1. Kelas 8 Bahasa Indonesia

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya

Dalam materi Bahasa Indonesia, terdapat berbagai macam teks, salah satunya ialah teks laporan hasil observasi. Teks ini juga kerap disebut teks klasifikasi, karena teks ini secara umum memaparkan kategorisasi suatu objek berdasarkan hasil pengamatan. Apa saja struktur dan bagaimana menyusun teks laporan hasil observasi? Simak artikel Studio Literasi kali ini sampai habis, ya!

Apa itu Teks Laporan Hasil Observasi? 

Sumber: freepik

Dilansir dari repositori kemendikbud, teks laporan hasil observasi merupakan teks yang isinya adalah penjelasan umum atau pelaporan hasil dari observasi atau pengamatan. Teks ini juga sering disebut teks klasifikasi karena mencakup kategorisasi dari jenis atau tipe berdasarkan kriteria tertentu. 

Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi 

  1. Objektif 

Yang dimaksud objektif adalah teks yang ditulis haruslah sesuai dengan keadaan objek sebenarnya di lapangan saat diamati, tanpa tambahan opini atau pandangan pribadi. 

  1. Universal 

Selain objektif, teks laporan hasil observasi juga harus universal, yaitu tidak memihak pada pihak tertentu, atau bersifat umum. Semua kalangan diharapkan bisa memahami teks ini dan tidak merasa dirugikan. 

Artikel Terkait

  • Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 10 Mei 2024 at 10:44 am

    Tari Merak, tarian tradisional Indonesia yang asalnya dari Jawa Barat. Tarian ini terkenal dengan gerakannya yang anggun dan penuh makna, tetapi juga kostumnya yang indah. Mulai berkembang pada sekitar tahun 50-an, oleh seorang koreografer saat itu, Raden Tjetjep Soemantri. Eits, tarian ini sudah mendunia, lho! Bahkan, saat ini Tari Merak sudah masuk daftar UNESCO dengan The post Tari Merak: Makna, Fungsi, Busana, dan Gerakan appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk
    by Amanda R Putri (Sma Studioliterasi) on 8 Mei 2024 at 2:12 pm

    Salah satu aspek yang terdapat pada senam irama, yakni musik. Fungsinya, tidak lain agar lebih semangat saat senam, dan pastinya untuk menambah kesan keindahan. Eits, masih ada fungsi lainnya, lho! Selengkapnya, bisa kamu simak penjelasannya dibawah ini! Fungsi Musik dalam Senam Irama  Fungsi musik dalam senam irama tak hanya sebatas pengiring saja, namun memiliki peran The post 5 Fungsi Musik dalam Senam Irama adalah Untuk appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 16 April 2024 at 1:24 am

    Apapun yang terkait dengan fashion, terlebih kalau menyangkut kekeluargaan kerajaan pasti menarik untuk diketahui. Termasuk, pakaian kerajaan pada masa lalu yang tentu mengandung nilai bersejarah penting.  Kali ini kami akan mengajak kalian membahas pakaian putri Kerajaan Majapahit yang merupakan salah satu kerajaan berjaya di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16. Penasaran dengan pakaian putri khas The post Pakaian Putri Kerajaan Majapahit, Mewah! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  1. Ditulis lengkap dan berdasarkan fakta 
  2. Tidak Mengandung Dugaan atau Prasangka 

Seperti pada poin sebelumnya, ciri teks ini adalah ditulis berdasarkan fakta, sehingga penulis tidak boleh menuliskan opini, dugaan, atau prasangka yang belum pasti kebenarannya. 

  1. Saling berkaitan antar klasifikasi yang terdapat di dalamnya. 

Karena struktur dari teks ini terdapat bagian klasifikasi, paragraf-paragraf selanjutnya biasanya berisi penjabaran dari setiap klasifikasi yang tengah dibahas, dan pembahasan tersebut harus berkaitan atau berkesinambungan satu sama lain. 

Baca juga: Yuk, Kenali Unsur 5W 1H dalam Penulisan Teks Berita!

