1. Kelas 7 Bahasa Indonesia

Panduan Penggunaan Huruf Kapital yang Benar, Lengkap!

Huruf kapital biasanya digunakan pada kata di awal kalimat. Namun, jika Kawan Literasi menemui tulisan ‘soto Banjar’ dan ‘Soto Banjar’, manakah yang menurutmu tepat? Jawabannya adalah soto Banjar. Beberapa orang kerap salah menggunakan huruf kapital pada kata tertentu. Untuk tau lebih jauh tentang penggunaan huruf kapital yang benar, simak artikel kali ini hingga selesai, ya! 

Huruf Kapital 

Sumber: istockphoto

Berdasarkan KBBI, huruf kapital merupakan huruf besar seperti huruf A, B, C, D, E, dan sebagainya. Penulisan huruf kapital dilakukan pada huruf pertama dalam suatu kata, lalu sisanya adalah huruf kecil, atau disebut kapitalisasi. Penggunaan huruf kapital tidak bisa asal di sembarang kata dalam suatu kalimat, harus sesuai dengan acuan PUEBI yang sudah disempurnakan. 

Penggunaan Huruf Kapital 

Berikut ini adalah cara penulisan huruf kapital beserta contohnya: 

1. Sebagai Huruf Pertama pada Awal Kalimat

Sumber: freepik

Tentu saja huruf kapital selalu digunakan pada penulisan kata di awal kalimat. Contohnya yaitu sebagai berikut: 

Artikel Terkait

  • Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko!
    by Amanda R Putri (Museum Nusantara – Info Wisata Sejarah Indonesia) on 6 April 2024 at 1:59 pm

    Nekara dan moko ialah contoh artefak perunggu yang terkenal dari zaman prasejarah di Indonesia, tepatnya pada zaman logam. Memang kalau sekilas kita lihat memiliki beberapa kesamaan. Bahkan pada beberapa sumber sering kali menyebutkan kalau moko merupakan nama lain dari nekara. Ternyata, keduanya tidak sama dan terdapat perbedaan. Artikel ini bakal mengulas perbedaan yang signifikan pada The post Kerap Tertukar, Inilah Perbedaan Nekara dan Moko! appeared first on Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia.

  • Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 12 Maret 2024 at 12:34 am

    Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat perekonomian suatu negara adalah dengan mendirikan badan usaha. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila tingkat kesejahteraan masyarakat tinggi. Hal ini tentunya tidak kalah jauh dengan taraf ekonomi dan sosial yang baik. Pendekatan yang nyata untuk mewujudkannya adalah dengan melihat bagaimana perkembangan bahan usaha tersebut.  Kawan literasi, asal kalian tahu The post Badan Usaha: Pengertian, Jenis-Jenis & Bentuknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 10 Maret 2024 at 7:11 am

    Berbicara mengenai fenomena alam. Salah satu fenomena yang indah untuk kita lihat adalah pelangi. Wah, sekarang kan lagi musim penghujan tuh, pasti kalian sering banget melihat pelangi setelah hujan reda? Mungkin dari kalian bertanya-tanya, bagaimana proses terjadinya pelangi? Apa yang membuat warnanya beragam dan terlihat indah di angkasa?  Nah, kalian nggak salah untuk membuka situs The post Mengenal Lebih Jauh Proses terjadinya Pelangi appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya
    by Mirza Sufi Kusuma (Sma Studioliterasi) on 8 Maret 2024 at 2:50 am

    Pasca kemerdekaan Indonesia, Indonesia tidak sepenuhnya merdeka, lho. Masih ada upaya-upaya Belanda ingin menjajah dan menduduki negara Indonesia. Maka dari itu, para pemuda Indonesia tidak ingin hal tersebut terjadi. Sehingga, terbentuklah Konferensi Meja Bundar (KMB) atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Nederlands-Indonesische ronde tafel conferentie. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut konferensi The post Konferensi Meja Bundar: Latar Belakang, Tujuan & Dampaknya appeared first on Sma Studioliterasi.

  • Apa maksudnya? 
  • Siapa dia?
  • Ayo pergi ke sana!
  • Pekerjaan itu membutuhkan keahlian yang spesifik.
  • Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh. 

