1. SD Bahasa Indonesia

Pengertian Pantun

Salah satu puisi lama yang masih eksis sampai saat ini adalah Pantun. Setidaknya semua orang pernah mendengarkan sebuah Pantun, tidak hanya dalam pelajaran bahasa Indonesia saja tetapi dalam acara Tv sampai acara adat Pantun masih terus eksis digunakan dengan kreasi-kreasi unik dan bagus untuk didengar. Tapi tahukah kamu pengertian pantun, jenis-jenis pantun sampai struktur dan macam-macam pantun? Berikut studio literasi sajikan lengkap untuk materi belajar kamu.

Pengertian Pantun

Kamu pasti sudah tahu bukan kalau pantun merupakan puisi lama yang memiliki empat baris? Yap, benar sekali. Baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran. Baris ketiga dan keempat disebut isi yang menjadikan tujuan dari sebuah pantun tersebut. 

Ciri-Ciri Pantun

Setelah kamu mengetahui pengertian pantun, maka selanjutnya hal yang perlu dipahami dari sebuah pantun adalah Ciri-Ciri Pantun. Berikut ini Ciri-Cirinya:

  1. Terdiri dari 4 baris
    Jika dalam prosa mengenal paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan utama, maka dalam pantun menyebutnya sebagai larik.
  1. Baris 1 dan 2 merupakan pembayang atau sampiran.
    Biasanya pada baris 1 dan 2 merupakan pengantar sebuah pantun yang berisi kalimat unik dan terdengar jenaka serta tidak berhubungan sama sekali dengan isi dari sebuah pantun tersebut.
  2. Baris 3 dan 4 merupakan isi
    Untuk baris 3 dan 4 merupakan isi yang menjadi tujuan dari pantun itu sendiri.
  3. Satu baris dalam pantun terdiri dari 4 sampai 6 kata
    Dalam satu baris pantun yang biasanya hanya terdiri dari 4 baris, per barisnya hanya terdiri dari 4 sampai 6 rangkaian kata saja.
  4. Satu bait terdiri 8 sampai 12 suku kata
    Mulanya pantun tidak dituliskan hanya disampaikan lewat lisan. Oleh sebab itulah tiap baris dibuat sesingkat mungkin namun tetap padat.
  5. Bersajak a-a-a-a atau a-b-ab
    Rima atau disebut dengan sajak merupakan persamaan bunyi yang puisi ataupun pantun. Namun yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun terjadi antara sampiran dan isi.
Ciri - ciri pantun
Ciri-ciri pantun, Foto oleh jagad

Jenis-Jenis Pantun

Setengah mengetahui pengertian dan ciri-ciri dari sebuah pantun, maka saatnya kamu belajar tentang apa saja jenis-jenis dari sebuah pantun tersebut.

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Adapun pantun berdasarkan jenis siklus dalam kehidupan yaitu,

  1. Pantun anak-anak, jenis pantun yang berhubungan dengan masa kanak-kanak.
  2. Pantun orang muda, jenis pantun yang berhubungan dengan kehidupan orang muda.
  3. Pantun orang tua, jenis pantun yang berhubungan dengan orang tua.

Sedangkan menurut tema isi yang disampaikan dari sebuah pantun itu sendiri dibedakan menjadi,

  1. Pantun Nasehat
    Pantun ini dibuat untuk memberikan himbauan dan anjuran terhadap seseorang atau masyarakat yang bertujuan menyampaikan pesan moral dan pendidikan.

    Contoh Pantun Nasehat:

    Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi
    Ingat manfaat, lantas cepat dibawa
    Tiada belajar tiada yang rugi
    Kecuali diri sendiri di masa tua
  1. Pantun Jenaka
    Pantun ini memiliki kandungan isi yang lucu dan menarik serta bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar maupun membacanya. Kadangkala juga digunakan untuk menyampaikan sindiran akan kondisi masyarakat yang dikemas dalam bentuk ringan dan jenaka.

    Contoh Pantun Jenaka

    Duduk manis di bibir pantai
    Lihat gadis, aduhai tiada dua
    Masa muda kebanyakan santai
    Sudah renta sulit tertawa
  1. Pantun Agama
    Jenis pantun ini memiliki kandungan isi yang membahas tentang manusia dengan pencipta-Nya. Tujuan dari Pantun Agama adalah menyampaikan pesan moral dan pendidikan yang berhubungan dengan nilai-nilai dan prinsip agama.

    Contoh Pantun Agama

    Kalau sudah duduk berdamai
    Jangan lagi diajak perang
    Kalau sunah sudah dipakai
    Jangan lagi dibuang-buang

    (Tenas Effendy)
  1. Pantun Teka-Teki
    Pantun ini memiliki ciri khusus dibagian isinya yaitu diakhiri dengan pertanyaan pada larik terakhir. Tujuannya adalah hanya untuk hiburan serta mengakrabkan kebersamaan.

    Contoh Pantun Teka-Teki
    Terendak bentan lalu dibeli
    Untuk pakaian, saya turun ke sawah
    Kalaulah tuan bijak bestari
    Apa binatang kepala di bawah?
  1. Pantun Berkasih-Kasihan
    Seperti namanya pantun ini memiliki isi yang erat dengan cinta dan kasih sayang.Tujuannya adalah menyampaikan rasa kasih sayang antara satu dengan yang lain.

    Contoh Pantun Berkasih-Kasihan

    Jelas sudah muram si duda
    Karena kasihnya tiada lagi asa
    Tiada detik bias wajah dinda
    Hingga lapar tak lagi terasa
  1. Pantun Anak
    Jenis pantun satu ini isinya lebih ringan dan menyangkut hal-hal yang menyenangkan bagi seorang anak kecil. Tujuannya adalah mengakrabkan anak akan pengertian pantun sekaligus memberikan didikan moral bagi mereka.

    Contoh Pantun Anak

    Kita menari ke luar bilik
    Sembarang tari kita tarikan
    Kita bernyanyi bersama adik
    Sembarang lagi kita nyanyikan

Kaidah Kebahasaan yang Digunakan pada Pantun

Kaidah kebahasaan yang digunakan dalam pantun sangatlah berbeda dengan teks anekdot, berikut ciri kebahasaannya,

  1. Diksi: pilihan kata yang tepat dan cocok dalam penggunaannya guna menyampaikan gagasan sehingga memperoleh dampak tertentu seperti yang diharapkan.
  2. Bahasa Kiasan: bahasa yang digunakan pelantun untuk menunjukan sebuah makna tidak langsung. Umumnya berupa peribahasa/ungkapan
  3. Imaji: penggambaran yang diciptakan oleh pelantun secara tidak langsung. Sehingga seolah-olah digambarkan dalam teks pantun dapat dilihat (imaji visual), didengar (imaji auditif), atau dirasa (imaji taktil).
  4. Bunyi: umumnya muncul dari kiasan, imaji, serta diksi yang diciptakan ketika menuturkan pantun. Biasanya ada unsur rhyme (rima) dan rhythm (ritme). Guna memperindah pantun agar lebih mudah mengingat.

Kesimpulannya dari pengertian pantun adalah bahwa kata-kata yang digunakan sangat mudah dibedakan dari teks lainnya. Serta jenis-jenis pantun sangatlah beragam sehingga kamu bisa berkreasi sesuai selera kamu sendiri. 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pengertian Pantun

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]