Ayu Eviana Tidak pernah berhenti belajar.

Pasar Oligopoli

4 min read

Pasar Oligopoli
Pasar Oligopoli, Foto oleh Sleekr HR

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali menemui produk dari pasar persaingan oligopoli. Ada banyak contoh yang bisa kita ambil. Untuk lebih jelasnya lagi, kita pelajari materi tentang pasar ini dengan baik. Materi yang telah kami rangkum meliputi pengertian, struktur, ciri, karakteristik, faktor terbentuknya, macam-macam, kelebihan dan kekurangan, kurva, dan contohnya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak materi yang telah kami sajikan berikut ini !  

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran yang terdapat beberapa penjual atau produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar. Pasar/industri oligopoli merupakan pasar/industri yang hanya terdiri atas sedikit (beberapa) perusahaan. Pasar ini dapat dikategorikan sejumlah paling sedikit yaitu dengan dua penjual sampai dengan sepuluh penjual.

Pasar persaingan oligopoli termasuk jenis pasar persaingan yang tidak sempurna. Dikatakan sebagai pasar persaingan tidak sempurna karena jumlah produsen dan pedagang tidak sebanding dengan jumlah pembeli atau konsumen. Untuk mempertahankan usaha ini, aktivitas pemasaran dan promosi produk harus terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan karena untuk mencegah berpindahnya konsumen ke produk yang lain yang bisa mengakibatkan omset penjualan menurun.

Tujuan

Tujuan dari pasar/ industri oligopoli yaitu agar konsumen dapat memilih produk sesuai dengan keinginannya. Karena hal inilah yang membuat peningkatan kesadaran produsen untuk memuaskan kebutuhan konsumen. Perusahaan terus melakukan inovasi dan pengembangan produk agar lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kepuasan konsumen.

Struktur Pasar Oligopoli

Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa struktur pasar dapat dilihat dari ukuran distribusi pasar. Ukuran distribusi pasar/industri tersebut terdiri dari pangsa pasar dan konsentrasi pasar, ukuran jumlah maupun skala penjual dan pembeli, ada atau tidaknya hambatan masuk ke pasar (barrier to entry) dan elemen-elemen lainnya.

Struktur pasar/industri oligopoli adalah pasar/industri yang terdiri dari hanya sedikit perusahaan atau produsen yang menghasilkan seluruh atau sebagian besar total output di pasar. Oligopoli adalah struktur pasar yang industrinya didominasi oleh sejumlah kecil perusahaan yang saling bersaing. Setiap perusahaan memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi harga pasar. Pada umumnya dalam pasar oligopoli terdapat beberapa perusahaan besar yang memiliki pangsa pasar (market share) 70 sampai 80 persen dan terdapat pula beberapa perusahaan dengan pangsa pasar yang kecil.

Ciri-ciri Pasar Oligopoli 

Adapun ciri pasar oligopoli adalah sebagai berikut :

  1. Terdapat beberapa penjual atau perusahaan yang menguasai pasar
  2. Barang yang diperjualbelikan dapat homogeni, dapat pula berbeda corak, namun memenuhi standar tertentu
  3. Terdapat halangan masuk yang kuat bagi perusahaan di luar untuk masuk ke dalam pasar
  4. Suatu diantara oligopoli merupakan market leader, yaitu penjual dengan pangsa pasar terbesar.

Karakteristik Pasar Oligopoli

Karakteristik yang dimiliki pasar ini adalah sebagai berikut :

  1. Antara satu produsen dengan produsen lainnya saling tergantung
  2. Konsumen kurang memiliki pilihan
  3. Hanya ada beberapa produsen yang membuat produk
  4. Pasar tidak begitu luas
  5. Produknya dapat homogeni atau terdiferensiasi. Contohnya : industri mobil, industri baja, pipa paralon, seng, kertas, dll.

Faktor Terbentuknya 

Faktor yang menyebabkan terbentuknya pasar/industri oligopoli adalah adanya efisiensi skala besar yang menyebabkan hambatan yang tinggi bagi pesaing baru untuk masuk dan kompleksitas manajemen karena adanya persaingan berbentuk harga maupun non harga. 

Keseimbangannya terjadi apabila laba maksimum tercapai. Harga dalam pasar ini bersifat kaku. Dalam Oligopolis, pengambilan keputusan berdasarkan pesimis. Permintaan sangat elastis bila harga dinaikkan dan inelastis apabila harga diturunkan. 

Dalam perekonomian yang sudah maju, pasar ini banyak dijumpai karena didukung oleh teknologi yang sangat modern. Beberapa faktor yang dapat menimbulkan terbentuknya sistem pasar/ industri oligopoli adalah sebagai berikut:

  • Skala Ekonomis. Dalam membangun suatu industri di dalam sistem pasar  membutuhkan dana yang cukup besar dengan sumber daya yang besar pula. Contoh industri yang berada dalam sistem pasar ini adalah pasar otomotif. Pada industri otomotif ini, produksi akan mencapai skala ekonomis bila jumlah produk yang dihasilkan sangat besar.
  • Kompleksitas Manajemen. Dalam struktur industri oligopoli ditandai dengan adanya kompetisi harga dan non harga. Perusahaan harus cermat dalam memperhitungkan setiap keputusan agar tidak merugikan dari perusahaan pesaing. Pada pasar ini, selain harus memiliki modal cukup besar, perusahaan juga dituntut untuk memiliki kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industri dengan persaingan kompleks.