Baca juga: Gagasan Utama: Kenali Definisi, Jenis, dan Cara Menemukannya

2. Sebagai Huruf Pertama Unsur Nama Orang dan Julukan

Sumber: wikipedia

Selain pada awal kalimat, huruf kapital juga perlu digunakan untuk huruf awal nama orang dan julukannya, seperti berikut ini: 

  • James Watt 
  • Rudolf Diesel 
  • Bapak Koperasi 
  • Jendral Kancil 

3. Nama orang, Nama Teori, Hukum, atau Rumus

Sumber: freepik

Nama orang yang mencetuskan suatu teori, rumus, atau hukum tertentu perlu dituliskan dalam huruf kapital, seperti berikut: 

  • teori Darwin
  • rumus Phytagoras
  • hukum Archimedes

4. Huruf Kapital Tidak Digunakan pada Nama Jenis atau Satuan Ukuran

Sumber: bobo grid

Untuk penulisan nama jenis dan satuan ukuran, tidak memerlukan huruf kapital. Contohnya: 

  • ikan bandeng 
  • mesin diesel 
  • 20 watt
  • 10 ampere

5. Tidak Digunakan pada Penulisan Kata yang Bermakna “Anak dari”

Sumber: freepik

Dalam penulisan nama orang yang disertai nama orang tua, biasanya terdapat kata yang menunjukkan “Anak dari” seperti bin, binti, boru, atau van. Penulisan kata-kata tersebut tidak perlu menggunakan huruf kapital. Berikut contoh penulisannya: 

  • Fatimah binti Arif 
  • Abdurrahman bin Zaid 
  • Indani boru Sitanggang 
  • Charles Adriaan van Ophuijsen

6. Awal Kalimat Petikan Langsung

Sumber: freepik

Setelah tanda petik pada kalimat langsung, huruf yang mengawali kata tersebut harus ditulis dengan huruf kapital. Berikut contohnya: 

  • Ibu berpesan, “Hati-hati, Nak!”
  • “Mereka berhasil mendapat juara,” kata Rino. 

Baca juga: Yuk, Kenali Unsur 5W 1H dalam Penulisan Teks Berita!

7. Sebagai Huruf Pertama Unsur Gelar Kehormatan, Keagamaan, Keturunan, atau Akademik 

Sumber: wallpaperflare

Jika diikuti nama orang atau dipakai sebagai pengganti suatu nama tempat, instansi, atau nama orang, maka unsur gelar tersebut harus ditulis dalam huruf kapital. Misalnya: 

  • Presiden Soekarno 
  • Laksamana Muda Maeda
  • Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri 
  • Gubernur Jawa Timur
  • Profesor Yuli Sari

Unsur nama gelar ini juga perlu ditulis dengan huruf kapital jika penggunaannya adalah sebagai kata sapaan. Contohnya: 

  • Siap, Jenderal.
  • Selamat siang, Dokter.
  • Selamat datang, Prof.

8. Sebagai Huruf Pertama Nama Bangsa, Suku, Bahasa, dan Aksara

Contoh penggunaan huruf kapital selanjutnya yaitu pada nama suku, bahasa, aksara, atau bangsa. 

  • bangsa Indonesia
  • suku Dayak 
  • bahasa Sunda
  • aksara Jawa

Sementara itu, huruf kapital tidak perlu digunakan apabila nama suku, bangsa, atau bahasa yang dipakai merupakan bentuk dasar kata turunan. Misalnya: 

  • pengindonesiaan kata asing
  • keinggris-inggrisan

9. Huruf Pertama Nama Tahun, Bulan, Hari, dan Hari Besar

Sumber: wordpress

Untuk nama tahun, bulan, hari, serta hari besar, kamu harus menggunakan huruf kapital. Berikut penggunaannya: 

  • tahun Hijriah
  • bulan September 
  • hari Rabu 
  • hari Natal 
  • hari Lebaran
  • bulan Maulid

Baca juga: Imbuhan: Pengertian, Fungsi, Jenis, & Contoh Lengkapnya

10. Huruf Pertama Unsur Nama Peristiwa Bersejarah

Sumber: wallpapercave

Pada peristiwa sejarah, setiap huruf pertamanya harus menggunakan huruf kapital. Misalnya: 

  • Perang Dunia I
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 
  • Perjanjian Linggarjati 
  • Konferensi Asia Afrika 

Namun, jika peristiwa sejarah tidak disertai atau digunakan sebagai nama, ditulis tanpa kapital. Contoh: 

  • Setiap tahun ada upacara untuk memperingati proklamasi kemerdekaan. 
  • Terdapat beberapa penyebab khusus yang menimbulkan pecahnya perang dunia. 

