Lutfi Maulida Menulis adalah seni berbagi cerita

Simbiosis Mutualisme, Komensalisme, dan Parasitisme Beserta Contohnya

5 min read

Contoh Simbiosis
Contoh Simbiosis, foto oleh Soalku Net

Seluruh makhluk hidup di bumi memiliki ketergantungan antara satu sama lain, sehingga mereka tidak bisa hidup sendiri. Simbiosis adalah istilah tentang hubungan atau pola interaksi antar makhluk hidup. Jenis simbiosis ini pun dibedakan menjadi tiga, yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.

Nah, kali ini Studio Literasi akan membahas lengkap tentang arti simbiosis mutualisme beserta contohnya untuk mempermudah pemahamanmu. 

Daftar Isi

Pengertian Simbiosis Mutualisme

Arti simbiosis mutualisme ini bisa dipahami dari kata “mutual”, yang dalam bahasa Indonesia berarti saling.

Sedangkan kata simbiosis diambil dari bahasa Yunani yang artinya hidup bersama.

Jadi, simbiosis mutualisme adalah suatu interaksi antara dua makhluk hidup dimana kedua belah pihak saling diuntungkan. 

Dalam hal ini, kehadiran makhluk hidup lain sangatlah penting sebab suatu makhluk hidup akan mengalami kerugian jika tidak melakukan simbiosis atau interaksi. Simbion adalah sebutan bagi makhluk hidup yang melakukan simbiosis.

Albert Bernhard Frank (tahun 1877) menggambarkan orang-orang yang tinggal bersama di masyarakat sebagai bentuk dari simbiosis.

Lalu, Heinrich Anton de Bary (tahun 1879), seorang ahli mikologi Jerman, mengartikan simbiosis sebagai organisme berbeda yang hidup bersama.

Para ilmuwan mengemukakan masing-masing pendapatnya tentang definisi simbiosis ini dan akhirnya selama 130 tahun berdebat, akhirnya disepakati pendapat de Bary bahwa definisi simbiosis ini lebih luas untuk semua interaksi spesies, sehingga muncullah simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme.

Contoh Simbiosis Mutualisme

Contoh Simbiosis Mutualisme
Contoh Simbiosis Mutualisme, foto oleh Imagologi Com

Terdapat banyak contoh simbiosis mutualisme di sekitar kita, di antaranya sebagai berikut.

Contoh simbiosis mutualisme #1: Hubungan Lebah dengan Bunga

Contoh simbiosis mutualisme yang pertama adalah hubungan antara lebah dengan bunga. Lebah dapat membantu proses penyerbukan pada bunga, sehingga hal ini tentu menguntungkan bagi pihak bunga. 

Lalu pihak lebah juga diuntungkan karena mereka bisa mengambil nektar pada bunga sebagai makanannya.

Contoh simbiosis mutualisme #2: Hubungan Kupu-Kupu dengan Bunga

Sama halnya seperti lebah, bunga juga mendapat keuntungan dengan kehadiran kupu-kupu. Kupu-kupu bisa membantu proses penyerbukan pada bunga, karena ketika mereka hinggap, kakinya akan menyentuh bagian putik dan benang sari. Sebaliknya, keuntungan yang didapatkan kupu-kupu adalah mereka mendapatkan sari makanan dari bunga.

Contoh simbiosis mutualisme #3: Hubungan Manusia dengan Bakteri

Manusia dengan bakteri juga ada hubungan yang saling menguntungkan, lho! Bakteri baik yang bersimbiosis mutualisme dengan manusia adalah bakteri Escherichia Coli atau yang biasa kita kenal dengan E. Coli. Bakteri ini mendapatkan keuntungan karena mendapat makanan dari sisa-sisa makanan pada usus besar manusia. 

Sedangkan bagi manusia, bakteri E. Coli memiliki peran untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh serta mempercepat proses pembusukan di dalam usus besar. Selain itu bakteri ini juga bermanfaat untuk membantu memproduksi vitamin K yang berguna dalam proses pembekuan darah.

Contoh simbiosis mutualisme #4: Hubungan Lalat dengan Rafflesia

Jika Anda mendengar kata bunga rafflesia, apa yang ada dibenakmu? Mungkin kamu akan berpikir tentang bau tidak sedap yang menjadi ciri khas bunga ini.

Bagi lalat, bunga rafflesia adalah tempat yang paling cocok untuk mencari makanannya. Sedangkan bagi bunga rafflesia sendiri, hinggapnya lalat ini dapat membantunya dalam proses penyerbukan, sama seperti yang terjadi pada lebah dengan bunga.

