1. Tak Berkategori

Mengenal Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Frasa ragam hias memang sudah tidak asing lagi di telinga. Apalagi, ragam hias kini dapat dengan mudah ditemui pada berbagai peralatan yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Termasuk dalam bahan tekstil dan pakaian yang kita gunakan. Sebenarnya, apa fungsi penerapan ragam hias pada bahan tekstil? Simak penjelasannya pada artikel berikut. 

Fungsi Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Penerapan ragam hias pada bahan tekstil bukanlah tanpa alasan. Ragam hias sejatinya merupakan bentuk-bentuk dasar hiasan yang disusun berulang menurut pola tertentu. Ragam hias diterapkan pada bahan tekstil untuk memperindah atau menambah estetika pada bahan tekstil yang nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan. Selain itu, fungsi lainnya adalah:

  1. Dari segi ekonomis, bahan tekstil yang telah diberi sentuhan ragam hias yang unik, apalagi dengan tingkat kesulitan yang tinggi akan memiliki harga jual lebih tinggi.
  2. Menarik konsumen untuk membeli bahan tekstil sehingga meningkatkan penjualan.
  3. Turut melestarikan dan mewariskan budaya-budaya kedaerahan yang perlahan-lahan mulai dilupakan dan hilang eksistensinya.

Mengenal Bahan Pewarna Tekstil

Penting untuk mengetahui apa itu pengertian tekstil sebelum menyelam lebih jauh tentang penerapan ragam hias pada bahan tekstil. Tekstil merupakan suatu bahan dari serat-serat tertentu yang kemudian diolah sedemikian rupa dengan berbagai teknik hingga menjadi benang, lalu menjadi kain. 

Tak sembarang pewarna bisa diaplikasikan pada bahan tekstil. Terdapat dua macam pewarna tekstil. Ada yang terbuat dari bahan alami dan buatan (sintetis). Bahan alami biasanya dibuat dari ekstrak dedaunan, biji-bijian, akar-akaran, getah, buah-buahan, sampai kayu pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan alami. Salah satunya adalah kunyit (Curcuma domestica) yang menghasilkan warna jingga. 

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Untuk bahan sintetis sendiri dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang diolah agar sesuai dengan bahan tekstil. Contohnya adalah cat minyak, cat akrilik, cat khusus tekstil, Naphtol, zat warna Indigosol, dan banyak lagi. 

Jenis dan Sifat Bahan Tekstil

Apa saja jenis bahan tekstil? Apakah terdapat sifat-sifat yang berbeda pada setiap jenis bahan tekstil?

Faktanya, bahan tekstil amat beragam jenisnya. Mulai dari yang alami hingga yang buatan. Semuanya memiliki fungsinya masing-masing. Sederhananya, jenis-jenis tekstil bisa diidentifikasi dengan memperhatikan perbedaan permukaan dan perbedaan jenis benang yang digunakan.

Beberapa jenis bahan tekstil beserta sifatnya:

1. Kapuk

Tekstil yang berbahan dasar kapas bertekstur halus, seratnya pendek, serta lembab apabila digunakan. Tak hanya itu, kapuk juga relatif lebih cepat kering setelah terkena cairan dibandingkan beberapa bahan tekstil lainnya.

2. Sutra

Kain sutra
Kain sutra (Sumber: stillwhite)

Bahan tekstil dari sutra memiliki sifat yang berkilap, lentur, lembut, dan kuat. Kain sutra juga memberikan sensasi sejuk saat digunakan. Sutra dapat menyerap air.

3. Katun

Bahan katun
Bahan katun (Sumber: Pixabay)

Katun mempunyai karakteristik yang mudah kusut tetapi lentur, sama seperti sutra, katun memiliki daya serap air yang tinggi, serta bisa disetrika dengan panas yang tinggi.

4. Wol

Wol bersifat sangat lentur dan tidak mudah kusut sehingga tidak diperlukan proses setrika yang terlalu sering. Wol juga dapat menahan panas, tetapi jika terlalu panas akan menyebabkan wol menjadi lunak. 

Teknik Penerapan dan Fungsi Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Apakah penerapan ragam hias hanya bisa dilakukan dengan satu teknik? Jawabannya tidak. Penerapan ragam hias pada bahan tekstil bisa dilakukan dengan teknik yang bermacam-macam, seperti pada uraian berikut:

1. Menyulam

Hasil dari teknik menyumlam
Hasil dari teknik menyulam (Sumber: Pixabay)

Menyulam termasuk teknik dalam mewujudkan penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang cukup sederhana sehingga bisa dilakukan oleh semua orang. Dengan berbekalkan benang sulam, jarum sulam, dan pemindangan, pola-pola ragam hias sudah bisa dibuat. Sulam dilakukan secara manual dengan tangan.  

2. Menenun

Proses teknik menenun
Proses teknik menenun (Sumber: Pixabay)

Teknik untuk penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang kedua adalah dengan menenun. Menenun adalah kegiatan pembuatan kain dengan memasukkan benang membujur (lungusi) secara selang-seling ke dalam benang yang melintang (pakan). Menenun tidak bisa dilakukan tanpa alat tenun. 

3. Membatik

penerapan ragam hias pada bahan tekstil
Membatik (Sumber: Pixabay)

Siapa yang tak kenal batik? Membatik dilakukan dengan menorehkan lilin malam yang dicairkan menggunakan canting secara berulang mengikuti pola ragam hias yang dibuat. Seiring perkembangan zaman, batik tak melulu diproduksi dengan cara konvensional atau ditulis. Kini, batik bisa dibuat dengan teknik cap, sablon, celup, hingga printing.

4. Membordir

Teknik pembuatan hiasan kain dengan menggunakan benang dan jarum jahit tidak hanya tersedia pada teknik menyulam. Membordir juga menggunakan dua komponen tersebut. Bedanya, membordir menggunakan bantuan mesin. Hal ini menyebabkan seseorang dapat menghasilkan produk tekstil ragam hias yang lebih banyak dan tentunya lebih efisien.

5. Melukis

Teknik penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang terakhir adalah dengan melukis. Tentunya, hampir sebagian besar masyarakat, terutama yang masih ada di bangku sekolah sudah mengetahui apa itu metode melukis. 

Teknik melukis adalah teknik pembuatan ragam hias pada tekstil yang menggunakan kuas dan cat sebagai bahan utamanya. Cat diaplikasikan pada tekstil menggunakan kuas sesuai pola yang telah ada. 

Itulah tadi informasi seputar penerapan ragam hias pada bahan tekstil. Yuk, bersama lestarikan budaya-budaya Indonesia dengan turut menggunakan bahan tekstil ragam hias buatan dalam negeri!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]