Nabila Rasyidah Menambah wawasan melalui membaca dan menulis

Contoh Qada dan Qadar

3 min read

Qada dan Qadar
Qada dan Qadar, Foto Oleh Studioliterasi

Halo sobat Studio Literasi! Kalian yang beragama muslim, pasti tau bukan apa itu rukun iman? Kali ini Studio Literasi akan membahas rukun iman yang terakhir. Yap, iman kepada qada dan qadar. Lalu apa ya yang dimaksud dengan Qada Qadar? Langsung kita simak yuk penjelasan serta contohnya!

Pengertian Qada dan Qadar

Allah SWT memiliki kehendak atas semua makhluk-Nya. Iman kepada qada serta qadar mempunyai makna bahwa manusia harus meyakini adanya takdir Allah. Pada dasarnya pengertian qada dan qadar berbeda walaupun sering diartikan sebagai ‘takdir’. 

Qada adalah ketetapan, dan qadar secara bahasa adalah peraturan. Qada berarti ketetapan Allah SWT yang dapat berubah tergantung dari usaha manusia tersebut. Usaha yang dilakukan bisa berupa berdoa, ikhtiar, dan bertawakal dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan firman Allah yaitu “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubahnya”. Qada tidak hanya hal baik saja, namun juga hal buruk. Jadi Qada merupakan sebuah ketetapan atau keputusan Allah. 

Sedangkan, Qadar merupakan perwujudan dari qada. Qadar tidak dapat dirubah dan telah tertulis di Lauhul Mahfudz sejak ribuan tahun yang lalu. Tidak ada yang mengetahui apa takdir mereka selanjutnya. Jadi qadar meliputi ketetapan Allah yang sudah terjadi dan akan terjadi.

Macam-macam Takdir

Takdir terbagi menjadi dua, yaitu :

  • Takdir Muallaq

Secara bahasa berarti sesuatu yang digantungkan. Takdir muallaq seperti qada, yaitu takdir yang ditetapkan bergantung dengan peran manusia melalui usahanya. Hasil yang diberikan Allah tergantung dari usaha manusianya. 

  • Takdir Mubram

Secara bahasa berarti sesuatu yang tidak dapat diubah dan tidak dapat dihindari, dan sesuatu yang pasti. Takdir mubram seperti Qadar, adalah ketentuan mutlak dan tak dapat dielak. Musibah, kecelakaan, dan kematian adalah sesuatu yang tak dapat dihindari. Maka dari itu, manusia selalu dianjurkan untuk selalu berdoa dan berikhtiar. Untuk mencegah musibah yang akan menimpa, bisa dengan bersedekah. Karena hikmah bersedekah adalah dihindarkan dari musibah.

Perbedaan Qada dan Qadar

Perbedaannya dapat terlihat dari ketetapan yang ditentukan. Qada adalah ketetapan yang masih bisa diubah oleh manusia asalkan mereka berusaha dengan sungguh-sungguh. Apabila qadar adalah ketetapan dari Allah SWT yang tidak dapat diubah lagi. 

Contoh Qada dan Qadar

Berikut beberapa contoh qada dan qadar: 

  • Contoh Qada

Ada orang yang kesulitan dalam pelajaran ia bisa menjadi pandai jika ia mau belajar dan berdoa. Kemudian, jika seseorang ingin rezeki yang berlimpah maka ia akan berusaha serta diiringi dengan doa dan tawakal untuk mendapat rezeki tersebut. Ada juga orang yang sedang sakit, lalu berusaha untuk sembuh dengan berobat ke dokter dan diiringi dengan doa yang khusyuk serta tawakal pada Allah maka ia juga bisa sembuh. 

  • Contoh Qadar

Contoh yang paling jelas adalah jenis kelamin manusia. Kita tidak bisa memilih mau terlahir dengan jenis kelamin seperti apa. Contoh lainnya adalah ajal manusia, tak ada yang mengetahui kapan ia akan meninggal. Selain itu ada kelahiran dan penampilan fisik. Kedua hal tersebut tidak bisa diubah, kita juga tidak bisa memintanya. Hanya Allah SWT yang mengetahui karena itu merupakan ketetapan-Nya. 

Dalil tentang Qada dan Qadar

Dalam Al-Quran juga disebutkan ayat yang menyinggung tentang Qada ataupun Qadar, berikut beberapa ayat yang membahas : 

  • QS. Al – Isra ayat 23 tentang perintah.
  • QS. Ali Imran ayat 47 tentang kehendak.
  • QS. Fussilat ayat 12 tentang menjadikan dan mewujudkan.
  • QS. An – Nisa ayat 65 tentang keputusan atau hukum.
  • QS. Fussilat ayat 10 tentang mengatur atau menentukan sesuatu menurut batas – batasnya.
  • QS. Al – Mursalat ayat 23 tentang kepastian dan ketentuan.
  • QS. Ar – Ra’d ayat 17 tentang ukuran.
  • QS. Al – Baqarah ayat 236 tentang kemampuan dan kekuasaan.

Hikmah Beriman Kepada Qada dan Qadar

Iman kepada qada dan qadar merupakan salah satu rukun iman dalam islam. Tentu akan banyak hikmah yang didapat apabila meyakini rukun iman tersebut. Berikut penjelasan beberapa hikmah beriman kepada qada dan qadar :

  1. Banyak Bersyukur

Mereka yang beriman pasti akan selalu bersyukur. Baik bersyukur dengan keadaan baik maupun buruk. Seperti firman Allah pada surat An-Nahl : 53 yang berbunyi “Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.” 

  1. Sabar

Orang yang sabar akan menyadari bahwa segala sesuatu telah ditetapkan oleh Allah. Dan Allah selalu mengetahui apa apa yang terbaik untuk hambaNya. 

  1. Selalu berikhtiar

Sebagai orang yang selalu berusaha atau berikhtiar, ia akan selalu sadar untuk selalu berusaha melakukan yang terbaik. Karena ia percaya, hasil yang diterima akan sebanding dengan usaha yang telah ia lakukan. 

  1. Terhindar dari rasa sombong

Hikmah selanjutnya adalah dijauhkan dari sifat sombong atau iri dengki. Karena segala sesuatu baik maupun buruk adalah sebuah ketetapan dan tidak seharusnya kita bersikap sombong.

  1. Berharap hanya pada Allah

Orang yang beriman akan selalu berharap pada Allah, karena ia tahu bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas kehendak Allah.

  1. Menjadi pribadi yang tawakal

Orang yang beriman akan lebih ikhlas dalam menerima setiap keputusan Allah SWT.

  1. Jiwa yang tenang dan damai

Seseorang yang beriman akan membuat jiwa menjadi aman dan tenang. Karena ia percaya segala sesuatu telah ditakdirkan dan dapat berubah sesuai usaha yang dilakukan. Bahkan jika mendapat ujian, keyakinannya pada Allah akan membuat diri menjadi tenang.

  1. Termasuk orang beriman

Tentu saja orang yang beriman pasti memiliki keyakinan pada Allah. Orang orang yang beriman tidak akan pernah putus dari rahmat Allah SWT.

Begitulah pembahasan mengenai Qada dan Qadar. Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat dan bisa membantu kawan-kawan untuk lebih beriman kepada Allah SWT. Sampai jumpa di artike yang lain!

Baca artikel lainnya:

Avatar
Nabila Rasyidah Menambah wawasan melalui membaca dan menulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top