Contoh simbiosis mutualisme #5: Hubungan Semut Rangrang dengan Tumbuhan

Siapa sangka, semut rangrang di pohon yang biasanya mengganggu kita mengambil buah dari pohon ternyata sangat bermanfaat bagi pohon itu sendiri. Keberadaan semut rangrang atau Oecophylla smaragdina dapat melindungi tumbuhan dari serangan hama yang bisa merusak tanaman. 

Sedangkan keuntungan yang didapat semut rangrang adalah mereka bisa membangun sarang pada tumbuhan yang dihinggapi. Dengan begitu, ketika terdapat hama yang menyerang tumbuhan tersebut, hal itu juga berarti sarang semut rangrang terancam.

Akhirnya mereka melakukan perlawanan untuk mempertahankan rumahnya. 

Contoh simbiosis mutualisme #6: Hubungan Tanaman Polong dengan Bakteri 

Tanaman polong akan menjadi subur berkat bantuan bakteri Rhizobium leguminosarum. Bakteri ini adalah jenis bakteri yang mampu menyuburkan tanah dengan cara mengikat nitrogen yang terdapat di alam bebas. Selain itu, bakteri Rhizobium juga dapat menjaga kestabilan pH tanah, sehingga suhu tanah akan terjaga dengan baik dan mencegah terjadinya erosi tanah. Bagi Rhizobium, tanaman polong bermanfaat untuk tempat mendapatkan makanan.

Contoh simbiosis mutualisme #7: Hubungan Burung Pelatuk dengan Semut

Burung pelatuk akan bertelur dan membuat sarang pada sebuah pohon yang ditinggali semut. Semut akan melindungi telur-telur burung pelatuk. Sebaliknya, semut juga akan mendapatkan keuntungan karena burung pelatuk akan melindungi mereka dari serangan predator yang menyerang.

Contoh simbiosis mutualisme #8: Hubungan Kerbau dengan Burung Jalak

Burung jalak senang hinggap di atas tubuh kerbau untuk mencari makanan berupa kutu yang berada pada tubuh kerbau. Hal ini akan menguntungkan kerbau sebab kutu-kutu yang menempel pada tubuhnya akan berkurang bahkan bisa hilang.

Contoh simbiosis mutualisme #9: Hubungan Anemon Laut dengan Ikan Badut

Simbiosis mutualisme antara anemon laut dengan ikan badut adalah anemon laut akan memberikan perlindungan ikan badut (nemo) dari serangan predator seperti ikan kupu-kupu. Sedangkan ikan badut akan membersihkan anemon laut dari kotoran dan memakan parasit berbahaya yang melekat pada tentakel anemon.

Contoh simbiosis mutualisme #10: Hubungan Semut dengan Kutu Daun

Beberapa spesies semut dijuluki dengan sebutan petani kutu daun. Semut pekerja akan membuat peternakan kutu daun untuk menghasilkan embun madu dengan menggunakan antenanya. Embun madu yang dihasilkan ini kaya akan zat gula yang sangat berguna bagi kelompok semut.

Sedangkan hal ini juga akan menguntungkan kutu daun. Semut akan mengatur proses pembibitan kutu daun muda dan membawa kutu daun yang telah dewasa ke rumput yang segar. Selain itu mereka juga akan mendapat perlindungan kawanan semut dari serangan predator.

Contoh simbiosis mutualisme #11: Hubungan Kantong Semar dengan Kelelawar Berbulu Wol

Kantong semar akan mendapat keuntungan berupa makanan yang didapatkan dari kotoran kelelawar yang tinggal di dalamnya. Sedangkan kelelawar berbulu wol tinggal di dalam kantong semar, sehingga kantong semar akan melindunginya dari terik sinar matahari di pagi hari ketika tidur.

Contoh simbiosis mutualisme #12: Hubungan Zebra dengan Burung Oxpecker

Hubungan simbiosis ini mirip dengan hubungan antara kerbau dengan burung jalak, yaitu burung oxpecker akan hinggap pada tubuh zebra untuk memakan kutu atau parasit yang menempel pada tubuh hewan ini. Dengan ini, kutu yang terdapat pada tubuh zebra akan berkurang dan bersih.

Contoh simbiosis mutualisme #13: Hubungan Buaya dengan Burung Plover

Keberadaan burung plover yang memakan sisa makanan yang menempel pada mulut buaya ini akan menguntungkan buaya. Selain itu burung ini juga akan memakan parasit atau serangga pengganggu pada tubuh buaya. Jadi, tubuh dan mulut buaya menjadi bersih, sedangkan burung plover mendapatkan makanan.

