Lisa Novita Sari Suka menulis dan berbagi pengetahuan

Pembangunan Ekonomi

4 min read

Pembangunan Gedung pada Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi, Foto Oleh LIPI Media

Pembangunan ekonomi banyak disalahartikan dengan pertumbuhan ekonomi. Padahal keduanya merupakan dua disiplin yang berbeda. Kali ini Studio Literasi akan membahas secara lengkap mengenai pembangunan ekonomi, mulai dari pengertian, ciri, tujuan, komponen, indikator, dampak positif & negatif, manfaat serta perbedaannya dengan pertumbuhan ekonomi.

Pengertian

Pembangunan ekonomi (economic development) merupakan serangkaian proses ekonomi yang bertujuan untuk menaikkan pendapatan perkapita penduduk suatu negara dalam kurun waktu jangka panjang. Atau dalam penjelasan pendeknya ialah sekumpulan proses dalam usaha untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi negara.

Pembangunan ekonomi diikuti dengan pergeseran fundamental struktur ekonomi dan pemerataan pendapatan penduduk suatu negara. Selain itu juga fokus pada manfaatnya untuk memberikan perubahan dalam masyarakat, baik dari sisi teknologi, pola pikir, maupun kelembagaan.

Ciri-ciri Pembangunan Ekonomi

Setidaknya ada dua ciri-ciri pembangunan ekonomi, yaitu sebagai berikut.

  1. Adanya kenaikan GNP (Gross National Product) serta angka pendapatan perkapita yang diikuti dengan pemerataan
  2. Terjadinya perubahan struktur ekonomi

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi merujuk pada adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat suatu negara. Oleh karena itu, tujuannya di antaranya sebagai berikut.

  1. Menciptakan lapangan kerja baru untuk mengurangi pengangguran sehingga angka kemiskinan menurun
  2. Menaikkan kualitas hidup masyarakat, dengan memudahkan akses kesehatan dan pendidikan
  3. Meningkatkan dan menyetarakan taraf hidup penduduk
  4. Mengurangi kesenjangan sosial
  5. Menaikkan kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan dalam bermasyarakat

Faktor yang Mempengaruhi

Pembangunan ekonomi dikatakan sukses apabila masyarakatnya dapat mencapai kemakmuran. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, yaitu sebagai berikut.

  1. Ketersediaan Sumber Daya Alam

Pembangunan perekonomian mustahil dilakukan tanpa adanya ketersediaan SDA. Melimpahnya SDA akan mengurangi pengeluaran produksi karena negara tidak perlu melakukan impor.

  1. Kualitas Sumber Daya Manusia

Penggerak dari seluruh kegiatan ekonomi adalah SDM. Dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten dan ahli di bidangnya agar segala jenis proses dalam kegiatan pembangunan perekonomian dapat berjalan lancar dan sesuai target.

  1. IPTEK

Ilmu pengetahuan dan teknologi berperan untuk memudahkan tugas SDM agar makin efektif dan efisien. Dengan demikian, pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih ringan dan cepat.

  1. Kondisi Sosial dan Budaya

Kondisi sosial budaya juga turut berpengaruh di sinii. Pembangunan ekonomi yang dilakukan dengan didukung oleh masyarakat yang punya jiwa sosial tinggi jelas akan lebih cepat tercapai daripada pembangunan yang dilakukan di lingkungan masyarakat dengan jiwa sosial rendah.

  1. Kondisi Politik

Kondisi politik bisa saja menjadi lawan bagi pembangunan ekonomi. Politik bisa mempengaruhi kebijakan pasar. Perekonomian suatu negara akan berjalan dengan efektif apabila kondisi politiknya stabil.

  1. Sistem Pemerintahan

Sistem pemerintahan yang dijalankan suatu negara juga memengaruhi keberhasilan pembangunan ekonominya. Skema yang dijalankan mesti juga mempertimbangkan sistem pemerintahan suatu negara.

Sebagai contoh, Indonesia menganut sistem pemerintahan demokrasi harus menyesuaikan skema yang sesuai dengan asas demokrasi, yaitu memberi kebebasan namun tetap diawasi oleh pemerintah.

  1. Sarana dan Prasarana

Sarana prasarana yang memadai dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan maksimal. Sebab apabila sarana prasarana negara kurang mendukung, pembangunan akan terhambat dan bukan tidak mungkin akan timbul rentetan permasalahan-permasalahan.

Komponen Pembangunan Ekonomi

Secara umum, ada tiga komponen pembangunan yang harus dipenuhi yaitu sebagai berikut.

