1. Kelas 9 IPA

Mengenal Teknologi Tidak Ramah Lingkungan, Contoh & Solusinya

Berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan, kita mengelompokkan teknologi menjadi dua jenis, yaitu teknologi ramah lingkungan dan teknologi tidak ramah lingkungan. Pada artikel ini, Studio Literasi akan membahas teknologi tidak ramah lingkungan beserta dampak serta contohnya. Simak pembahasan Studio Literasi di bawah ini!

Definisi dan Prinsip dari Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

Hadirnya teknologi sesungguhnya ada untuk membantu berbagai urusan manusia. Namun terdapat teknologi yang memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan planet bumi. Teknologi tidak ramah lingkungan merupakan teknologi yang berpotensi untuk merusak alam serta lingkungan sekitar baik dalam proses pengolahannya maupun penggunaannya.

Bagaimana suatu teknologi dapat dikatakan dengan teknologi tidak ramah lingkungan? Biasanya beberapa teknologi tidak ramah lingkungan memenuhi beberapa prinsip yang akan mencemari lingkungan Prinsip-prinsip tersebut antara lain adalah menggunakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, proses penggunaannya mencemari lingkungan, dan juga menghasilkan limbah berbahaya.

Menggunakan SDA yang bersifat tidak bisa diperbaharui

Suatu teknologi bisa dikategorikan sebagai teknologi tidak ramah lingkungan dapat disebabkan oleh pemanfaatan SDA yang sifatnya terbatas dan tidak dapat diperbarui lagi. Karena memanfaatkan SDA yang tidak dapat diperbarui, SDA ini lambat laun jumlahnya akan berkurang dan habis karena manusia terus menggunakannya untuk berbagai macam kebutuhan.

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

Sebagai contohnya adalah minyak bumi dan batu bara yang memanfaatkan organisme yang telah mati ratusan juta tahun yang lalu. Dikarenakan dalam proses pembentukannya kembali membutuhkan waktu yang sangat lama, serta manusia yang terus menerus mengekstraknya dari dalam bumi, maka semakin kesini jumlahnya akan semakin sedikit dan terancam habis.

Proses penggunaannya mencemari lingkungan

Apabila suatu teknologi dalam penggunaannya mencemari lingkungan secara langsung, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai teknologi tidak ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah mesin kendaraan bermotor. Pada saat digunakan, mesin kendaraan tersebut akan melakukan proses pembakaran bahan bakar dan melepaskan gas beracun hasil pembakaran tersebut ke udara lepas. Hal tersebut dapat menyebabkan polusi udara.

Menghasilkan limbah berbahaya

Prinsip berikutnya dari teknologi tidak ramah lingkungan adalah teknologi tersebut dapat menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Limbah ini didapatkan baik dari residu hasil proses pengolahan, ataupun proses pengumpulan. Pabrik-pabrik industri dalam praktiknya banyak menghasilkan limbah berbahaya baik gas beracun maupun limbah darat dan air.

Contoh Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

1. Minyak Bumi

(sumber: Freepik)

 

Minyak bumi merupakan contoh teknologi tidak ramah lingkungan yang pertama. Minyak bumi sekarang ini menjadi komoditas yang paling mendominasi dalam keseharian manusia. Hasil olahan dari minyak bumi banyak sekali digunakan manusia di berbagai sektor teknologi seperti bahan bakar kendaraan bermotor, aspal untuk pembuatan jalan, plastik, dan masih banyak lagi. Dampak teknologi tidak ramah lingkungan minyak bumi sudah tidak diragukan lagi.

Dalam proses pengambilan minyak bumi harus dilakukan pengeboran ke cadangan minyak di dalam bumi dan pemompaan minyak keluar menggunakan mesin. Setelah minyak terus menerus dipompa untuk memenuhi kebutuhan manusia di berbagai sektor, cadangan minyak dunia akan menipis bahkan terancam akan habis sama sekali. Minyak yang sudah dipompa keluar ini nantinya disalurkan ke kilang minyak untuk diproses lebih lanjut.

Pada kilang minyak, minyak mentah tadi dipanaskan dengan tujuan untuk memisahkan komponen-komponen penyusun minyak bumi mentah tadi berdasarkan titik didihnya yang berbeda-beda. Saat dibakar, minyak bumi akan menghasilkan gas karbon dioksida (CO2) yang merupakan salah satu penyebab pemanasan global. Jumlah gas CO2 ini meningkat secara drastis semenjak era revolusi industri dan masih meningkat sampai sekarang.

Selain pencemaran udara oleh proses pembakaran, minyak bumi sendiri dalam proses ekstrasinya mengakibatkan banyak hutan yang di tebang, aliran air diberhentikan, dan aliran sungai dialihkan. Pasir yang juga diambil untuk kemudian diproses juga menyebabkan kontur tanah menjadi tidak seimbang dan lebih labil. Proses kilang minyak juga menghasilkan limbah beracun yang dapat mengakibatkan hal buruk bagi ekosistem di sekitarnya.