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi 

  1. Pernyataan Umum atau Klasifikasi

Pada pernyataan umum, paragraf teks berisi informasi dan pengertian dari suatu objek hasil pengamatan yang dibahas. Bagian ini disebut juga pembuka karangan, yang menjelaskan kategorisasi atau klasifikasi tentang objek yang didiskusikan, misalnya fenomena alam, tumbuhan, hewan, lingkungan, dan sebagainya. Bagian ini juga menunjukkan klasifikasi dari objek yang dibahas menjadi kelas, subkelas, serta rincian yang lebih spesifik. 

  1. Isi Deskripsi Bagian 

Bagian ini menjelaskan rincian dari informasi yang akan disampaikan dari hasil observasi. Di bagian ini, tiap klasifikasi atau kategorisasi dari bagian sebelumnya akan dijabarkan secara berurutan dari kelas terbesar hingga subkelasnya. Misalnya, penggolongan suatu objek yang didasarkan pada aspek fungsi, fisik, atau perannya. 

Langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi 

Sumber: pxhere

Untuk menyusun teks laporan hasil observasi, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini: 

  1. Menentukan judul teks laporan sesuai dengan observasi yang dilakukan.
  2. Menyusun kerangka teks dengan gagasan utama, sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
  3. Mengembangkan gagasan-gagasan utama menjadi paragraf, dimulai dari paragraf pernyataan umum, isi dan klasifikasi, dan menjabarkan klasifikasi berdasarkan hasil observasi. 
  4. Mengulas dan membaca ulang kembali hasil tulisan, serta memperbaiki kesalahan penulisan atau kalimat yang janggal. 

Baca juga: Teks Prosedur: Ketahui Struktur, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Ciri Kebahasaan 

  • Penggunaan kata atau frasa nomina (benda)
  • Penggunaan kata kerja atau verba relasional, diantaranya merupakan, yaitu, ialah, adalah, termasuk, mencakup, terdiri atas, meliputi, dikategorikan, dan lain-lain. Kata atau frasa tersebut berfungsi untuk memberikan definisi dari suatu istilah khusus pada bidang ilmu tertentu yang tengah dibahas dalam teks. 
  • Penggunaan kata kerja aktif untuk menjabarkan aktivitas atau perilaku, misalnya membuat, hidup, berkembang biak, dan lain sebagainya. 
  • Penggunaan kata konjungsi, seperti sedangkan, tetapi, dan, serta, sebagaimana, atau, dan lain-lain.

Contoh Teks

Sumber: freepik

Wayang

Wayang merupakan bentuk seni pertunjukan yang sudah disahkan sebagai warisan budaya Indonesia. Pada bulan November 2003, wayang telah ditetapkan sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor yang berasal dari Indonesia oleh UNESCO. Wayang adalah warisan karya yang tidak ternilai atau disebut Masterpiece of Oral and intangible Heritage of Humanity. 

Wayang di Jawa terbagi menjadi tiga, yaitu wayang kulit, wayang wong, dan wayang golek atau wayang boneka. Penggolongan tersebut didasarkan pada bahan yang digunakan. Wayang kulit terbuat dari kulit hewan ternak, seperti sapi atau kerbau. Wayang orang yaitu wayang yang diperankan oleh seseorang. Wayang golek merupakan boneka kayu yang dijadikan sebagai tokoh wayang. 

Wayang kulit sendiri juga terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan gaya pertunjukan serta umurnya. Wayang purwa adalah salah satu yang tertua dan paling terkenal. Wayang ini dibuat dari kulit kerbau yang diwarnai sesuai kaidah wayang pendalangan, diberikan tangkai yang terbuat dari tanduk kerbau yang diolah, namanya ialah cempurit. 

Wayang wong atau wayang orang, merupakan wayang yang diperankan oleh orang secara langsung. Oleh suku banjar, wayang ini disebut wayang gung, sedangkan di suku jawa sering dikenal sebagai wayang topeng. Wayang ini biasanya ditampilkan saat ada ritual ataupun acara hiburan. 

Wayang golek, merupakan wayang yang terbuat dari boneka kayu dan asalnya dari Sunda. Cerita yang ditampilkan biasanya adalah cerita Panji serta Damarwulan. Ada lagi wayang lain yang juga berbahan kayu, yaitu wayang papak dan cepak. 

