1. Kuliah & Umum

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Tujuan dan Manfaatnya

Kawan Literasi pasti pernah mendengar istilah Pendidikan Anak Usia Dini atau sering disebut dengan PAUD, bukan? Kira-kira apa yang ada di benak kalian saat mendengar kata PAUD? Apakah sama dengan playgroup dan taman kanak-kanak? Nyatanya, jenjang pendidikan anak usia dini tidak sebatas itu, lho. Oleh karena itu, simak artikel kali ini hingga akhir untuk lebih memahami tentang PAUD, ya!

Konsep Pendidikan Anak Usia Dini

Sumber: freepik

Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 Pasal 1 Butir 14, Pendidikan Anak Usia Dini merupakan upaya pembinaan untuk anak sejak lahir hingga usia 6 tahun untuk memberi stimulasi pendidikan untuk membantu pertumbuhan serta perkembangan jasmani dan rohani agar anak lebih siap untuk memasuki tingkat pendidikan lebih lanjut. 

Umumnya, bentuk penyelenggaraan pendidikan anak usia dini menekankan pada pertumbuhan dan perkembangan fisik (motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, kecerdasan emosi dan spiritual, kreativitas), bahasa dan komunikasi hingga sosio emosional yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Berikut adalah aspek-aspek perkembangan yang tercantum pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 146 Tahun 2014: 

  • Nilai agama dan moral 
  • Kognitif
  • Bahasa
  • Fisik-motorik 
  • Sosial emosional 
  • Seni

Di Indonesia sendiri, ada beberapa satuan jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) yang terdiri dari: 

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Taman Kanak-Kanak (TK) atau Preschool/Kindergarten : anak usia 4 tahun, sebelum masuk ke jenjang Sekolah Dasar (SD) 
  • Kelompok Bermain (KB atau Playgroups) : anak usia 3-5 tahun 
  • Taman Penitipan Anak (TPA): anak usia 2 bulan – 4 tahun 
  • Keluarga Penitipan Anak (Family Child Care): anak usia 2 bulan – 2 tahun 
  • Satuan PAUD Sejenis (SPS)
  • Raudhatul Athfal (RA)
  • Taman Seminari
  • Dll.

Baca juga: 50 Ucapan Hari Guru Nasional

Apa Manfaat dan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini? 

Secara umum, anak sangat perlu dibekali dengan Pendidikan Usia Dini untuk mendukung proses transisi mereka ke jenjang sekolah yang tingkatannya lebih tinggi. Selain itu, pendidikan usia dini juga dapat membantu mengasah kemampuan sosialisasi anak, berteman, mengembangkan kemandirian, hingga membangun rutinitas. Simak manfaat lainnya berikut ini!

1. Membiasakan Diri dengan Kegiatan Belajar

Sumber: freepik

Dengan mengenalkan anak pada pendidikan usia dini, anak-anak dapat terbantu untuk belajar dengan antusias dan efektif, menstimulasi rasa keingintahuannya, dan mendapatkan pemahaman dari pengalaman pendidikan awal yang baik kualitasnya. 

Sebab, pada Pendidikan Anak Usia Dini, anak akan memiliki lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan, dimana anak didorong untuk terus eksplor, meninjau, merefleksikan dan mengembangkan kemampuannya untuk mengatasi suatu masalah. 

2. Mengembangkan Kemampuan Sosialisasi dan Regulasi Emosi

Sumber: freepik

Manfaat selanjutnya dari pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi anak dengan berinteraksi dengan orang lain. Hal ini tentu akan memberi efek yang positif terhadap hidup anak. 

Self-awareness atau pemahaman tentang diri mereka serta posisinya dalam kelompok masyarakat akan terbentuk ketika pikiran, ide, hingga pertanyaan anak-anak didengarkan, diakui, dan dihargai. 

3. Belajar Bekerja Sama sebagai Tim

Sumber: freepik

Anak-anak secara umum masih kesulitan untuk memahami konsep bergiliran, berbagi, berkolaborasi, dan bekerja sama. Namun, jika dibimbing dengan baik dan disertai dengan pendidikan yang berkualitas, anak-anak bisa mempelajari konsep-konsep tersebut dengan baik. 

Dengan berbagai kegiatan yang memfasilitasi kolaborasi sosial dan bekerja sama dalam kelompok, anak – anak bisa memiliki fondasi yang kuat untuk belajar pentingnya bekerja sama. 

4. Memperkenalkan Anak dengan Rasa Hormat dan Toleransi

Sumber: freepik

Menanamkan anak-anak sejak dini dengan rasa toleransi dan menghormati orang lain sangatlah penting. Dukungan dari pendidikan anak yang baik bisa membuat anak perlahan memahami arti sopan santun, toleransi, serta menghargai orang lain bahkan jika memiliki perbedaan atau tidak menyukai yang orang lain lakukan atau katakan. Selain itu, anak-anak bisa belajar menghormati lingkungan sekitar mereka dan berempati kepada orang lain.

Baca juga: Pengertian Toleransi, Arti, dan Contohnya dalam Kehidupan

5. Melatih Kemandirian dan Membangun Rutinitas Baru

Sumber: freepik

Rutinitas atau kegiatan yang anak lakukan di rumah dan di sekolah tentu akan berbeda. Dengan mempelajari rutinitas yang berbeda ini, anak- anak dapat lebih mudah beradaptasi dengan peraturan baru yang Ia jumpai. 

Selain itu, saat bersekolah, anak-anak akan menghabiskan waktu hanya dengan guru serta teman, tanpa kehadiran orang tua atau anggota keluarga lain di sampingnya. Dengan itu, anak akan belajar untuk menjadi lebih mandiri serta lebih percaya diri untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. 

6. Mengembangkan Daya Tahan serta Kesabaran

Sumber: freepik

Dengan pikiran anak yang sangat aktif dan energik, anak-anak tentu selalu ingin mencoba hal yang beragam. Namun, sering kali anak akan mengalami banyak hal yang tidak Ia duga sebab tidak semuanya akan berjalan sesuai keinginan mereka. 

Contohnya, ketika mereka mengalami kekalahan saat bermain dengan teman, tidak diikutsertakan dalam suatu aktivitas, merasakan kecewa atas hasil atau situasi di mana mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pengalaman- pengalaman inilah yang perlu anak rasakan secara langsung agar mereka belajar mengelola emosi, kemudian belajar untuk bersabar dan memiliki daya tahan yang lebih baik untuk menghadapi situasi yang tidak terduga. 

Baca juga: Proses Dinamika Budaya Modern dan Ciri Masyarakat Modern

Nah, itulah konsep dasar tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) beserta manfaatnya yang sangat penting dan beragam. Semoga artikel kali ini menambah wawasan Kawan Literasi semua, ya!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Tujuan dan Manfaatnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]