Setelah diolah menjadi minyak bumi siap pakai, penggunaannya juga banyak digunakan untuk menjadi bahan bakar mesin kendaraan bermotor atau penggerak mesin turbin pada pembangkit listrik tenaga diesel. Agar mesin bisa bergerak, mesin harus membakar bensin yang hasil pembakarannya melepaskan gas CO2 dan CO ke udara. Gas tersebut merupakan salah satu penyebab pemanasan global dan juga bersifat beracun apabila terhirup manusia.

2. Batu Bara

Contoh teknologi tidak ramah lingkungan selanjutnya adalah batu bara yang termasuk salah satu bahan bakar fosil. Batu bara sendiri merupakan jenis batuan sedimen yang terbentuk dari hasil endapan organik seperti sisa-sisa tumbuhan yang telah melalui proses pembatubaraan yang lama. Batu bara sendiri terdiri dari beberapa unsur utama seperti karbon (C), oksigen (O), dan hidrogen (H).

Batu bara sendiri banyak digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap, serta bahan bakar untuk menggerakkan mesin-mesin industri. Dampak yang dihasilkan batu bara terhadap lingkungan dapat dibilang cukup banyak karena sifatnya yang dapat terbakar.

Dimulai dari penambangan batu bara yang menghasilkan banyak limbah beracun hasil dari pencucian batu bara. Kemudian juga debu hasil penambangannya yang menyebabkan polusi udara. Penambangannya juga menyebabkan tanah menjadi kurang stabil. Belum lagi hasil pembakaran batu bara menimbulkan asap hitam tebal beracun yang berbahaya bagi manusia dan juga lingkungan.

3. Kulkas, AC, dan Semprotan Aerosol

Kulkas, AC, dan semprotan aerosol menggunakan zat bernama CFC (Chlorofluorocarbon) untuk dimanfaatkan pada teknologinya masing-masing. Kulkas dan AC menggunakan CFC untuk proses pendinginan temperatur. Sedangkan semprotan aerosol menggunakan CFC sebagai gas pendorong untuk mengeluarkan cairan yang ada di dalamnya. Pada semprotan aerosol, gas CFC akan dirilis langsung ke udara.

Penggunaan CFC dalam kehidupan manusia akan berdampak buruk terhadap lingkungan. CFC yang terlepas ke udara dapat bereaksi dengan lapisan ozon. Hasil reaksi tersebut berakibat menipisnya lapisan ozon bumi. Lapisan ozon ini padahal sangatlah berguna untuk melindungi bumi dari radiasi matahari secara langsung. Menipisnya lapisan ozon berarti memperbesar radiasi matahari yang dapat menembus masuk ke dalam bumi.

Dengan semakin banyaknya radiasi matahari yang masuk, suhu bumi akan mengalami peningkatan secara global. Hal ini memicu terjadinya perubahan iklim. Tingginya radiasi matahari yang masuk ke bumi juga dapat mengakibatkan kanker kulit apabila manusia terpapar radiasi sinar matahari secara berlebihan.

4. Penggunaan Plastik yang Berlebihan

plastik

Plastik sebenarnya diciptakan untuk menjadi solusi apabila ingin membawa barang dalam jumlah banyak. Plastik bersifat elastis, tahan lama, dan juga tahan air. Karena sifatnya, plastik juga banyak digunakan untuk menjadi bahan baku pembuatan berbagai macam barang. Namun penggunaan plastik yang masif terutama untuk plastik sekali pakai sangat berdampak terhadap lingkungan.

Pasalnya, penggunaan kantong plastik sekali pakai sudah terlalu berlebihan. Penggunaan yang berlebihan tersebut berdampak kepada penumpukan limbah plastik sekali pakai yang sangat menggunung. Limbah plastik dapat menyebabkan tercemarnya lingkungan seperti tanah, sungai, dan laut. Penimbunan sampah plastik juga mengakibatkan rusaknya berbagai ekosistem alam di darat maupun perairan seperti sungai dan laut.

Terlebih lagi, sifat dari plastik yang sangat sulit untuk terurai membuat limbahnya menjadi makin sulit untuk hilang sepenuhnya dari muka bumi. Butuh puluhan tahun agar sampah terurai secara menyeluruh. Pemusnahan sampah plastik dengan cara dibakar pun dapat menimbulkan gas hasil pembakaran yang beracun dan dapat menyebabkan kanker.

Baca juga: Tak Melulu ‘Thanks’, Ini Ucapan Lain Expression of Gratitude

Berikut tadi merupakan pembahasan mengenai teknologi tidak ramah lingkungan. Semoga pembahasan tadi dapat bermanfaat bagi Sobat Literasi sekalian.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Mengenal Teknologi Tidak Ramah Lingkungan, Contoh & Solusinya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]