Contoh simbiosis mutualisme #14: Hubungan Petani dengan Burung Hantu

Burung hantu akan memakan hama tikus yang mengganggu ladang petani. Sehingga ladangnya akan jauh dari hama yang menyerang.

Contoh simbiosis mutualisme #15: Hubungan Rayap dengan Flagellata

Contoh simbiosis mutualisme yang terakhir adalah hubungan antara rayap dengan flagellata. Flagellata merupakan spesies yang hidup di dalam usus rayap. Spesies ini bisa mengeluarkan enzim selulase yang bisa membantu rayap dalam mencerna kayu. Enzim ini mampu melunakkan partikel kayu yang keras. Jenis flagellata ini adalah Flagellata Trichonympha dan Myxotricha. Flagellata juga mendapat keuntungan yaitu mendapat makanan dari rayap.

Itulah pengertian simbiosis mutualisme dan 15 contohnya yang bisa Anda pelajari. Setelah ini, kita akan membahas sedikit tentang dua jenis simbiosis yang lain, yaitu simbiosis komensalisme dan parasitisme.

Simbiosis Komensalisme

Contoh Simbiosis Komensalisme
Contoh Simbiosis Komensalisme, foto by Idntimes Com

Jika simbiosis mutualisme menguntungkan satu sama lain maka simbiosis komensalisme ini hanya menguntungkan salah satu pihak saja. Namun, pihak lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. 

Contoh simbiosis komensalisme antara lain sebagai berikut.

Contoh simbiosis komensalisme #1: Hubungan Anggrek dengan Pohon Mangga

Dalam interaksi ini anggrek mendapatkan keuntungan yaitu memiliki tempat untuk tumbuh, mendapatkan sinar matahari, air, dan zat-zat mineral untuk proses fotosintesis. Sedangkan pohon mangga tidak mendapat keuntungan dan tidak dirugikan dengan adanya tumbuhan anggrek ini.

Contoh simbiosis komensalisme #2: Hubungan Ikan Remora dengan Ikan Hiu

Ikan remora memiliki alat pengisap sehingga mereka mampu menempel pada ikan hiu atau ikan lainnya yang lebih besar. Dengan begitu mereka akan mendapat makanan dari remahan-remahan sisa makanan ikan hiu. Selain itu ikan remora juga akan terlindungi dari predator lain. Sementara bagi hiu keadaan ini tidak menguntungkannya dan tidak merugikannya.

Contoh simbiosis komensalisme #3: Hubungan Katak dengan Pohon

Simbiosis komensalisme ini juga bisa dilihat dari hubungan antara katak dengan pohon. Katak menggunakan bagian-bagian pohon sebagai tempat berlindung dan berteduh dari hujan dan badai. Sedangkan bagi pohon hal ini tidak berpengaruh apapun.

Simbiosis Parasitisme

Contoh Simbiosis Parasitisme
Contoh Simbiosis Parasitisme, foto by Ekosistem Co Id

Simbiosis parasitisme adalah hubungan antar organisme dimana yang satu diuntungkan dan pihak yang lain dirugikan. Simbiosis ini melibatkan parasit seperti jamur, kutu, cacing, benalu, dan lain sebagainya.

Contoh simbiosis parasitisme adalah sebagai berikut.

Contoh simbiosis parasitisme #1: Hubungan Tikus dengan Petani

Keberadaan tikus dapat merugikan petani karena mereka termasuk hama sawah yang bisa merusak padi. Sementara tikus mendapatkan keuntungan karena mendapatkan makanan.

Contoh simbiosis parasitisme #2: Hubungan Lalat dengan Buah

Lalat yang mengerumuni buah bisa menyebabkan buah menjadi busuk, namun bagi lalat hal ini menguntungkan karena mereka bisa bertelur dan berkembang biak di dalam buah tersebut.

Contoh simbiosis parasitisme #3: Hubungan Sapi dengan Cacing Hati

Hubungan sapi dengan cacing hati juga termasuk simbiosis parasitisme, karena cacing hati akan berdiam di tubuh sapi dan mendapat makanan. Sedangkan sapi akan dirugikan karena hal tersebut akan membuatnya terserang penyakit.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian dan contoh simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Selamat belajar!

Baca Juga: Ekosistem

Last Updated on November 17, 2020

Lutfi Maulida
Lutfi Maulida Menulis adalah seni berbagi cerita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top