1. Kelas 7 PKN

Menyelami Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah peristiwa yang krusial yang menandai kedaulatan negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan akhirnya berhasil dilakukan setelah melewati proses yang panjang. Kali ini, Studio Literasi akan membahas lebih jauh tentang sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Simak artikel ini sampai habis!

Perumusan Teks Proklamasi 

Sumber: manado tribunnews

Kronologi perumusan teks proklamasi kemerdekaan negara Indonesia bermula pada tanggal 12 Agustus 1945. Pada hari itu, Radjiman Wedyodiningrat, Ir. Soekarno, serta Mohammad Hatta tengah mengunjungi Dalat, Vietnam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan Jenderal Terauchi dalam rangka upaya mempersiapkan kemerdekaan. Sepulang dari Vietnam, radio BBC (British Broadcasting Corporation) menyiarkan bahwa Jepang telah resmi menyerah kepada Sekutu. 

Mengetahui hal tersebut, golongan pemuda, diantaranya Wikana, Sutan Sjahrir, serta Darwis, mendesak Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta untuk bergegas memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun, golongan tua saat itu ragu karena khawatir akan terjadi pertumpahan darah dalam peristiwa proklamasi. Karena penolakan tersebut, para golongan muda pun memutuskan untuk menculik Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta di 16 Agustus 1945 ke Rengasdengklok. Penculikan ini bertujuan agar mereka tidak terpengaruh oleh perkataan Jepang dan segera memproklamirkan kemerdekaan lewat radio. Malam harinya, Soekarno dan Mohammad Hatta pun dipulangkan ke Jakarta. 

Pada 17 Agustus 1945 setelah peristiwa rengasdengklok, Soekarno dan Mohammad Hatta pun segera merundingkan naskah proklamasi. Dini hari, pukul 03.00 WIB, di rumah Laksamada Tadashi Maeda di Meiji Dori no. 1, tiga tokoh berkumpul untuk merumuskan teks proklamasi. Ketiga tokoh tersebut diantaranya adalah Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebarjo. Ketiga tokoh tersebut memiliki peran yang berbeda. Ir. Soekarno merumuskan dan menulis teks proklamasi. Mohammad Hatta merumuskan paragraf kedua pada teks proklamasi. Lalu, Ahmad Soebarjo memiliki peran merumuskan paragraf pertama. 

Artikel Terkait

  • Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap!
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 4:19 am

    Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan berbagai macam suku, ras, agama dari Sabang sampai Merauke. Bangsa lain juga mengenal Indonesia sebagai negara maritim atau kepulauan yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tak hanya itu, berbagai flora dan fauna endemik telah menjadi ciri khas dari wilayah tertentu, telah melengkapi kekayaan alam bangsa kita. Dari besarnya sebuah The post Mengenal Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Lengkap! appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 3:19 am

    Halo kawan literasi, pernahkan kalian melihat burung yang terbang bebas di angkasa? Mengapa mereka bisa terbang tinggi bersama kawanannya? Apa mereka tidak takut kekurangan oksigen? Kira-kira apa ya yang mereka terbang tanpa khawatir? Ternyata di angkasa ada namanya. atmosfer. Atmosfer tersebut merupakan lapisan bagian paling bawah dari lapisan lainnya, sehingga burung-burung tersebut masih bisa terbang The post Atmosfer: Pengertian, Lapisan & Manfaatnya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 27 Februari 2024 at 2:46 am

    Beratus-ratus tahun yang lalu, Bangsa Eropa telah mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu dengan ditandai dengan kemunduran pada zaman abad pertengahan. Namun setelah itu, masuklah zaman di mana menjadi cikal bakal bersinarnya Eropa sampai sekarang. Kejayaan tersebut dikenal dengan zaman Aufklarung yang dimana banyak terjadi perubahan besar-besaran dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.  Hmm, kira-kira nih The post Aufklarung: Pengertian, Tokoh & Pengaruhnya pada Bangsa Eropa appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 19 Februari 2024 at 4:59 am

    Mempelajari makhluk hidup memang tidak ada habisnya ya guys. Dengan mempelajarinya kalian jadi tahu apa jenis-jenis hewan yang ada di muka bumi ini. Salah satu jenis hewan yang sering kita temui adalah cacing. Hewan yang bikin geli ini dan sering muncul saat musim hujan ini adalah hewan yang akan kita bahas kali ini.  Nah, kalau The post Annelida: Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi & Peranannya appeared first on Sma Studioliterasi.

Baca juga: Indische Partij : Sejarah, Tujuan dan Program Kerjanya

Rumusan teks proklamasi tersebut ditulis di secarik kertas, kemudian dimintakan persetujuan pada 40 orang peserta Sidang Perumusan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah disetujui, tulisan naskah proklamasi kemudian diketik oleh Sayuti Melik dengan mesin ketik. Mesin ketik yang Sayuti Melik gunakan adalah pinjaman dari Kolonel Kalender komandan Angkatan Laut Jerman (Kriegsmarine) yang berkantor di Gedung KPM. Sebab, Laksamada Tadashi Maeda hanya memiliki mesin ketik dengan huruf kanji.  

Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 

Sumber: wikipedia

Pukul 10.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno didampingi oleh Mohammad Hatta, membacakan teks proklamasi di kediamannya, di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Djakarta. Dilaksanakan pula pengibaran bendera pusaka merah putih setelahnya yang diiringi dengan lagu Indonesia Raya, dan disaksikan oleh sejumlah pemuda Jakarta. 

Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan 

Berikut adalah isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang telah diketik oleh Sayuti Melik: 

Sumber: suara

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia. 

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

Lalu, berikut ini adalah naskah proklamasi kemerdekaan yang ditulis tangan langsung oleh Ir. Soekarno: 

Sumber: kompas

Lantas, apa yang membedakan naskah yang sudah diketik dengan tulisan tangan Ir. Soekarno? Berikut adalah perbedaan keduanya: 

  • Kata hal2 di paragraf kedua baris pertama diubah menjadi hal-hal.
  • Kata saksama di baris kedua paragraf kedua diganti menjadi tempo.
  • Penulisan tanggal serta bulan Djakarta 17-08-05 diganti menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 
  • Kalimat wakil2 bangsa Indonesia diubah menjadi atas nama bangsa Indonesia. 

Menariknya, naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia versi tulisan tangan Soekarno ternyata sempat dibuang karena dianggap tidak dibutuhkan lagi, namun diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi setelah selesai rapat perumusan naskah proklamasi. 

Lalu, Burhanuddin Mohammad Diah menyerahkan naskah asli proklamasi kemerdekaan itu kepada Presiden Soeharto di tahun 1995. Setelah itu, naskah asli tersebut disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada tahun yang sama. 

Baca juga: Siapakah Bung Tomo? Ini Profil, Kepribadian, dan Isi Pidatonya

Setelah Proklamasi Kemerdekaan

Sumber: elshinta

Setelah berhasil memproklamasikan kemerdekaan, perjuangan Indonesia belum berhenti di situ. Indonesia pun mulai menata pemerintahannya. Terdapat beberapa peristiwa krusial setelah proklamasi yang Kawan Literasi perlu ketahui. 

  1. Pada tanggal 18 Agustus 1945, dilakukan pemilihan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia I serta penetapan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai UUD Proklamasi, yang dilakukan oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
  2. Satu hari setelahnya, PPKI kembali melaksanakan rapat pada 19 Agustus 1945. Wilayah Indonesia yang menjadi bekas jajahan Belanda dibagi menjadi 8 provinsi, diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo, Maluku, Sulawesi, Sunda Kecil, Sumatera, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Surakarta. 

Dibentuk pula 13 kementerian yang diajukan oleh Panitia Kecil, sebagai berikut: 

  • Departemen Dalam Negeri
  • Departemen Luar Negeri
  • Departemen Kehakiman
  • Departemen Keuangan
  • Departemen Kemakmuran
  • Departemen Kesehatan
  • Departemen Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan
  • Departemen Sosial
  • Departemen Pertahanan
  • Departemen Perhubungan
  • Departemen Pekerjaan Umum
  1. Lalu, dibentuk pula Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) untuk membantu presiden karena Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum dibentuk pada tanggal 22 Agustus 1945 oleh PPKI. KNIP ini akan menggantikan fungsi PPKI. Terdapat 135 orang anggota KNIP yang diangkat oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Tanggal 29 Agustus 1945 pun Soekarno-Hatta melantik anggota KNIP. 

Berikut ini adalah susunan pengurus KNIP: 

Ketua KNIP : Mr. Kasman Singodimejo 

Wakil Ketua I : Sutarjo Kartohadikusumo 

Wakil Ketua II : Mr.J.Latuharhary 

Wakil Ketua III : Adam Malik

  1. Pada tanggal 23 Agustus, Badan Keamanan Rakyat (BKR) resmi ditetapkan sebagai satuan kepolisian yang tugasnya adalah menjaga keamanan negara. Anggota BKR rata-rata merupakan mantan anggota PETA, KNII, serta Heiho. Kaprawi kemudian terpilih sebagai pemimpin pusat BKR. Dalam perkembangannya, dibentuklah tentara nasional bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. Penetapan TKR ini bertujuan untuk melindungi negara dari ancaman pertahanan dan keamanan oleh Sekutu yang membebaskan serdadu Belanda yang merupakan bekas tawanan Jepang. 

Baca juga: Sejarah Sumpah Pemuda, Isi Teks, dan Maknanya bagi Pelajar

Itu dia pembahasan mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia, mulai dari proses perumusan, pembacaan proklamasi, hingga peristiwa pasca proklamasi kemerdekaan. Semoga informasi kali ini bermanfaat untuk Kawan Literasi semua!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Menyelami Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Trending

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]
    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]