1. Pembangunan sebagai bagian dari suatu proses

Pembangunan merupakan bagian dari proses, artinya dalam melaksanakan hal ini perlu tahapan-tahapan yang harus dijalani oleh negara. Tahapan tersebut termasuk keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan penduduk.

2. Pembangunan berorientasi untuk meningkatkan pendapatan

Misi utamanya adalah meningkatkan pendapatan perkapita. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang sinergis antara pemerintah, masyarakat dan elemen-elemen negara lainnya untuk saling berpartisipasi melakukan perbaikan ekonomi.

3. Peningkatan pendapatan jangka panjang

Suatu negara bisa dikatakan telah melalui proses peningkatan ekonomi apabila pendapatan perkapitanya mengalami peningkatan dalam kurun waktu tertentu.

Pembangunan ekonomi seharusnya dapat menunjukkan perubahan yang signifikan tiap tahunnya. Meski pada periode tertentu mengalami kekacauan misalnya karena bencana alam, poin pentingnya adalah adanya peningkatan pendapatan perkapita tiap tahunnya.

Indikator Pembangunan

Tolok ukur pembangunan ekonomi didasarkan pada indikator-indikator yang harus terpenuhi supaya bisa dipakai sebagai acuan bahwa negara itu sedang melalui proses pembangunan perekonomian. Indikator-indikator itu di antaranya sebagai berikut.

  1. Urbanisasi

Adanya perpindahan penduduk dari desa menuju ke kota menandakan bahwa ada jaminan kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik di kota. Ini merupakan indikasi pertama keberhasilan suatu pembangunan perekonomian.

  1. Pendapatan perkapita

Indikator yang kedua yaitu adanya peningkatan besaran pendapatan perkapita dari tahun ke tahun. Semakin tinggi nilai pendapatan perkapita, menjadi indikasi bahwa stabilitas ekonomi negara telah membaik.

  1. Struktur ekonomi

Struktur ekonomi suatu negara akan ikut berkembang sejalan dengan pelaksanaan pembangunan ekonominya.

  1. Pendidikan

Apabila tingkat pendidikan warga negara tinggi maka pembangunan ekonominya akan berjalan dengan makin baik. Makin baik kualitas SDM, maka pembangunan perekonomiannya akan makin mudah karena pos-pos telah dikelola oleh orang yang berkompeten di bidangnya.

  1. Kesehatan

Kesehatan juga berperan dalam menentukan indikator pembangunan perekonomian. Hal ini berkaitan dengan akses kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat dan tersedianya sarana prasarana kesehatan yang memadai. Dengan demikian, taraf hidup masyarakat akan meningkat.

Dampak Positif

Ada banyak dampak positif pembangunan perekonomian yang bisa dinikmati suatu negara. Jika prosesnya berhasil, setidaknya dampak positif yang dapat dirasakan antara lain sebagai berikut.

  1. Kegiatan perekonomian berjalan lancar sehingga laju pertumbuhan ekonomi akan makin cepat
  2. Terciptanya lapangan kerja baru sehingga angka pengangguran menurun
  3. Lapangan kerja baru akan berdampak langsung terhadap pendapatan nasional
  4. Perubahan struktur ekonomi dari agraris menjadi industri membuat struktur ekonomi negara akan makin beragam dan dinamis
  5. Kompetensi kualitas SDM akan membuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi makin pesat
  6. Keberagaman aktivitas ekonomi dari berbagai negara

Dampak Negatif

Meski tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, tapi pembangunan perekonomian ternyata juga memiliki dampak negatif. Berikut beberapa contoh dampak negatifnya.

  1. Kerusakan lingkungan hidup akibat perencanaan pembangunan yang kurang matang
  2. Lahan pertanian makin sempit karena banyak didirikan perusahaan industri
  3. Habitat alami baik hayati maupun hewani terancam makin sempit atau bahkan hilang sama sekali
  4. Pencemaran air, udara dan tanah sebagai konsekuensi ketidakdisiplinan manusia

Manfaat Pembangunan Ekonomi

Manfaat pembangunan ekonomi sifatnya luas dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Berikut beberapa manfaatnya.

