dan ciri-ciri pantun

Persyaratan dan ciri-ciri utama dari sebuah pantun adalah rima, atau bisa juga disebut dengan sajak. Selain itu, sebuah pantun sudah pasti memiliki sampiran dan isi, begitu juga dengan jenis pantun yang sedang kita bahas saat ini.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang persyaratan dan ciri-cirinya.

  1. Sesuai dengan ciri-ciri pantun, pantun dengan embel-embel jenaka juga terdiri dari 4 baris, masing-masing baris berisi satu kalimat. Karena yang dibahas kali ini adalah pantun jenaka, maka setiap untaian kata yang terlampir haruslah lucu dan menghibur.
  1. Setiap untaian kata yang terdapat pada pantun haruslah singkat, namun tanpa melupakan isi yang ingin disampaikan melalui pantun tersebut. Suku kata pada setiap untaian kata berjumlah 8 sampai 12 buah.
  1. Hampir sama dengan ciri-ciri pantun pada umunya, pantun dengan embel-embel jenaka biasanya juga memiliki rima atau sajak yang berbunyi a-b-a-b atau a-a-a-a.
  1. Meskipun memiliki embel-embel jenaka, bagian sampiran dan isi pada sebuah pantun jenis ini haruslah jelas. Sampiran hanya digunakan sebagai pengantar dari isi yang memang berupa sebuah pesan yang ingin disampaikan.

Fungsi pantun jenaka

Sesuai dengan yang sebelumnya sudah dijelaskan, berikut penjelasan lengkap tentang fungsi pantun ini.

  1. Sebagai sarana hiburan untuk membuat suasana hati seseorang menjadi lebih baik.
  1. Sarana untuk membangun keakraban antara dua atau lebih orang maupun kelompok.
  1. Dapat digunakan sebagai media penyampaian pesan moral yang dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat luas.
  1. Untuk mencairkan suasana yang hambar saat berkumpul dengan orang-orang terdekat.

Contoh pantun jenaka

Agar teman-teman dapat lebih mudah dipahami, langsung liat beberapa contoh pantun jenaka dibawah ini.

Contoh Pantun Jenaka Tema Anak-Anak

Rima atau sajak a-b-a-b:

  • Jalan sore bareng najib

Pulangnya beli es ketan

Jangan main sampai maghrib

Kalau tidak mau ketemu setan

  • Anak kucing sedang bertengkar

Salah satu hampir roboh

Janganlah malas belajar

Kalau tidak mau jadi bodoh

Rima atau sajak a-a-a-a:

  • Ke jakarta naik kopaja

Demi bisa bertemu Luna Maya

Lebih baik berteman saja

Bertengkar tak ada guna

  • Keluar rumah siang hari

Rupanya lagi musim semi

Jangan kamu duduk sendiri

Main saja bersama kami

  • David beckham rambutnya klimis

Tapi sayang bau amis

Kalau mau jadi anak yang manis

Jangan terlalu sering menangis

Contoh Pantun Jenaka Tema Remaja

Rima atau sajak a-b-a-b:

  • Ikan hiu makan tomat

Ikan paus makan pepaya

Buat apa lulus cepat

Kalau masih nganggur juga

  • Ikan hiu makan kentang

Makannya di pinggir pantai

Gimana mau dapat uang

Kalau maunya cuman santai

  • Ke warung beli sembako

Bareng sama najwa shihab

Jangan coba ambil resiko

Kalau belum siap tangung jawab

Rima atau sajak a-a-a-a:

  • Ikan hiu makan kentang

Habis makan langsung pulang

Sudah jarang-jarang datang

Sekalinya datang malah ngutang

  • Air kecil seribu

Air besar dua ribu

Jangan pernah lawan ibu-ibu

Kalau tidak mau kena serbu

  • Siang-siang ketemu valak

sampai lari terbirit-birit

Sudah dapat kerjaan banyak

Tapi gaji masih dikit

Contoh Pantun Jenaka Tema Romantis

Rima atau sajak a-b-a-b:

  • Bude asih makan itik

Tiba-tiba lehernya kaku

Terimakasih cantik

Kamu sudah mewarnai hari-hariku

  • Limbad sudah jadi orang kaya

Hanya karena makan paku

Daripada sama dia

Mending kamu sama aku

  • Jauh-jauh ke Jakarta

Hanya untuk main kartu

Kalau kamu bertanya siapa yang aku cinta

Jawabannya sudah pasti kamu

Rima atau sajak a-a-a-a:

  • Ikan hiu makan tahu

Sambil minum jus jambu

Janganlah kau jauh dariku

Nanti aku cari yang baru

  • Satu tambah satu sama dengan dua

Satu tambah dua sama dengan tiga

Meskipun aku suka Pevita

Tapi hanya kamu yang aku cinta

Sebenarnya, pantun dapat dikatakan jenaka atau tidak hampir sama dengan lelucon dapat dikatakan lucu atau tidak.

Jika ada orang terjatuh terlihat lucu di mata teman-teman, belum di mata orang lain hal itu juga akan terlihat lucu.

Begitu juga dengan pantun yang membawa embel-embel jenaka, meskipun teman-teman menganggap sebuah pantun adalah pantun jenaka, belum tentu orang lain memiliki anggapan yang sama dengan yang teman-teman punya.

Oleh karena itu, sebuah pantun dapat dikatakan jenaka atau tidak tergantung dengan bagaimana presfektif lucu atau jenaka dari sang pendengar.

Baik, mungkin cukup sekian dulu penjelasan dan contoh pantun jenaka dari studioliterasi kali ini. kira-kira, enaknya habis ini bahas apa ya? kalau ada yang punya saran, langsung aja tulis di kolom komen ya!.

Baca Juga: Contoh Teks Anekdot

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Contoh Pantun Jenaka

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]