1. Kuliah & Umum

Teknik Penelitian Kuantitatif: Pengumpulan Data & Contohnya

Kawan Literasi pasti sudah tau jika metode penelitian terbagi menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Secara umum, teknik penelitian kuantitatif berkaitan dengan data yang sifatnya bisa terukur secara numerik. Lalu, apa saja teknik yang digunakan dalam penelitian kuantitatif? Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak pembahasan Studio Literasi kali ini sampai selesai, Kawan Literasi!

Penelitian Kuantitatif

Sumber: freepik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kuantitatif memiliki arti ‘berdasarkan jumlah atau banyaknya’. Jadi, penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang melibatkan jumlah data yang banyak, bisa puluhan atau mungkin ribuan, sebab populasi responden penelitian kuantitatif sangatlah luas. Selain itu, data dalam penelitian kuantitatif biasanya melibatkan data numerik atau berupa angka. 

Penelitian kuantitatif sangat sesuai untuk meneliti masalah yang jelas, populasinya luas, dan mempunyai tujuan untuk menguji hipotesis. Hipotesis merupakan kesimpulan awal atau sementara yang kebenarannya masih harus peneliti uji. Dalam penelitian kuantitatif, ada dua jenis hipotesis, yaitu Ha dan H0. 

Beberapa contoh penelitian kuantitatif yaitu: 

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Hubungan Kinerja Customer Service dengan Tingkat Kepuasan Nasabah Bank X
  • Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kesehatan Mental Pelajar Sekolah Y
  • Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Perilaku Pencegahan COVID-19.
  • Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji terhadap Kesehatan Jantung.

Ciri Penelitian Kuantitatif

Sumber: freepik
  • Mempunyai dua atau lebih variabel yang diukur pengaruhnya
  • Umumnya masalah dalam penelitiannya mengenai ada atau tidaknya pengaruh antarvariabel
  • Memakai sampel dan prinsip keterwakilan (Tidak menggunakan data dari seluruh populasi, melainkan dari sampel atau sebagian dari populasi yang memiliki sifat dan karakteristik yang sama)
  • Objektif (Penyajian data tidak ada yang dikurangi atau peneliti lebih-lebihkan dengan opini pribadi peneliti)
  • Relatif Singkat (Cenderung tidak memakan waktu yang lama untuk menyajikan data)

Pengumpulan Data dalam Teknik Penelitian Kuantitatif

Sumber: freepik

1. Survei/ Kuesioner

Teknik penelitian kuantitatif ini menggunakan angket atau kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data dari sampel populasi yang berjumlah banyak dan representatif. Instrumen ini berfungsi untuk mengukur opini, preferensi, atau karakteristik dari responden dengan cepat. Terdapat beberapa indikator untuk mengukur data kuantitatif, seperti tingkat validitas, reliabilitas, kesalahan, dan tingkat respons dari kuesioner. 

2. Eksperimen 

Selanjutnya, teknik pengambilan data kuantitatif yaitu melalui eksperimen. Teknik eksperimen dilakukan dengan memanipulasi variabel independen untuk melihat pengaruhnya terhadap variabel dependen. Metode ini berfungsi untuk menguji hipotesis secara ilmiah dengan hubungan sebab akibat, dan mengendalikan variabel yang bisa mempengaruhi hasil penelitian. 

Beberapa indikator untuk mengukurnya yaitu tingkat signifikansi,, efek, dan tingkat varians dari variabel. Indikator-indikator tersebut dapat melalui proses pengujian statistik, contohnya uji T,uji ANOVA,dan regresi.

3. Observasi

Teknik penelitian kuantitatif selanjutnya yaitu pengambilan data melalui observasi. Dengan observasi, peneliti bisa menghimpun data mengenai perilaku, aktivitas, atau situasi secara  objektif tanpa adanya intervensi dari peneliti. Indikator dalam metode ini yaitu tingkat validitas, reliabilitas, dan objektivitas. Indikator tersebut bisa peneliti uji melalui uji statistik seperti chi-square dan uji T.

4. Dokumentasi    

Melalui teknik dokumentasi, peneliti dapat mencari data – data dengan sumber tertulis atau lisan yang sesuai dengan topik penelitian yang peneliti ambil. Umumnya, dokumentasi dilakukan untuk memperoleh informasi yang bersifat historis, kontekstual, ataupun komparatif tentang suatu fenomena. Indikator dari data kuantitatif dari dokumentasi ialah tingkat keabsahan, keandalan, serta relevansi dari sumber-sumber tertulis ataupun lisan yang peneliti peroleh. Indikator tersebut bisa peneliti nilai melalui kriteria evaluasi sumber, seperti tujuan, cakupan, otoritas, akurasi, serta aktualitas. 

Baca juga: Menulis Kata Pengantar: Pelajari Struktur dan Contohnya

Kelebihan serta Kekurangan Teknik Penelitian Kuantitatif

Sumber: freepik

Berikut ini beberapa kelebihan serta kekurangan dari teknik penelitian kuantitatif, antara lain: 

  1. Data yang dihasilkan valid, reliabel, serta bisa peneliti analisis melalui uji statistik.
  2. Pengujian hipotesis dan pengukuran variabel bisa peneliti lakukan dengan sistematis dan objektif. 
  3. Bisa mengumpulkan data dari sumber atau sampel yang jumlahnya besar serta representatif, oleh karena itu dapat membuat generalisasi pada populasi yang lebih luas. 
  4. Teknik penelitian kuantitatif bisa memanfaatkan alat pengumpulan data yang baku serta terstruktur, sehingga peneliti bisa lebih mudah untuk memperoleh data serta melakukan pengolahan data. 
  5. Teknik ini bisa mengabaikan aspek kualitatif dari suatu fenomena, seperti motivasi atau persepsi dari subjek penelitian. 
  6. Bisa membatasi lingkup penelitian serta kreativitas peneliti sebab harus menjalankan rancangan penelitian yang sudah ditentukan dari awal. 

Baca juga: Struktur Teks Laporan Percobaan, Ciri-Ciri dan Contohnya

Nah, itulah ulasan singkat mengenai teknik penelitian kuantitatif. Kawan Literasi dapat menggunakan teknik penelitian ini sesuai dengan tujuan penelitian kalian. Semoga informasi kali ini bermanfaat untuk Kawan Literasi yang akan atau sedang melakukan penelitian!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Teknik Penelitian Kuantitatif: Pengumpulan Data & Contohnya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]