  1. Menciptakan lapangan kerja
  2. Meningkatkan pendapatan nasional negara
  3. Melancarkan aktivitas perekonomian nasional
  4. Berkembangnya teknologi
  5. Menurunkan angka pengangguran
  6. Menyejahterakan kehidupan masyarakat
  7. Perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan
  8. Meningkatnya tenaga ahli dan skill yang dimiliki
  9. Meningkatkan jumlah investor baik lokal maupun asing untuk menanam modal
  10. Meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat untuk berkembang
  11. Memiliki penghasilan memadai
  12. Memberdayakan kekayaan negara dengan lebih optimal
  13. Meningkatkan pendapatan perkapita
  14. Terjadinya pembangunan di segala bidang
  15. Terciptanya kenyamanan negara

Contoh

Pembangunan ekonomi menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk di dalamnya adalah perbaikan fasilitas-fasilitas umum. Berikut merupakan contohnya.

  1. Pembangunan jalan rusak
  2. Sanitasi yang baik
  3. Menciptakan lapangan kerja yang baru dan banyak
  4. Penyediaan sarana prasarana komunikasi
  5. Penyuluhan sumber daya manusia
  6. Fasilitas layanan kesehatan yang memadai
  7. Penghijauan

Perbedaan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi memiliki konsep yang sempit. Pertumbuhan ekonomi hanya menyangkut nilai-nilai berhubungan dengan keuangan. Misalnya, inflasi, saham, harga, dan lain-lain.

Sementara pembangunan ekonomi punya cakupan yang lebih luas, yaitu meliputi nilai normatif yang ada pada diri seseorang, menyangkut kehidupan seseorang sehari-hari. Pembangunan ini termasuk proses untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pertumbuhan ekonomi yakni angka kenaikan nilai pasar barang dan jasa, disesuaikan dengan inflasi yang dihasilkan oleh ekonomi dari waktu ke waktu.

Indikator perbedaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa dilihat dari 4 hal, yaitu sebagai berikut.

  1. Kenaikan PDB (Produk Domestik Bruto)

Indikator pertama yang membedakan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi adalah angka Produk Domestik Bruto. Pertumbuhan ekonomi tidak menekankan pada PDB, sedangkan pembangunan ekonomi fokus pada berapa kenaikan PDB.

  1. PDB dan Jumlah Penduduk

Karena pembangunan ekonomi erat kaitannya dengan angka inflasi, itulah yang menyebabkan hal ini selalu memerhatikan persentase kenaikan PDB dengan kenaikan jumlah penduduknya. Sementara pertumbuhan ekonomi adalah kebalikannya, tidak memerhatikan persentase tersebut.

  1. PDB dan Kemajuan IPTEK

Pernah melihat proyek pembangunan seperti ini? Kira-kira ini apa sih?

LRT
LRT, Foto oleh Wikimedia Org

Gambar di atas adalah proyek pembangunan alat transportasi massal di Jakarta, yaitu LRT (Light Rail Transit). Kalau contoh kasus seperti di atas, termasuk pembangunan atau pertumbuhan ekonomi, ya?

Yap. Proyek pembangunan LRT termasuk dalam pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi selalu memperhatikan kemajuan IPTEK. Berbeda dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak memperhatikan IPTEK dan hanya fokus pada perolehan angka dari waktu ke waktu.

Baca juga : Bentuk – bentuk Pasar

  1. PDB dan Kesejahteraan Rakyat

Pembangunan ekonomi selalu melihat apakah kenaikan PDB juga dibarengi dengan kenaikan kesejahteraan rakyat atau tidak. Sementara pertumbuhan ekonomi tidak memerhatikan hubungan kedua indikator tadi.

Masih ingat proyek pembangunan LRT di indikator sebelumnya? Nah, jika proyek pembangunan LRT termasuk contoh pembangunan ekonomi, lantas bagaimana dengan penentuan harga tiket LRT? Kira-kira penentuan harga LRT termasuk contoh pembangunan atau pertumbuhan ekonomi?

Penentuan harga tiket LRT termasuk dalam pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Hal ini disebabkan karena dalam mematok harga tiket, pengelola harus memperhitungkan pula berapa angka inflasi agar mereka tak merugi. Oleh karena itu, penentuan harga tiket LRT termasuk dalam contoh pertumbuhan ekonomi.

Dari penjelasan tentang perbedaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di atas dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi fokus pada indikator yang bersifat angka pasti, seperti harga, saham, inflasi, dan lain-lain. Sementara pembangunan ekonomi meliputi indikator-indikator yang lebih abstrak dan luas, seperti tingkat kesejahteraan masyarakat, dan lain-lain.

Last Updated on September 24, 2020

Avatar
Lisa Novita Sari Suka menulis dan berbagi pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top