1. SD IPA

Perubahan Sifat Benda

Benda-benda di sekeliling kita dapat mengalami perubahan. Perubahan sifat benda antara benda yang satu dengan benda lainnya tentu saja berbeda. Dalam hal ini, benda ada yang mengalami perubahan pada bentuk, warna, bau, bahkan kelenturan.

Kalian pasti pernah melihat pembusukan pada buah dan sayur atau mencairnya es batu, bukan? Nah, keduanya  adalah contoh perubahan sifat benda.

Bagaimana perubahan tersebut bisa terjadi?

Nah, untuk itu ayo kita bahas bersama-sama materi tentang perubahan sifat benda melalui artikel dari studioliterasi berikut!.

Daftar Isi

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Penyebab Perubahan Sifat Benda   

Perubahan sifat benda itu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu pemanasan, pendinginan, pembusukan, pembakaran, perkaratan, serta penyubliman. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Pemanasan

Mencair dan menguap merupakan perubahan sifat benda karena pemanasan. Mencair yaitu benda berubah wujud dari padat menjadi cair. Sedangkan menguap perubahan wujud dari air menjadi gas.

Sebagai contoh, coba kalian amati perubahan yang terjadi pada es batu jika dibiarkan di ruangan terbuka. Lama-kelamaan es batu tersebut pasti mencair

Mengapa es batu bisa mencair? Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan suhu. Di ruangan terbuka suhunya lebih tinggi daripada di dalam freezer sehingga menyebabkan es batu menyerap panas dan akhirnya mencair. Wujud es pun berubah dari padat menjadi air.

Ini juga berlaku pada mentega. Kalian pasti tahu jika mentega awalnya berbentuk padat. Namun, jika mentega ditaruh di dalam wadah kemudian dipanaskan di atas api, wujud mentega pun perlahan-lahan akan melumer.

Untuk menguap kalian dapat melihat contohnya saat memasak air. Ketika dipanaskan air akan mendidih.

Air mendidih ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung udara sehingga uap pun keluar dari panci. Uap air dalam bentuk gas itu lah hasil dari proses penguapan.

2. Pendinginan

Perubahan sifat benda yang disebabkan oleh faktor pendinginan ialah membeku serta mengembun.

Membeku yaitu benda berubah wujud dari air menjadi padat. Sedangkan mengembun perubahan wujud dari gas menjadi cair.

Misalnya saja air jika didinginkan di dalam freezer akan berubah menjadi padat berupa es. Begitu pula dengan mentega yang mengalami pendinginan akan menjadi padat kembali.

Sementara itu untuk mengembun, kalian bisa melihat contohnya pada uap air. Apabila uap air terkena suhu dingin, maka bisa berubah menjadi titik-titik air lagi. Contoh uap minuman panas yang menempel di tutup gelas dapat membentuk butir-butir air kembali.

3. Pembusukan

Pembusukan dapat membuat benda mengalami perubahan dalam bentuk,  bau, warna, serta kekerasan. Contoh proses pembusukan terjadi pada buah, sayur, atau makanan.

Buah, sayur, dan makanan apabila dibiarkan di udara terbuka lama kelamaan bisa mengalami pembusukan. Bentuk buah dan sayur yang semula keras akan berubah menjadi lembek bahkan berair. Baunya pun turut berubah dari harum jadi tidak sedap.

Demikian pula dengan daging hewan. Daging yang semula kenyal jika dibiarkan begitu saja lama-lama akan menjadi lunak, warnanya berubah, dan berbau busuk.

Agar pembusukan tidak terjadi, kalian bisa menyimpan buah, sayur, dan daging tadi di lemari pendingin.

4. Pembakaran

Pembakaran bisa menghasilkan zat baru. Selain itu proses pembakaran juga membuat warna, bentuk, bau, serta kelenturan benda berubah.

Contohnya terjadi pada kertas dan kayu yang dibakar. Awalnya bentuk kertas berupa lembaran. Namun jika dibakar bisa menghasilkan zat baru yaitu abu. Bau serta warna kertas pun juga berbeda tidak seperti bentuk semula.

Hal ini sama dengan pembakaran pada kayu. Bentuk kayu yang sebelumnya keras serta berwarna coklat, akan berubah menjadi arang hitam bertekstur rapuh ketika dibakar.

5. Perkaratan

Perkaratan terjadi pada logam seperti besi dan seng. Penyebab perkaratan karena kedua logam tersebut terkena air serta dibiarkan dalam waktu lama.

Ciri-ciri besi dan seng yang mengalami proses perkaratan ialah warnanya menjadi coklat atau hitam, bentuknya rapuh serta mudah patah. Untuk mencegah perkaratan biasanya keduanya dilapisi dengan cat dan dipernekel. 

6. Penyubliman

Proses penyubliman contohnya ada pada kapur barus. Penyubliman ialah benda berubah dari padat menjadi gas.

Apakah kalian pernah memperhatikan bentuk kapur barus di dalam lemari yang semula padat lama-kelamaan semakin mengecil? Mengapa itu bisa terjadi?.

Jawabannya yaitu kapur barus yang semula berbentuk padat berubah menjadi gas jika dibiarkan di udara terbuka. Bentuk gasnya berupa bau wangi yang tercium di dalam lemari.

Contoh lainnya selain kapur barus yakni es kering. Es kering merupakan karbondioksida berbentuk beku atau padat. Es kering menghasilkan uap dan sering dipakai untuk memberikan efek asap di atas panggung.

Macam-Macam Perubahan Sifat Benda

Macam-Macam Perubahan Sifat Benda
Macam-Macam Perubahan Sifat Benda, Foto oleh Lincahmatematika Blogspot Com
  1. Perubahan Bersifat Tetap

Perubahan bersifat tetap artinya wujud benda berubah dan tidak dapat kembali ke bentuk semula. Misalnya saja pada pembakaran kertas.

Kertas yang dibakar mengalami perubahan bentuk yaitu berupa abu berwarna hitam. Abu tersebut tentu tidak akan bisa menjadi kertas lagi.

  1. Perubahan Bersifat Sementara

Perubahan bersifat sementara membuat benda dapat kembali ke wujud semula. Contohnya adalah air.

Air berubah menjadi es jika didinginkan. Es akan menjadi air lagi apabila dipanaskan atau  dibiarkan di udara terbuka.

Air juga bisa berubah ke wujud gas berupa uap saat dipanaskan. Uap air dapat menjadi titik-titik air bila berada di suhu dingin.

Sekian materi perubahan sifat benda dari studioliterasi. Jika kalian ada pertanyaan langsung saja tulis di kolom komentar. 

Baca juga : Siklus Air : Pengertian, Proses, dan Jenisnya

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Perubahan Sifat Benda

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]