Baca juga: Apa itu Kalimat Utama? Definisi, Jenis & Cara Menentukannya

Nah, sekarang mari kita simak kembali bacaan di atas dan coba mengidentifikasi struktur serta ciri kebahasaan teks tersebut. Pada paragraf pertama, terdapat pernyataan umum yang memberi gambaran general tentang wayang yang merupakan warisan budaya Indonesia dan telah disahkan oleh UNESCO. 

Paragraf kedua dan seterusnya merupakan deskripsi bagian. Sebab, terdapat klausa “Wayang di Jawa dibagi menjadi tiga..” yang mengindikasikan jenis-jenis wayang. Selanjutnya, paragraf tersebut memaparkan tiga jenis wayang, diantaranya wayang kulit, wayang wong, serta wayang golek. Pembagian tersebut didasari oleh bahan dasar dari masing-masing wayang. Masing-masing jenis juga dijabarkan secara terpisah dalam tiga paragraf lanjutan untuk menjelaskan lebih detail setiap jenisnya. 

Lalu, ciri kebahasaan pertama yang dapat diidentifikasi adalah penggunaan kata dan frasa nomina wayang, wayang golek, wayang wong, wayang orang, dan lain sebagainya. Pada paragraf pernyataan umum, juga terdapat kata verba relasional seperti ‘merupakan’ dan ‘adalah’. Selain itu, terdapat berbagai jenis konjungsi, seperti konjungsi pertentangan ‘sedangkan’, konjungsi penambahan ‘ada lagi’, dan juga konjungsi pilihan ‘atau’. 

Baca juga: Imbuhan: Pengertian, Fungsi, Jenis, & Contoh Lengkapnya

Demikian ulasan materi Teks Laporan Hasil Observasi kali ini. Kawan Literasi sudah mempelajari struktur, ciri kebahasaan, hingga langkah-langkah menyusun teks, beserta contoh teksnya. Semoga membantu!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Struktur Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Kalau pada cermin cekung, sifatnya konvergen. Nah, pada Cermin cembung, sebuatannya sebagai cermin divergen. Lantaran termasuk jenis cermin yang permukaannya melengkung ke luar seperti bola. Sehingga memiliki sifat-sifat khusus yang berbeda dari cermin datar dan cermin cekung. Artikel ini bakal mengulas secara mendalam mengenai beberapa aspek, termasuk bentuk, sifat, rumus, contoh soal serta penerapannya dalam […]
    Pesawat sderhana Bidang miring, sebuah materi biasanya kamu dapatkan saat berada pada kelas 8 SMP. Cakupan materinya paling meliputi definisi, cara kerja, jenis benda hingga penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kalau SMA (IPA) masuknya dalam mata pelajaran Fisika pembahasannya lebih detail, terdapat rumus untuk menghitungnya. Semua itu bakal terbahas secara lengkap melalui artikel ini. Barangkali […]

    Trending

    Tenses masih menjadi penghambat utama saat belajar Bahasa Inggris. Pasalnya kita dituntut untuk menguasai berbagai jenis tenses dan masing-masing memiliki fungsinya berdasarkan waktu kamu melakukan kegiatan. Karena kalau salah, maka dapat mempengaruhi susunan atau lanjutan kalimat berikutnya.  Bahkan bisa terjadinya misscom lantaran hanya kesalahan dalam memakai tenses. Tapi tenang, sebenarnya masih ada beberapa cara mudah […]
    Sifat-sifat gelombang bunyi merupakan salah satu dari sekian materi yang termasuk dalam kelompok IPA. Bahkan, kita sudah mulai mendapatkannya sejak berada level Sekolah Dasar (SD). Pas banget, Studio Literasi menuliskan artikel ini khusus tentang sifat-sifat gelombang bunyi buat yang sedang atau akan mempelajarinya. Yuk, persiapkan dirimu dengan menambah pengetahuan ilmu tersebut dengan membacanya! Gelombang Bunyi […]
    Tekanan zat cair atau tekanan hidrostatis merupakan salah satu konsep utama dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Terutama jika berkaitan dengan kedalaman dan air. Melalui artikel ini Sobat Literasi bakal mengetahui beberapa aspek tentang tekanan zat cair, mulai dari definisi, sifat-sifatnya, hingga penerapannya pada  berbagai macam bidang. Definisi Tekanan Zat Cair […]