Macam-macam

Adapun macam oligopoli adalah sebagai berikut : 

  • Oligopoli murni (pure oligopoly) yaitu oligopoli yang ditandai dengan beberapa perusahaan yang menjual produk homogen atau dengan kata lain barang yang dijual belikan bersifat identik. contohnya adalah semen, air mineral, dll.
  • Oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoli) yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat dibedakan. contohnya adalah laptop, sepeda motor, mobil, sabun, dll.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

Kelebihan :

  1. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
  2. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
  3. Karena adanya persaingan, penjual lebih memperhatikan kepuasan konsumen.
  4. Adanya penerapan teknologi baru.
  5. Konsumen mendapatkan mutu produk dan pelayanan yang baik.
  6. Konsumen mendapatkan harga yang stabil, walaupun berubah akan cenderung mengalami penurunan.

 Kekurangan :

  1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
  2. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa menimbulkan inflasi
  3. Adanya pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolies karena semangat bersaing kurang
  4. Menimbulkan eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli.
  5. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
  6. Bisa berkembang ke arah monopoli
  7. Perusahaan sering beroperasi tidak efisien.
  8. Sering menimbulkan ketidakadilan.

Karena adanya dampak negatif dari oligopoli, maka campur tangan pemerintah tetap diperlukan. Wujud campur tangan pemerintah pada pasar ini bisa dengan cara sebagai berikut :

  1. Mempermudah kemungkinan masuknya perusahaan/produsen baru ke dalam pasar sehingga akan meningkatkan tingkat persaingan.
  2. Mengeluarkan peraturan-peraturan seperti melarang terjadinya kerjasama antar perusahaan yang berada dalam pasar oligopoli, misal dengan peraturan/undang-undang anti collusive/kartel/trust.

Kurva Pasar Oligopoli

Kurva permintaan pada pasar ini berbentuk patah ke dalam (kinked demand curve).

Gambar Curva Patah ke Dalam Foto oleh Studioliterasi

Jika satu perusahaan menurunkan harga, maka perusahaan yang lain juga akan menurunkan harga lebih rendah lagi untuk mempertahankan konsumennya sehingga kurva permintaannya akan sangat inelastis dibawahnya. Sebaliknya, jika ada perusahaan yang menaikkan harga, maka perusahaan lain tidak akan menaikkan harga sedikit saja sehingga kurva permintaannya berbentuk elastis bagian atas.

Contoh Pasar Oligopoli

Setelah mempelajari dari berbagai penjelasan materi diatas, kami akan berikan beberapa contoh pasar oligopoli di Indonesia, berikut diantaranya :

  • Pasar Semen.

Contoh : Holcim, Semen Gresik, Semen Tiga Roda, dan lain-lain.

pasar semen
Pasar Semen, Foto oleh Ekonomibisnis com
  • Pasar Laptop 

Contoh : Asus, Acer, Lenovo, Dell, Samsung, HP, dan lain-lain.

pasar laptop
Pasar laptop, Foto oleh beritagar
  • Pasar Sabun Mandi 

Contoh : Lifebuoy, Giv, Dettol, Nuvo, Lux, Dove, Citra, dan lain-lain.

pasar sabun
Pasar Sabun, Foto oleh My-best id
  • Pasar Shampo 

Contoh : Pantene, Zinc, Clear, Sunsilk, Head & Shoulders, Emeron, dan lain-lain.

pasar shampo
Pasar shampo, Foto oleh Beautynesia
  • Pasar Air Mineral 

Contoh : Aqua, Club, Le Minerale, Cheers, Flow, dan lain-lain.

pasar air mineral
Pasar Air mineral, Foto oleh Tokopedia
  • Pasar Mobil 

Contoh : Toyota, Honda, Daihatsu, Nissan, dan lain-lain.

pasar mobil
Pasar Mobil, Foto oleh nzz ch
  • Jasa Penerbangan 

Contoh : Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, Aviastar, Batik Air, dan lain-lain.

jasa penerbangan
Jasa penerbangan, Foto oleh Okezone Ekonomi
  • Jasa Sambungan Seluler 

Contoh : Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Smartfren, tree, dan lain-lain.

jasa sambungan seluler
Jasa sambungan seluler, Foto oleh Flickr
  • dan masih banyak lainnya.

Nah, itulah penjelasan dari materi beserta contoh pasar/industri oligopoli yang ada di Indonesia. Semoga dapat bermanfaat.

Materi lainnya tentang Ekonomi :

Last Updated on September 19, 2020

Avatar
Ayu Eviana Tidak pernah berhenti belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top