11. Huruf Pertama Nama Geografi

Sumber: pexels

Unsur geografis seperti pulau, teluk, desa, danau, yang memiliki nama diri harus ditulis dengan huruf besar pada setiap huruf awalnya. Berikut contohnya: 

  • Provinsi Jawa Barat
  • Gunung Salak
  • Dataran Tinggi Dieng 
  • Pulau Sulawesi 
  • Kota Surabaya 
  • Danau Toba 
  • Ruang Siti Parwati 
  • Asia Tenggara 
  • Benua Eropa 
  • Selat Sunda 

Apabila unsur nama geografi tidak diikuti oleh nama diri dan digunakan sebagai nama jenis, tidak perlu ditulis dengan huruf besar. Contohnya:

  • Dulu para orang tua mencuci baju di sungai 
  • Ia berenang di danau 
  • Kapal itu menyeberangi selat
  • jeruk bali (Citrus maxima) 
  • petai cina (Leucaena glauca)

12. Huruf Pertama Nama Geografi yang Menyatakan Asal Daerah

Sumber: unsplash

Untuk menuliskan kata benda yang menunjukkan asal daerahnya, soto Banjar, misalnya, kamu tidak perlu menuliskan huruf s pada kata soto dengan huruf besar, tapi hanya unsur nama daerahnya saja. Berikut contoh lainnya: 

  • tari Bali 
  • film Indonesia
  • batik Cirebon 
  • soto Lamongan 
  • bubur Manado

Baca juga: Apa itu Kalimat Utama? Definisi, Jenis & Cara Menentukannya

13. Huruf Pertama Unsur Singkatan Nama Gelar atau Pangkat

Nama gelar dan nama pangkat harus dikapitalisasi pada huruf awalnya. Hal ini mencakup gelar akademis, keagamaan, atau kerajaan. Contohnya: 

S. Hum

Sarjana Humaniora 

Dt.

Datuk

R. Aj.

Raden Ajeng

H.

Haji

14. Sebagai Huruf Pertama Kata Tunjuk Sapaan 

Sumber: dreamstime

Untuk kata sapaan, kamu harus melakukan kapitalisasi pada huruf pertamanya. Berikut ini contohnya: 

  • “Selamat datang, Anak-Anak!”
  • “Silakan masuk, Dik!”
  • Ia bertanya, “Ini untuk apa, Bu?”
  • Ia menyapa, “Selamat pagi, Pak!”

15. Sebagai Huruf Pertama Hal yang Berkaitan dengan Nama Agama, Kitab Suci, atau Kata Ganti Tuhan

Sumber: istockphoto

Contoh penggunaan huruf kapital pada konteks ini adalah sebagai berikut: 

  • Hindu
  • Buddha
  • Kristen 
  • Allah 
  • Tuhan 
  • Ya, Tuhan, bimbinglah kami ke jalan yang lurus. 
  • Tuhan YME (Yang Maha Esa)
  • Allah Swt. (Subhanahu Wa Ta’ala)

Baca juga: Macam-macam Majas

Itu dia ulasan materi mengenai huruf kapital beserta contoh penggunaannya. Semoga Kawan Literasi bisa lebih paham dan meminimalisir kesalahan kapitalisasi dalam tulisan kalian, ya!

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Panduan Penggunaan Huruf Kapital yang Benar, Lengkap!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Sobat Literasi, tahukah kamu kalau materi tentang pola bilangan merupakan salah satu materi yang cukup populer. Bahkan, pola bilangan juga kerap muncul saat ujian nasional. Pola bilangan ini sebenarnya sudah kita pelajari mulai saat kita kelas 1 SD. Pada awalnya, pelajaran ini berupa pengenalan susunan angka. Dalam matematika, pola bilangan kita gunakan untuk mempelajari hubungan […]
    Bagi kamu yang berada di jurusan IPA saat SMA, pasti kamu pernah mempelajari larutan. Larutan sendiri termasuk materi dari mata pelajaran kimia. Mungkin yang kamu ingat  mengenai larutan yaitu suatu cairan yang terdiri dari 2 zat yang bercampur sehingga menghasilkan suatu larutan. Melalui artikel ini, Sobat Literasi akan mengetahui lebih lanjut tentang larutan, termasuk definisi, […]

    Trending

    Sayang banyaknya nilai-nilai modern, membuat sejumlah nilai tradisional mulai tergeserkan. Salah satunya, gotong royong. Sekarang ini sudah mulai jarang kegiatan yang menggunakan unsur tersebut. Maka tidak heran, mungkin generasi ini tidak memahami dan ketahui Salah satu tempat mereka bisa belajar hal itu dengan diajarkan di sekolah. Melalui beberapa aktivitas yang sifatnya dikerjakan bersama-sama. Untuk contoh […]
    Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling penting dalam kehidupan kita. Salah satu konsep yang sangat penting dalam matematika adalah aljabar. Umumnya, materi aljabar ini kita mulai mempelajarinya sejak kelas 7 SMP.  Aljabar matematika melibatkan penggunaan simbol dan variabel untuk memecahkan masalah dan menjelaskan hubungan antara angka. Namun pada artikel ini lebih fokus untuk […]